Namaku Asri

53 comments
“Asri,” panggilnya.

Ya, namaku Asri.

Aku berkenalan dengannya pada bulan Maret 2013. Waktu itu, di sebuah mall daerah Mangga Dua. Dia seorang cowok bertubuh kurus. Tetapi cukup tampan.  Suaranya kalem, sepertinya anak baik.

Hari-hari setelah pertemuan itu. Kami semakin akrab. Dia baik. Aku tak salah menilai orang. Aku diperlakukan seperti pacarnya. Yang mulai aku sadari, dia hobi menulis. Tak jarang dia curhat kepadaku.

Sepertinya, aku mulai suka terhadapnya.

Ah, cepat sekali aku jatuh cinta. Kepada orang yang baru saja kukenal. Entah, apakah perasaan ini nyata?

“Sialan engkau, Yog!” batinku.

Yoga ialah namanya.

Perasaan ini hanya bisa  kupendam. Aku tak bisa menjelaskan apa itu cinta. Lagian, terasa lebih indah bila aku merasakannya dan tak peduli tentang definisinya.

Karena menjadi pendengar yang baik. Dia malah bercerita tentang seorang wanita. Kukira, dia juga mencintaiku karena nyaman bersamaku. Tapi, mengapa sekarang dia malah bercerita tentang orang lain? Selama ini aku dianggap apa? Hanya sahabat? Teman curhat? Sungguh tega dirinya. Dia bercerita tentang masa pendekatannya. Bercerita pula kalau ingin menyatakan cinta ke gadis itu.
***
Devi, wanita yang jadi pacarnya. Yoga mengenalkanku kepadanya. Sering dia mengajakku bertemu Devi. Manis sih memang, tapi aku tidak suka dengan sifat kekanak-kanakannya. Cara berpikirnya kurang dewasa, terlalu manja. Ah, kenapa aku jadi cemburu seperti ini?

Yoga lebih sibuk dengan handphone-nya. Tepatnya ia sibuk komunikasi dengan pacarnya. Dia sudah jarang bercerita kepadaku. Aku sangat merindukannya. Dia mulai malas menulis. Mimpi menjadi penulis ternyata hanyalah wacana. Aku bingung, mengapa aku sepeduli ini?

Hingga suatu hari, akhirnya mereka putus.

Senang aku mendengarnya. Aku dijadikan tempat curhatnya lagi. Tapi aku sadar. Kenapa dia baru ingat sekarang? Ia mendadak melankolis. Aku malah kasihan terhadapnya. Dia galau hampir sebulan. Susah payah ia melewati masa kelamnya itu. Tapi Yoga mulai berubah. Ia menjadi lebih dewasa. Ia juga belajar apa itu ketulusan.

“GUE BAKAL MENULIS DI KEADAAN APAPUN,” teriak Yoga kesal saat bercerita denganku.

Kini, postingan di blognya ada seratus lebih. Dia mulai konsisten menulis. Tak kusangka. Meski jomlo, ia malah bahagia. Aku tak peduli dianggap apa olehnya. Sahabat, teman curhat, pacar, atau apa pun. Aku bahagia. Ternyata, seperti ini toh, rasanya cinta yang tulus.

Aku sekarang semakin dekat dengan Yoga. Hampir setiap hari kami bersama. Jujur saja, aku tak keberatan dijamah olehnya. Sering juga ia tidur bersamaku. Setidaknya, aku bisa membuatnya bahagia.

Aku tak mengerti mengapa ia memberiku nama Asri. Ya, aku adalah laptop miliknya. Yang saat ini digunakan untuk menulis cerita fiksi.

Tamat.

