Ramadan Ekstra: Menjadi Momen Penting Bersama Keluarga

15 comments
Selain menjadi bulan yang penuh ampunan dan berkah, atau menjadi bulan di mana saat kita berbuat kebaikan akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan. Bagi saya dan keluarga, bulan Ramadan merupakan bulan yang paling membahagiakan dan istimewa. Apalagi kalau bukan karena kebersamaan dengan keluarga? Saat puasa, kami sekeluarga dapat makan bersama di waktu dan tempat yang sama. Terutama pada saat sahur.

sumber: http://necturajuice.com/tips-menu-sahur-sehat/

Jika bulan-bulan lainnya, kami sekeluarga biasanya akan makan masing-masing. Pada saat makan siang, adik saya makan di kantin sekolahnya; lalu saya di warung makan dekat kantor; ibu saya di rumah; dan ayah saya bisa di rumah bisa juga di kantor (tergantung jadwal kerjanya). Makan malam pun biasanya sendiri-sendiri juga. Meski semuanya berada di rumah, waktu makannya pasti berbeda. Terutama saya yang makan lebih larut dari yang lain. Intinya, kami sekeluarga jarang sekali bisa berkumpul untuk makan. Oleh sebab itu, bulan puasa ini menjadi momen penting bagi saya dan keluarga. 

Pada bulan Ramadan, jenis makanan dan minuman yang ada di rumah pun terasa lebih ekstra. Kebetulan ibu saya selalu berdagang takjil (biasanya berupa bihun, lontong isi, tahu isi, bakwan, kolak) di bulan puasa. Sehingga kami sekeluarga tidak perlu repot-repot atau bingung untuk mencari makanan untuk berbuka puasa. Kemudian, soal minuman juga sama. Kalau yang sehari-harinya hanya bisa minum air putih dingin. Terus sekalinya beli sirup paling cuma satu rasa, yakni rasa pisang ambon. Kala bulan Ramadan, stok sirup di rumah pun jadi lebih beragam. Ayah saya bisa membeli hingga 3-4 botol sirup. Pada bulan puasa kelak akan ada tambahan rasa jeruk, melon, dan coco pandan. Ya, mungkin niatnya buat sekalian nanti Lebaran. 

Berbicara mengenai Lebaran, setelah bulan puasa berakhir kita tentunya akan menyambut hari Lebaran. Lazimnya, kita nanti akan mengenakan pakaian baru saat merayakan Idulfitri. Begitu pun dengan keluarga saya. Sejak saya kecil, keluarga saya pasti memiliki kebiasaan membeli baju Lebaran. Memakai baju Lebaran pada Hari Raya Idulfitri seolah sudah menjadi tradisi di keluarga saya. Bahkan saat puasa baru mulai seminggu saja, entah mengapa ibu saya sudah sibuk menanyakan mau beli baju Lebaran di mana. Kalau saya tetap santai-santai saja dan belum ada niat belanja baju Lebaran, ibu saya pasti akan menanyakannya terus. Lalu menawarkan diri untuk membelikan saya. Ya, ibu saya terkadang suka ribet sendiri. Tapi saya sadar, itulah tanda ia sangat peduli kepada anaknya.

Berhubung saat ini sudah zaman digital, belanja pun bisa di mana dan kapan saja. Saya nggak pengin terlalu merepotkan ibu saya. Saya bisa beli baju sendiri di toko online. Akhir-akhir ini, saya memang lebih menyukai belanja online. Lagian, saya nggak pengin capek-capek ke pasar dan berdesak-desakan ketika bulan puasa. Saya agak malas saat melihat orang-orang yang tidak puasa atau membatalkan puasanya di pasar. Yang dengan santainya menyedot es teh manis dalam plastik. Daripada melihat godaan begitu, mending juga belanja dari rumah. Lebih praktis. Tinggal duduk santai, terus buka ponsel atau laptop. Kemudian lihat-lihat koleksi produknya. Setelah ketemu yang sreg, tinggal pilih dan pesan deh.

Namun, belanja online tentunya juga memiliki beberapa risiko. Bisa terjadi penipuan, lalu barang yang dibeli tidak sama dengan yang ada di gambar. Kemudian, semakin mudahnya memilih barang, kita otomatis akan lebih boros karena khilaf. Kita terbawa hawa nafsu saat berbelanja. 

