Cerita Panjang di Curug Panjang

No Comments
Awalnya berasal dari sebuah obrolan-obrolan, nanti tanggal 17 Agustus pada mau kemana? Karena tahun lalu gue dan kawan-kawan celoteh ngantor touring ke curug cilember, maka dari itu kami berencana untuk touring lagi. Diskusi dan kumpul-kumpul telah menghasilkan jawaban, kami akan pergi touring ke curug panjang.

Curug Panjang berada di kawasan Megamendung, Bogor, sebelum Cisarua. Untuk lebih jelasnya bisa lihat di SINI..

Seperti biasa cowok-cowoknya yaitu 8 geng celoteh sholeh:
1. Gue
2. Buana
3. Andi
4. Dafi
5. Firman
6. Burhan
7. Wahyu
8. Juli

Namun sangat disayangkan, Juli tidak dapat berpartisipasi kalau gebetan nya tidak ikut, tapi alesan nya dia sih mau beli laptop persiapan kuliah, ya entah lah.

Ditambah 2 orang pria lagi.. yakni, Koko dan DeRo ( Dedi Rosadi biar keren disingkat Dero )

Kalo jalan-jalan gak ada ceweknya kayaknya ga seru deh. Vina akhirnya mau ketika di ajak, tetapi punya syarat: dia akan ikut asal engga cewek sendirian. Dengan begini salah seorang dari kami harus mengajak pacarnya. Gue, Buana, Wahyu, Firman, Dafi, Koko kan jomblo.. Dero katanya mau ngajak, entah pacar atau siapa, namun gak jadi juga.

Salah satu dari kami males juga kalo yang ikut cowok semua, seperti ada yang kurang gitu deehh.
Burhan gak mungkin ngajak pacarnya, dia kan LDR, Burhan di Jakarta pacarnya di Palembang. Kereen ya bisa kuat LDRan. Dulu gue juga pernah LDRan. Gue di bumi, pacar gue di dunia lain.. *loh?

Andi dengan senang hati mengajak kekasihnya, Fitri..

Awalnya Fitri bilang oke, tapi setelah mendekati hari H dia memutuskan tidak jadi ikut, yang lain pada bingung kalo sampe Fitri gak jadi, Vina juga pasti gak jadi nih..

Hari Jumat diomongin dan di obrolin lagi siapa yang fix ikut..
Inilah daftar yang ikut dan daftar yang boncengan nomornya urut ya :
  1. Gue, bersama Buana (motor Buana)  
  2. Wahyu bersama Vina (motor Wahyu)
  3. Firman, bersama Ratih (motor Firman)
  4. Andi, udah pasti sama Fitri (motor Andi)
  5. Burhan
  6. Koko
  7. Dafi
  8. Dero
Untuk nomor 5-8 mereka naik tronton sendirian.. jadi kami berangkat 8 motor, dibagi menjadi 2 kelompok

Kelompok pertama yaitu mereka yang Sabtunya tidak kuliah dan libur. Mereka ialah, Wahyu, Vina, Burhan, Koko, Firman, dan Ratih

Entah perjalanan mereka seperti apa, yang jelas mereka berangkat pagi dan sampe di puncak siang hari. Pokoknya sudah sampe duluan dan menyewa villa.

Nah kelompok yang kuliah di Unpam baru deh gue ceritain. hihi sorry yaa kelompok pertama :p

Gue, Buana, Andi, Fitri, Dafi dan Dero kuliah terlebih dahulu, nunggu abis magrib ternyata lama juga yaa. Dafi yang pelajaran nya lebih sedikit sudah pulang di siang hari, dia ingin mengambil plat nomor, karena waktu itu plat nomornya copot di jalan, dan hilang.

Seusai kuliah, kami ngumpul di family mart, sehabis itu makan nasgor dan pecel ayam di daerah Pamulang. Sambil menunggu kabar dari Dafi yang nantinya menunggu di pasar Parung. Kami santap aja deh hidangannya. Setelah perut kenyang baru deh kami boker sholat Magrib, berdoa agar perjalanan lancar tanpa hambatan.

Dafi sudah mengabari kami kalau dia sudah sampe di pasar Parung. Gue dan teman-teman yang lain segera menyusul ke pasar Parung. Sebelum berangkat gue ngabarin pacar gue terlebih dahulu, supaya nantinya dia tidak cemas.. Tetapi gue sadar, gue kan emang gak punya pacar. Yaudah gak jadi ngabarin kalo gitu.

Setelah beberapa lama mengendarai motor, karena jalanan nya cukup macet juga yaa, alhamdulillah kami sampe di pasar Parung.. Terlihat Dafi yang sudah bosan menunggu, wajahnya di tekuk.. Di alfa midi kami belanja keperluan-keperluan untuk di villa, barulah kami berangkat menuju puncak.

Pemberhentian pertama isi bensin di daerah Bogor, gue lupa nama daerahnya.