"Cerita ini diikutkan giveaway contest  www.doddyrakhmat.com"

Oke, itu barusan adalah cerita fiksi dari gue. Disuruh bikin fiksi 400 kata. Coba aja copy ke MS. Word sebelum kata tamat. itu cerita fiksi di atas kira-kira 398 kata seingat gue. Susah juga ternyata bikin fiksi. Apalagi dibatasi oleh jumlah kata. Gue nggak jago soalnya. Gue lebih jago curhat pengalaman gue. Kejadian sehari-hari gitulah. Hehe. Tapi lagi belajar aja. Gue mencoba bercerita dari sudut pandang sebuah laptop. Gimana? Jelek nggak? Mohon kritik dan sarannya. Maklum, masih belajar nulis fiksi.

Barangkali aja menang GA-nya. Hadiahnya buku Taktik Menulis Fiksi, karya Winna Effendi. Lumayan, kalo menang kan bisa belajar lagi tentang menulis fiksi. Hoho.

Yuk, yang mau ikutan. Silahkan cek blognya. Buka di SINI.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

53 comments

  1. wahaha, fiksi yang menceritakan diri sendiri lewat bantuan tokoh lain gitu ya yog. pusing dah..
    mantap juga ni fiksi nya. gue mau kritik biar gue merasa keren, tapi gue nggak tau mau kritik apa. soalnya gue kurang paham soal fiksi men-fiksi -__-
    btw, goodluck giveaway nya! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu karena gue bingung mau nulis apa. Eh, muncul ide konyol ini.
      Aaamiiinnn. :)

      Delete
  2. Ini keren kok, bro. Cuma ya itu, kenapa laptopnya dikasi nama Asri? haha.
    Anyway, salam kenal dan izin follow yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, gapapa. Biar pas malam mingguan bisa jawab. Lagi berdua sama Asri. :p
      Oke, salam kenal juga. :)

      Delete
    2. Nih ya, Asri kan cowok kan, mas. Nah jadi aku kirain ini ceritanya tentang kisah cinta sesama jenis gitu mas huahaha. Soalnya temenku pernah juga nulis fiksi tentang hubungan absurd seperti itu, tapi ketahuannya di akhir cerita kalau tokoh utamanya itu sesama jenis. Jadinya ya, pas awal-awal baca tulisan ini, aku udah antisipasi, mikir kalau endingnya bakalan tentang sesama jenis. Eh taunya hubungan antara manusia sama laptop :)
      Lumayan lama sadarnya sih :D

      Delete
    3. Asri nama cewek. :( Masa Asri nama cowok, sih? Usro mungkin baru cowok.
      Hehehe. Bisa menipu lah ya, paling enggak kena twist. :p

      Delete
  3. Bingung mau kritik sama saran apa, nggak jago beginian juga soalnya. Haha.
    Tapi keren. Sampe baper banget bacanya. Terbawa suasana. Sial.. -_-
    Semoga menang GA nya! \o/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, belajar, Rim. :)
      Wakakakak. Baper mulu~
      Amiinn. Thank you. :D

      Delete
    2. Iya, Bapak Yoga. :))
      Maklum perempuan yang lemah lembut dan baik hatinya mah gini, mudah terbawa suasana~ :p
      Hahahaha.
      Aamiin. Sama-sama. \m/

      Delete
    3. Hahaha. Akhirnya gue bisa bikin pembaca terhanyut. :D
      Aaamiinn lagi biar afdol.

      Delete
  4. Tak kusangka. Meski jomblo, ia malah bahagia = ini mungkin kebalikannya kali ya hahaha buktinya lo sampe ngayal gitu sama laptop lo sendiri wkwk -_-

    ReplyDelete
  5. Hahah gue udah nebak kalo Asri itu laptop, setelah lu bilang "tempat curhat tempat curhat gitu".

