Berkat Sebuah Domain

37 comments
Ketika gue berumur 12 tahun, gue sempat melihat mikrolet yang di kacanya tertempel tulisan “www.doaibu.com”. Pertama kali membaca itu, gue berpikir sesuatu yang pakai (dot)com, kok, keren sekali. Hingga beberapa hari setelahnya, rasanya gue pengin ikutan bikin. Namun, gue masih belum tahu ingin menggunakan nama apa untuk dijadikan stiker. Mungkin kalau benar jadi dibuat, namanya akan berupa “www.yogamantep.com” atau “www.yogagituloh.com”. 

Saat usia segitu, gue memang nggak tahu apa-apa soal www seperti itu (yang belakangan diketahui adalah domain). Gue cuma berpikir untuk membuat stiker dengan nama www(dot)com begitu, lalu nanti akan ditempelkan di pintu rumah. Jadi kalau ada teman yang main ke rumah gue, dia akan takjub melihat stiker itu.

Gue sejujurnya nggak ngerti, kenapa dulu tuh bisa begitu bodoh atau polosnya. Padahal waktu itu gue sudah mulai main online games di warnet (warung internet). Tapi ya, tetap saja nggak berpikir lebih jauh tentang (dot)com. Pikiran gue masih sebatas untuk keren-kerenan dijadikan stiker. Bisa dibilang kala itu gue masih gagap teknologi.

Hal yang gue inginkan dahulu itu akhirnya terwujud dalam bentuk lain. Angan-angan itu bukan lagi dalam bentuk stiker, melainkan berwujud blog: www.akbaryoga.com yang gue beli di Qwords. Nggak nyangka, ternyata keinginan gue pada usia 12 tahun itu malah menjadi kenyataan yang lebih baik.

Sekitar sepuluh tahun kemudian, pada Kamis, 24 Agustus 2017 Qwords berulang tahun yang ke-12. Dalam memeriahkan acaranya, Qwords turut mengundang rekan-rekan bloger di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Alhamdulillah gue termasuk bloger yang diundang di acara tersebut. Berhubung domisili gue di Jakarta, maka datanglah gue ke Gedung Cyber 1 lantai 3, di Jalan Kuningan Barat No. 8, Jakarta Selatan.



*

Saat gue berumur 12 tahun, gue menyadari kalau diri ini masih kecil dan belum ada apa-apanya sebagai manusia. Namun, untuk usia sebuah perusahaan, tentunya Qwords sudah begitu besar. Terbukti jelas karena pada September 2016, Qwords telah resmi terakreditasi menjadi register domain (dot)ID dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia—yang biasa disingkat PANDI.

Lalu pada tahun 2017, Qwords juga dipercaya oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai penyedia jasa satu juta domain, yang memberikan layanan bantuan pemerintah dalam bentuk hosting dan domain. Saat ini, Qwords pun sudah memiliki lebih dari 55.000 pelanggan dari seluruh Indonesia. Dan semoga bisa terus memberikan inovasi terbaru dan pelayanan yang terbaik.

Berbicara soal pelayanan, selama 2 tahun lebih memakai Qwords gue memang merasa puas. Sebelum gue memasang domain, gue sempat kebingungan ingin pasang domain di mana. Bersyukurnya temen gue merekomendasikan Qwords yang mana sering ada diskon. Waktu gue ingin membeli domain, saat gue lihat harga awalnya Rp135.000 per tahun, lalu pas ada promo menjadi Rp90.000 pada tahun pertamanya. Jadi, niat untuk memasang domain itu rasanya semakin mantap. Biasanya promo itu terdapat pada tanggal-tanggal khusus seperti hari kemerdekaan, hari Lebaran, tahun baru, dan sebagainya. Jika kita bingung dan memiliki pertanyaan seputar produk Qwords, tersedia layanan bantuan teknis 24 jam.

Pada ulang tahun ini, Qwords berhasil meluncurkan layanan baru, salah satunya: ECCS (Email Cloud Collaboration Suite). Layanan ini bisa digunakan buat kamu yang ingin punya email dengan nama sendiri atau perusahaan sendiri, misalnya surat@akbaryoga.com.

Selain bisa custom email, kapasitas penyimpanannya pun sampai 25GB. Terus juga memudahkan kalau diakses menggunakan perangkat mobile seperti ponsel dan tablet. Ketika dalam mode airplane atau offline, kita tetap bisa membaca email, ya meskipun tidak berfungsi untuk membalas. Dan terakhir ada juga SSL gratis dalam paket ECCS itu.

Karena gue nggak tahu banyak tentang SSL, lalu Mas Ari Putra (Account Executive Qwords) yang juga melihat wajah-wajah kebingungan para bloger, akhirnya menjelaskan SSL itu terlebih dahulu. SSL adalah kepanjangan dari Secure Socket Layer. Untuk mengecek apakah suatu web memiliki SSL, dapat dilihat dari lambang gembok berwarna hijau dan terdapat “https” sebelum alamat webnya.