Mengingat akan bulan Ramadan, kita semestinya sadar kalau puasa itu bukan hanya menahan haus dan lapar. Kita juga harus menahan hawa nafsu lainnya. Termasuk nafsu dalam berbelanja. Tapi tenang saja, sebab saya memiliki tips belanja online hemat kebutuhan bulan Ramadan Ekstra di Tokopedia, yaitu:

sumber: Tokopedia


Bandingkan harga setiap toko online di Tokopedia 

Tokopedia memiliki banyak toko online yang berkualitas, sehingga memungkinkan kita untuk membandingkan harga berbagai produk kebutuhan dengan lebih mudah. Karena terdapat ribuan produk dengan berbagai harga siap untuk dibeli, kita cukup mencari produk yang memang dibutuhkan. Lalu untuk menghemat pengeluaran belanja online saat Ramadan, maka pilihlah produk dengan harga yang tepat dan spesifikasi yang pas. 


Pilih produk berkualitas dari kreator lokal 

Untuk membuat Ramadan Ekstra, bukan berarti harus selalu gunakan barang bermerek dengan harga selangit. Tokopedia, e-commerce dengan produk terlengkap memiliki koleksi berbagai produk hasil kreasi kreator lokal maupun brand terkenal dunia. Kita bisa menghemat pengeluaran berbelanja di bulan Ramadan dengan memilih produk kreasi dari kreator lokal yang hadir dengan kualitas bersaing, tapi tetap dengan harga yang lebih miring. 


Cari toko online terdekat

Saat berbelanja online, komponen biaya yang tak boleh terlupakan adalah biaya ongkos kirim (ongkir). Pilihlah toko online yang lokasinya paling dekat dengan lokasi kita untuk mengurangi ongkir berlebihan. Contohnya saya berada di Jakarta. Saya pun akan mengusahakan untuk mencari toko online yang juga di Jakarta. Di Tokopedia, kita dapat mengetahui lokasi toko online secara detail sehingga kita dapat memilih toko online dengan lokasi terbaik. 


Pilih cara pembayaran yang tepat 

Salah satu kemudahan berbelanja online di Tokopedia adalah dalam hal cara pembayaran. Berbagai metode pembayaran dapat kita gunakan mulai dari Saldo Tokopedia, transfer bank, kartu kredit, cicilan, hingga pembayaran melalui minimarket. Memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kondisi keuangan tentu dapat menghemat pengeluaran saat berbelanja online.


Pilih metode pengiriman paling efisien 

Dalam melakukan pengiriman barang yang kita beli, Tokopedia memberikan beberapa alternatif pengiriman, mulai dari pengiriman secara konvensional hingga kurir instan melalui jasa transportasi online. Dalam memilih metode pengiriman ini, kita dapat membandingkan biaya ongkos kirim terbaik di antara metode pengiriman yang ada untuk menghemat belanjaan kita. 


Manfaatkan promo dan diskon 

Promo atau diskon memberikan pengaruh yang signifikan untuk menghemat pengeluaran kita dalam berbelanja online. Di bulan Ramadan kali ini, Tokopedia memberikan kesempatan baru bagi pembeli dalam menikmati bulan Ramadan. Dengan rangkaian promo sepanjang bulan Ramadan yang bisa kita gunakan untuk buat Ramadan kali ini makin Ekstra. 

Makin ekstra lagi, katanya masih ada rahasia kejutan pada 25 Mei dari Tokopedia yang akan membuat Ramadan Ekstra menjadi lebih ekstra! Layaknya festival belanja online “Black Friday”. Bagi yang belum tahu, Black Friday bukanlah sembarang hari Jumat. Karena pada hari tersebut, berbagai toko online biasanya akan memberi diskon besar-besaran. Nah, lalu kejutan seperti apa yang bakal terjadi pada bulan Ramadan Ekstra ini jadi lebih spesial, ya?

Kalau saya, sih, menebak Ramadan Ekstra ini sebagaimana bulan puasa yang berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Setiap berbuat kebaikan, kita akan mendapatkan ganjaran pahala yang dilipatgandakan. Berarti Tokopedia juga akan memberikan promo dan diskon yang dilipatgandakan setiap kali kita membeli produk-produknya. Lalu saya juga berharap kalau ada promo khusus yang berhubungan dengan keluarga.

sumber: tokopedia


Misalnya paket pembelian sirup, paket kue Lebaran, paket baju Lebaran khusus keluarga, dan seterusnya. Ya, pokoknya agar saya bisa menjadikan Ramadan ini sebagai momen penting bersama keluarga dengan lebih ekstra. Lalu, bagaimana dengan kamu? Apa kamu punya cara agar Ramadan kali ini menjadi Ramadan yang ekstra?
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

15 comments

  1. Sensasi lain kalau pas belanja online itu adalah, nunggu paketan dateng terus buru-buru pengen buka itu paket dan dicoba. One of the happiest moment in the world lah pokok e :D

