Gadis Berkacamata

Aku melihat sinar benderang di balik kacamatamu
Begitu memukau membuatku silau
Senyummu meretas gundah
Membuatku tenang, padahal sedang resah



Mentari sedikit menyengat meski terlalu pagi
Berjalan di sampingmu terasa hangat
Namun tak kuasa ku menahan grogi
 Awalnya hanya bisa memandangmu dari jauh,
tapi saat ini begitu dekat

Savira, kau ucap nama itu
Aku dulu terlalu lama memperhatikan dari kejauhan
Kini aku mendengar suaramu, memandang matamu
Hari yang sangat indah, ketika pertama kali berbicara kepadamu,
dan mengajakmu berkenalan

Oh, gadis berkacamata.
Semesta ini seakan berhenti, setiap kali mata kita bertemu
Seakan dunia mengerti kalau aku sedang jatuh cinta
Namun biarlah aku tetap menjadi pemuja rahasiamu

Karena aku tahu, gadis secantik dirimu sudah memiliki pasangan
Biarlah, dan tetaplah engkau bahagia bersama dia
Mungkin suatu hari nanti ada sebuah harapan
Tapi aku hanyalah sederhana dan seadanya, bukan segalanya

Teringat wajahmu yang semu
Di kala menjelang tidur
Terngiang halusnya suaramu
Membuat logika tak beratur

Hei langit yang bertabur bintang
Yang sinarnya benderang indah ditemani bulan
Sampaikan salamku padanya, sebelum rindu ini hilang
Selamat malam, gadis pujaan.


***

Gue belum bisa bikin puisi, dan gak pantes juga kali ya dibilang puisi, gue lebih suka nyebutnya rangkaian. Ah, entahlah apa itu, intinya gue cuma iseng ngerangkai kata buat seseorang cewek. Meskipun kata-katanya masih jelek..

Jadi waktu itu gue kenalan sama cewek di kantor, dia pake kacamata yang menurut gue lucu. setiap hari selalu gue perhatiin dia dari jauh. Memang, sih, dia terlihat jutek dan cuek, tapi entah kenapa gue malah penasaran sama cewek ini. Entah sebuah cinta pada pandangan pertama atau gimana deh, gue kagum aja sama ini cewek. ya bisa dibilang gue itu tertarik buat kenalan lah.
 
Sampai akhirnya pada suatu pagi gue benar-benar kenalan sama gadis berkacamata ini. Mungkin ini pertama kalinya gue naksir cewek yang pake kacamata. Dan ternyata, cewek yang pakai kacamata tuh lucu juga. Dia yang tadinya gue pikir jutek dan cuek, kalo udah senyum justru indah.

Ya tapi yang namanya cewek cantik pasti dan biasanya sudah punya pacar.. dan yang gue tau dari temen gue, die memang sudah punya pacar. Hahaha. Tapi gapapalah, seenggaknya gue sudah berani nekat hanya untuk berkenalan secara langsung. setelah sekian lama enggak pernah ngajak ngobrol orang yang belum dikenal, ini gue malah langsung ngajak kenalan dan nanya siapa namanya. Cukup gentle lah yak, daripada yang berani kenalannya lewat pesbuk, twitter, bbm, sms ataupun chat yang lain. Jarang banget kan orang yang berani ngajak kenalan langsung. dan itu gue bisa berani! Oke, ada rasa bangga sedikit sama diri sendiri, karena sudah bisa ngalahin rasa takut dalam diri ini.

Mungkin gue mulai jatuh cinta sama dia karena segala nulis menye-menye gini, tapi gue gak tau pastinya perasaan ini. Yang gue heran, kenapa dada gue terus berdebar setiap kali melihatnya, jantung gue berdetak kencang, darah gue seolah mengalir cepat, keringat gue mudah menetes begitu saja, seperti orang yang sedang grogi.

Tapi biar bagaimanapun dia kan sudah punya pacar, ya? Gak apalah. gue udah cukup bahagia bisa ngajak kenalan langsung cewek secantik dia. Entah kapan, kalau berpapasan, atau ketemu, gue senyum lalu sapa, dan kalo bisa sampai ngobrol-ngobrol lagi ya, :p

--

Gambar diambil dari: Pixabay

4 Comments

  1. Ecie gadis pujaan, haha. maju terus yog!
    btw, rangkaian katanya bagus :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha jelek itu, masih belum bisa dinilai bagus.. btw makasih klo penilaian lu bagus, maju terus gimana yak maksudnya?

      Delete
  2. Maksudnya terusin perjuangan sama gadis itu :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. laah? kok pacar orang harus di perjuangin? gue enggak suka ngerusak hubungan orang :) , lagian cinta itu melepaskan, semakin di lepas kalo jodoh mah nanti gak kemana kok, lagipula dia sudah bahagia, justru gue seneng :) :p

      Delete

—Berkomentarlah karena ingin, bukan cuma basa-basi biar dianggap sudah blogwalking.