Sumber gambar: gilangcp.com


Gunanya SSL ini ialah mengamankan transaksi yang ada di web tersebut dengan enkripsi, misalnya data kartu kredit dan password. Web yang menggunakan SSL ini tentunya juga akan mendapatkan kepercayaan dari para pengunjungnya.

Setelah mendengar penjelasan yang agak membingungkan itu, kami (para bloger) kemudian diajak berkunjung ke data center Qwords. Gue jadi inget perkataan seorang teman yang bilang kalau mau bikin domain tuh yang kantornya ada di dekat domisili. Terus yang data center-nya juga ada di Indonesia. Jadi, misalkan ada kendala pasti bisa lebih cepat teratasi. Gue pun bersyukur menggunakan layanan Qwords ini. Sebab data center Qwords berada di Jakarta dan Surabaya—untuk back up.

Saat berada di ruangan data center, kami dijelaskan kalau ruangan ini harus berada dalam suhu ideal: 23-26 derajat Celcius. Pokoknya nggak boleh terlalu panas, apalagi kalau terlalu dingin nanti bisa berembun.

Sehabis berkunjung ke data center, kami pun kembali ke ruangan awal untuk acara puncaknya, yakni syukuran dan potong tumpeng. Karena sudah memasuki jam makan siang, sepertinya inilah yang paling ditunggu-tunggu. Potongan pertama tumpeng itu diberikan kepada Mas Mukti Nulhakim, selaku Head Technical Qwords. Kemudian acara pun diakhiri dengan makan siang.

sumber: didikpurwanto.com

*

Mungkin kalau gue nggak pernah punya pikiran tentang sebuah stiker dan keinginan membuat nama (domain) seperti pada awal tulisan, gue nggak bisa menjadi bloger kayak sekarang ini. Ya, konon orang bilang apa yang kita pikirkan secara kuat, nanti suatu hari bisa menjadi kenyataan. Bocah berusia 12 tahun berniat bikin stiker dengan www(dot)com untuk ditempel di pintu rumahnya, lalu 10 tahun kemudian malah beneran punya domain yang sesungguhnya. Gue merasa bersyukur banget.

Berkat sebuah domain, blog gue menjadi terlihat lebih profesional dan elegan. Ketika ada yang nanya blog gue, jawaban itu pasti akan terdengar lebih keren karena sudah (dot)com. Lalu berkat sebuah domain, gue juga pernah beberapa kali mendapatkan tawaran kerja sama; baik berupa tulisan yang dibayar, jalan-jalan gratis, dan seperti sekarang, gue juga jadi bisa diundang ke acara syukuran Qwords. Selain merasa nyaman menggunakan jasanya, rasanya juga bahagia bisa menjadi salah satu pelanggannya.

Kira-kira apa yang akan terjadi di dalam hidup gue selanjutnya berkat sebuah domain? Semoga itu adalah suatu kebaikan.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

37 comments

  1. Dulu gw juga mikir bakal keren kalo punya web .com sendiri. Tapi giliran sekarang udah punya domain .com, nama alamat blog gue yang malah kayak jaman friendster, pake ada huruf "Z" segala ckck.

    btw qwords harga regulernya sekarang 135ribu/tahun yog ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak apa-apa, Yan. Mungkin biar mengenang masa kejayaan Friendster. :p
      Iya harga normalnya pas lagi nggak ada promo. Tapi nanti kan kayak ada ppn gitu.

      Delete
  2. Gara-gara domain, jadi tenar...*loh...

    ReplyDelete
  3. dulu aku taunya yang keren astaga.com di mikrolet
    ah asyik bisa custom email
    nanti pas domain anehku ini habis baru coba ganti di sini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astaga, itu zaman kapan? :p

      Iya, Mas Ikrom. Bisa custom kalau pakai layanan ECCS itu. :D

      Delete
  4. Yog, nanya dong soal domain:

    1. Kalo mau pake domain .com tapi tetep custom di blogger.com biar kalo sewaktu2 lupa bayar blognya bisa di redirect ke domain blogspot lagi, itu bisa gak?

    2. Tiap domain mau itu .com, .id, .co.id,apa punya batas limit aksesnya masing2?

    3. Ngurus domain ribet gak sih? Apa bisa minta tolong ke layanannya, semisal minta bantuan orang Qword.com gitu?

    Mohon jawabannnya yak. Thanks anyway. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Maksud lu misal udah pasang jadi agung(dot)com? Terus pas lupa bayar jadi agung(dot)blogspot(dot)com lagi gitu? Bisa. Gue juga tetep pakai blogger, kok. Belum pakai hosting begitu. Ehe.

      2. Limit akses gimana nih? Gue malah bingung.

      3. Gue waktu itu tinggal baca tutorialnya bisa sendiri, kok. Gue bantuin temen buat masang juga pernah beberapa kali. Jadi menurut gue nggak ribet. Iya, bisa juga minta tolong. Tanya-tanya aja, kan ada layanan chat juga Qwords. :D

      Sudah dijawab yo~

      Delete
  5. Wah, salah satu impian yang jadi kenyataan berarti ya.