    Kalau masalah rasa sirup, di rumahku biasanya juga bisa dapet banyak banget gara-gara sering dapet parsel dari mana-mana. Bahkan pas bulan Ramadan dan lebaran udah selesai pun, itu sirup sering banyak yang sisa. *Ya karena orang-orang rumah juga buka tipe manusia yang suka banget sama sirup sih, jadi jarang dibuat minuman*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, momen menerima paket dari kurir itu juga bikin seneng. Haha. Tapi lumayan, kan, kalau nanti ada tamu bisa menyuguhkan yang rasa. Nggak air putih doang. :p

      Delete
  2. Selalu makan lebih larut itu karena hobi nulis malam hari juga nggak sih? Gue sebagai manusia noktural biasanya gitu soalnya 😂😂

    Oh ya, gue harap sih di Tokopedia ada promo atau diskon kuota. Ini lumayan banget untuk orang kayak gue. Kuota lebih penting daripada sirup atau petasan. Lagian lumayan juga kan kalau beli kuota 10GB cuma 10rb. :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya gitu deh, Gip. Nulis malem-malem terus kelaperan. :D Aamiin. Semoga memang ada promo beli kuota juga. Pantengin, ya!

      Delete
  3. Memanfaatkan promo itu menyenangkan, terlebih anak kost. Apalagi urusan membandingkan harga itu hal yang utama..hehe. Di zaman yang serba digital ini memang sangat mudah untuk belanja apapun itu ya, Mas. Terlebih kebuthan seperti pakaian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas Andi. Demi berhemat, kita mesti mencari harga termurah dari barang yang kualitasnya sama. Ehe.

      Delete
  4. Nggak tahu ini sugesti atau gimana tapi emang sirup yang rasanya macam-macam, hanya enak diminum saat buka puasa. Kalau hari biasa kayak nggak ada kesan tersendiri dan jatuhnya malas bikin. Wkwk. Sebagai orang yang nggak mengonsumsi gula apalagi, sirup kesukaan saat puasa.ya hanya rasa melon, Yogs. Itu pun bikinnya setengah gelas atau segelas aja karena kalau kebanyakan eneg sendiri. Di luar bulan puasa, nggak minum sirup sama sekali. Kalau keluarga pas sahur gitu siapa yang paling susah dibangunin?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Termakan iklan bulan Ramadan kali lu, May. Wqwqwq. Sirup enak juga, kok, selain bulan puasa. Asal nggak setiap hari aja. Hoho. Tapi yang paling enak di hari-hari biasa mesti saya akui cuma es teh manis~

      Sepertinya adik saya deh.

      Delete
  5. Duh, belum pernah saya belanja online selain buku. Was-was aja barang yang dibeli nggak sesuai harapan. Ditambah momen lebaran, takut berantakan aja kalo sampau kasus barang tak sesuai harapan sampe ngalamin. Bisa-bisa saya harus ekstra cost nih.

    Yog, iseng, ini artikel apaan, kayaknya saya udah komen ke 3 kali artikel serupa di blog lainnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah selama ini saya belum pernah kecewa beli online yang nggak sesuai harapan gitu, Din. Pernah sekali-sekalinya karena salah ukuran doang. Saya beli S, tapi ternyata S-nya terlalu kecil. Salah saya sendiri itu, sih, yang sok tau. Akhirnya saya kasih ke adik. Hehe.

      Delete
  6. Iya bener sih itu kayak bulan puasa maksa keluarga buat ngumpul dan jadi makan bareng. Tapi kalo soal baju bajuan, makin lama makin nggak beli gue. Hahaha. Males aja gitu. Soalnya yang kemaren kemaren belum pada abis. \:p/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berkumpul sama keluarga jadi terasa mewah buat saya pas Ramadan. :)

      Iya juga, kadang saya beli doang. Tapi tetep masih nyaman pakai yang lama. Terus baju barunya disimpan aja di lemari. Pakainya nanti-nanti, bahkan bisa sampe tahun berikutnya. XD

      Delete
  7. sekarang mah enak gak perlu ke pasar desek2an smaa emak2
    udah tinggal klik klik ada aja
    belum lagi yang bisa dicoba dulu
    tapi pertanyaannya
    ada gak uangnya, heuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang bisa dicoba dulu gimana tuh?

      Alhamdulillah ada aja rezekinya, Mas. :)

      Delete
  8. Kok pada nulis tokopedia? Ada apaansih? Lomba nulis ya?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca. Berkomentarlah karena ingin, bukan cuma basa-basi biar dianggap udah blogwalking.