    Itu giveaway? semoga menang Yog. Kalo menang inget traktir siapa yang doain lu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Iya. Gue belum jago bikin twist. Lagi belajar, Don. :)
      Aaamiinn. Yaak, gue traktir nanti. Doa ditraktir doa. Doa semoga cepet lulus ya, Nak. :D

      Delete
  6. nama laptopnya kalem yog. milih nama asri supaya matching sama suara yang punya laptop ya? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, pelesetan dari mereknya itu sendiri, sih. Lo taulah itu merek apa. :))

      Delete
  7. gue hampir ketipu tadi hahah eh bener ternyata laptop, kereen !

    gue doain yog biar menang, jangan lupa dibagi bagi bukunya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Lam. :D
      Aaamiiinnn. Iya, nanti gue bagi. Buku saku pramuka ya? :p

      Delete
  8. haha,,, walaupun fiksi,, tapi sampean jadi keliatan maho... haha

    ReplyDelete
  9. titip salam buat asri mas yog.. bilang sama dia, yoga itu ngga pantes buat dia, trs suruh dia move on. Oke?

    btw gue dr lubuk hati yg paling dalem doain lo menang loh :3

    ReplyDelete
  10. Hahah.. Bisa aja Lontong Sayur bikin cerpen.
    Tadinya gue kira lo bakal bikin cerpen dari sudut pandang lain (dari sudut pandang cewek), gataunya si Asri laptop.

    Diksinya ada yg salah tuh. "Aku DIPERILAKUKAN..." baca deh, paragraf 2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muahahaha. Akhirnya lo terjebak, Bro!
      Makasih, ya. Udah dibenerin. Maklum ngerjainnya malem. :)

      Delete
  11. Huaaa gue ketipu. Sumpah gue nggak kefikiran Asri itu laptop, malah gue mikirnya ini cerita maho. Sedih deh. :(
    Anyway, keren fiksi lo Yogs, ternyata bisa juga bikin kayak gini, nggak kayak gue. T.T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalah gue. Nama Asri disangka cowok. Sedih. Yang penting lu kena tipu. XD
      Makasih, Dev. Belajar aja, sih! Gue aja baru belajar.

      Delete
  12. Cieeee udah dibener-benerin cieeeee :p

    ReplyDelete
  13. Keren banget, yog. Gue bacanya juga enak, kebawa suasana.
    Semoga lo menang, yog. Gue support lo!

    ReplyDelete
  14. keren yogggg~
    aku kaget pas baca kamu tidur tiap hari bareng sama asri.
    eh ga tau nya laptop -_-

    ReplyDelete
  15. keren. kelakuan jomblo bangettttt menghidupkan benda mati :))
    gue juga lagi belajar bikin fiksi2 gini hahah semoga menang deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak usah bawa-bawa jomlo juga, sih. :p
      Aamiiinn. Mari sama-sama belajar, Bro! :)

      Delete
  16. HIDUP NARSIS!! hahahaha.. Toss!

    ReplyDelete
  17. komputer w namanya moni

    Monitor

    haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Gapapa. Namain aja biar keren. :D

      Delete
  18. sekarang para bloger sedang heboh bikin fiksi-fiksian ya :)
    semoga GA nya menang.amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, lagi pada belajar sepertinya.
      Makasih yaa. :) Aamiinn.

      Delete
  19. hahaha asri
    laptop gue kasih nama apa ya :D

    semoga menang yog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namain nama cowok. Biar bisa dianggep pasangan. :p
      Makasih, Rin. :D

      Delete
  20. Jangan sampe karena jomblo lo pacaran sama laptop lo Yog -_-

    Btw, ceritanya keren. Lanjutkan ! :)

    ReplyDelete
  21. Awalnya gue mikir mas, 'Asri itu gebetan mas yoga ya' pas mulai baca aku mikir 'Aku itu Asri ya?' selesai baca, aku jadi mikir 'aku itu laptop ya?'
    suwer aku bingung :' tapi ternyata fiksi :D keren nih mas Yoga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha. Terjebak kamu Feb. :p
      Makasih yaaak. :)

      Delete
  22. Duh Asrinya dijamah dielus-elus tiap malem sekarang mah, ada quote yg baru putus itu fiksi apa pengalaman sih yog.? hahaha

    ReplyDelete
  23. Aku ngga baca. Jadi ngga kejebak. Wakakakakakkk.. :D *ditampol*
    Sorry Yog, ngejer setoran nge-bw nih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kacau.
      BW tapi nggak dibaca. Jahat. -____-

      Delete

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.