Ya setelah itu kami melanjutkan perjalanan, semakin nanjak semakin dingin yaa ternyata. Motornya Buana kurang fit untuk boncengan bertolak belakang dengan nama motornya, maklum motor tua. Supra fit, tapi gak ada fit-fitnya. Hehe.

Sempet Dafi dan Andi menghilang di tengah perjalanan. Gue sama Dero tertinggal jauh di belakang.. Mereka mungkin mengira kalau gue sudah duluan. Karena gak ingin mencar, gue pun sms ke Fitri, setelah di balas, pas gue mau bales lagi, eh pulsa gue malah abis, mau bales lagi kan jadi gak bisa, bagusnya Fitri nelpon. Yasudah, kami ketemuan di dekat plang bertulisakan 'Alfa Resort'

Kira-kira sudah sampai di daerah Cisarua, semakin dekat dengan masjid Atta-Awun, karena kata nya menyewa villa nya dekat-dekat sini..

masjid atta awun di malam hari



Kami narsis dikit deh di warung pinggiran jalan, sembari menunggu kedatangan Burhan dan Koko yang katanya mau menjemput..


Alhamdulillah mendarat juga di warung pinggiran deket At-Tawun, kami malah foto-foto.



10 menit kemudian, datanglah Koko dan Burhan, kami mengikuti mereka menuju villa. ya gue dan yang lain pasti udah gak sabar untuk nikah merebahkan diri di kasur.

Sesampai di villa, yang kelompok pertama sudah santai-santai, sudah tidur-tiduran, dan kami kelompok kedua yang baru dateng malah di hina-hina.. katanya bau lah. Wah, songong! padahal emang bener sih.

Ya secara kuliah dari pagi sampe sore keringetan, malemnya belom mandi. Mau tau seperti apa wajah-wajah kami yang baru saja tiba, kumel, dekil, lusuh, tetapi tetap kece dong..

Inilah kami berdua belas gaeeess.. yang bersih pasti kelompok pertama, yang kumel yaa, udahlah gausah di perjelas hahaha

atas : Yoga, Dero, Burhan, Wahyu, Koko, Andi, Firman, Fitri
bawah : Dafi, Ratih, Vina, Buana


gue kena jepretan pas lagi tidur

Entah Wahyu lagi ngapain sama Burhan


woi bangun udah pagi


tidur kok bisa gaya?

suasana-suasana di Villa nih, cekidot!

dari kiri ya, Burhan, Firman, Wahyu, Gue, Buana, Dafi

wahyu, gue, burhan, dero

Kegiatan di villa, di isi dengan bermain poker, makan indomie, ngemil-ngemil, curhat-curhat, nonton bola, de el el lah. Yap itulah malam yang panjang, menunggu detik-detik tanggal 17 Agustus, hari itu sangat melelahkan, kami pun tidur kira-kira pukul 1 malam. Bangun lagi jam 5 pagi. Tidur kok rasanya cepet amat ya. Kayak gak ada istirahatnya inimah.

Keesokan paginya gue iseng-iseng cari udara segar, tercium aroma khas Bogor, terdengar suara burung-burung berkicau, pagi itu sangat sejuk, dan gue mendokumentasikan sebuah foto..



Kalo mereka malah pada santai-santai


Kemudian kami pun main-main ke kebun teh..

Pagi kebun teh


Burhan, Gue, Koko, Dafi





Wahyu minta di fotoin pas mau turun dan kembali ke villa







lagi bbman sama pacar nih, iya pacar orang

biar beda, gue madep ke belakang (padahal disuruh motoin orang)

dia berdua malah selfie

malah banyak yang selfie

dari kiri : wahyu, gue, dafi, dero, burhan, ratih, fitri, dan vina

jadi tukang villa

nemu papan villa kamar disewakan jadi buat objek deh tuh

Setelah puas menikmati indahnya suasana pagi di kebun teh daerah Bogor, gue dan teman-teman kembali ke Villa. Ternyata lagi pada buat sarapan.. Andi, Buana, dan Firman sedang masak indomie, sayang gak ada dokumentasinya pas bapak-bapak ini masak. Hohoho sorry ya broh foto kalian sedikit

Mie lagi, mie lagi, berasa anak kostan kan.. gapapalah makan aja, daripada laper. Sarapan kelar, perut sudah kenyang tinggal boker berangkat siap-siap ke daerah Mega Mendung. Turun lagi kami, padahal sudah jauh-jauh menanjak haha

Sebelum berangkat wajib foto-foto dulu.


Belum siap udah di foto

Barulah setelah itu melanjutkan perjalanan. Perjalanan turun ke Mega mendung sangat lancar, enggak macet. Ya maklum lah masih pagi. Ceritanya segini dulu, akan bersambung ke part 2 nya.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar

Post a Comment

Terima kasih telah membaca tulisan ini. Berkomentarlah karena ingin, bukan cuma basa-basi biar dianggap udah blogwalking.