Sejak Januari 2016, ada beberapa hal yang terus mengganggu pikiran gue tentang blog ini, salah satunya: nama domain. Gue tidak begitu mengerti kenapa awalnya memilih nama domain "yoggaas(dot)com". Yang gue ingat, gue hanya mengikuti username di Twitter supaya sama.

Namun, makin ke sini ada beberapa orang yang mengeluh kalau mencari nama “yoggaas” itu susah. Baik di Blog, Twitter, ataupun media sosial lainnya. Sejujurnya, gue emang udah lama pengin ganti. Tapi karena emang dasarnya males, malah gue diemin aja. Lagian, nggak penting-penting amat.

Dan ternyata gue salah. Nama itu penting banget. Nggak lucu, kan, kalo nama anak kalian, “Sturtzbluchrgowshylderch”. Baru hari pertama sekolah, itu guru dan temen-temennya pasti langsung gila saat mau memanggil atau melafalkannya.
Read More
Gue nggak tau, hari-hari Haris Firmansyah dalam setahun itu seperti apa. Entah dia setiap hari suka menyendiri di kamar (menurut “Tentang Penulis” di salah satu novelnya), nonton sinetron, atau masih sering galau mikirin mantan. Atau bisa jadi paduan ketiganya; menyendiri di kamar sambil nonton sinetron cinta-cintaan, yang akhirnya bikin dia inget sama mantan kemudian galau. Tapi yang jelas, Haris ini sudah menelurkan (melahirkan jika Haris menganggap dirinya mamalia) beberapa buku, di antaranya: 1) 3 Koplak Mengejar Cinta 2) Wrecking Eleven, dan 3) Unforgettable Baper Moments.

Read More
Gue kaget bukan main ketika nama dan kontak gue tercantum di poster sebuah acara kumpul-kumpul. Tenang, bukan acara kumpul untuk mesum, kok. Tapi ini acara kumpul blogger regional Jabodetabek. Sumpah, gue sebenernya cuma takut kalo nomor hape gue jadi tersebar ke mana-mana. Bisa aja ada yang iseng nulis nomor hape gue di tembok WC umum.

Cewek bispak cakep, 085710002000

Kan nggak lucu kalo tiba-tiba ada om-om nakal yang nelepon gue dan ngajak ke hotel.

Atau, bisa aja ditempel di tiang listrik, lalu ditulis jadi tukang sedot WC. Ini gue dari tadi ngapain bahasnya nggak jauh-jauh dari WC mulu, sih? Oke, maaf. Ngetik ide pembukaan ini emang pas lagi boker, sih. Hehe.

Ketika gue lagi santai di rumah, tiba-tiba ada panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

“Halo,” kata gue.
“Halo, Pak. Saya mau sedot WC nih. Sudah dua hari ini mampet....”

Baguslah hal itu tidak terjadi.

Terus cerita kopdarnya mana woy?! Gue close tab juga nih!

Read More
“Loh, Agus kok bisa ada di sini?”

“Mei?” kata Agus, tak percaya akan kenyataan bahwa Mei memang pacar kakaknya. Suasana di rumah tiba-tiba menjadi tegang. Setegang batang kejantanan pria ketika bernafsu.

“Kalian udah saling kenal?” Januar menatap Mei dan Agus bergantian. Januar tampak terkejut, tapi ia hanya terkejut biasa. Tidak ada rasa cemburu sedikit pun terhadap adiknya.

Kursi di meja makan saat itu terasa seperti kursi listrik. Membuat Agus ingin mati saja. Feeling-nya selama ini benar. Kalau Mei memang sudah memiliki pacar. Agus mencoba membiasakan dirinya dalam situasi ini. Ia ingin terlihat seperti tidak terjadi apa-apa, walaupun hatinya ada apa-apa dan terasa tidak keruan. Rasa antara senang, sedih, dan jengkel campur menjadi satu. Senang karena bisa bertemu Mei; sedih karena dugaannya selama ini benar, Mei sudah memiliki pacar; dan....
Read More
"Belakangan ini Rani mendadak beda, Yog. Apa mungkin dia selingkuh?" tanya Agus kepadaku.

"Nggaklah. Percaya sama dia. Kalian pacaran udah setahunan," jawabku berusaha menenangkan.

Agus tersenyum dan merasa baikan.
Read More
Kota Bandung masih mandi sejak Jumatan tadi. Sampai saat ini gue begitu kedinginan karena hujan tak kunjung reda. Cuaca yang menurut gue dingin banget ini pun semakin parah. Bagusnya, tak ada bunyi petir marah-marah. Dari tadi gue hanya selimutan sambil mendengarkan musik. Bingung apa lagi yang harus gue lakukan ketika tidak berada di rumah sendiri.

Btw, gue lagi liburan ke Bandung dan numpang nginep di kontrakan temen. Eh, tapi nggak liburan juga, sih, soalnya budget terlalu minim. Ah, anggep aja gue lagi hijrah ke Bandung. Coba kalo di rumah sendiri, gue mah udah bebas ngapain aja; bikin Indomie rebus pake irisan cabe rawit, mandi aer anget, atau paduan keduanya (mandi pake kuah Indomie).

Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home