    Jadi kepikiran untuk beli domain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, alhamdulillah~ Segera pasang aja, Mas. Sebelum nama yang dipengin itu udah keambil orang lain. :D

      Delete
  6. Tau dotcom-dotcoman dari ngakak.com. Emang kampret sih itu. Padahal sebelumnya juga udah tahu Youtube dan Facebook. Mereka juga dotcom. xD

    Dulu waktu awal-awal pengin punya dotcom niat awalnya gara-gara duit, sih. Gara-gara hasutan: "kalau mau gampang monetisasi blog, pake lah domain TLD." Setelah pakai domain TLD tetep aja seret. :(

    Terus nemu lagi deh alasan yang lebih keren. Katanya, biar profesional. Buat sekadar curhat atau nulis gak jelas aja dipakain domain, berarti komitmennya gede. Cie gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu yg gue takutkan? Klo masi aja seret, gw memang masi mempertimbangkan untung rugi huhu

      Delete
    2. Robby: Bahaha, kalau itu pas gue udah SMK kayaknya. Mungkin niatnya bisa diperbaiki, pasang domain jangan untuk uang. Ya, kayak biar terlihat profesional seperti yang lu bilang gitu. :)

      Mbak Nita: Nggak rugi, sih. Anggaplah setahun 150k. Semurah-murahnya dapet paid post, kan 2 kali aja 200k. :D

      Delete
  7. Bangkek emang kalo diinget Yog. Bikin sesuatu pake dot com dot com tapi nggak ngerti cara bikinnya. Bahkan sangking katroknya, gw nggak ngerti caranya kok bisa suatu halaman website diakses dari mana aja. Duh gusti, coba sejak tahun 2007 gw bisa mengenal Qwords lebih dekat :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahaha, ya kita pasti pernah mengalami masa-masa gaptek dan sebodoh itu, Jung. XD

      Delete
  8. Wiiiyy, keren diundang ke Qwords~ ._.
    Lupa dulu gimana awalnya bisa tau domain. Yang jelas sejak kenal ngeblog baru tau yang namanya (dot)com itu domain.
    Pasang domain susah gak, sih? Caranya gimana, ya? Pengin pake domain lagi, deh... cuma bingung gimana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah~

      Nggak kok, Riz. Termasuk gampang. Kalau bingung atau nggak tau, kan, bisa bertanya. :)

      Delete
  9. Jadi pengen bikin email@harisfirmansyah.com juga nih, Yog.

    ReplyDelete
  10. Hmmm bgitu tah saia orak mudeng dg namanya ssl,

    Hoho
    Trus knp ga jadi wwwdotyogagitulohdotcom aja yog hahaaaa

    Jd intinya klo ada promo 90 ribu, misal ntar tahun dpnnya kmbali ke harga semula apa tau2 naek sesuai tingkat inflasi?
    Trus klo pas jatuh tempo blom dibayar jd blogspot dg sendirinya, apa cuma ga bisa dibuka sementara? Yg masangin semuanya pihak sananya pa kita otak atik sendiri si?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seiring berjalannya waktu, gue mulai sadar itu namanya nggak cocok lagi untuk sekarang. :|

      Kalau promo bahkan bisa di bawah itu, kemarinan temenku bikin 45k. Kalau perpanjang, ya harga normal. Cuma udah 2 tahun ini masih tetap 135k, sih, pas perpanjangnya. Belum ada kenaikan.

      Nggak bisa dibuka sementara, sampai domain itu diperpanjang. Tinggal ubah di pengaturan blogger buat kembali lagi ke blogspot. Sebetulnya pasang sendiri, tapi kalau bingung banget bisa dipasangin, kok. :)

      Delete
  11. Saya juga dulu awam banget, dikira .com gratis, sempet nyobain juga sih .cc yang sekarang entah kemana.

    Tau qwords dari bang bena, meskipun ada tutorialnya tetep aja ga paham wkwkwk

    Oh iya bang kenapa domainnya engga kaya yang diatas aja? Yogagituloh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada juga yang gratis .tk hahaha. Gue juga pas dikasih tau temen itu, tutorialnya yang dikasih blog Benakribo. :D

      Udah nggak cocok lagi euy pakai nama begitu. :(

      Delete
  12. Aku inget banget, dulu knpa bikin blog dgn domain dan hosting sendiri, pdhl aku gaptek ampun2an, itu krn sedih dan sebel ditolak masuk dlm komunitas traveling yg sok ekslusif :p. Adminnya bilang, blog ku blm memenuhi kriteria mereka. Wkwkwkwkw aku mikirnya krn msh grtisan. Lgs lah sewa web designer dan sampe skr maintenance blogku mrk yg urus. Aku cukup byr setahun sekali biaya perpanjangan dan biaya mereka memaintain blogku, krn aku msh gaptek soal begituan :p

    Dan utk si komunitas sok tadi, udh ga tertarik jd membernya stlh blogku memenuhi syarat hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bah, sok eksklusif. XD Padahal mah bisa ya, tetep dimasukin, terus di sana nanti baru dijelasin untuk memperbaiki blognya secara baik-baik. Hmm. Soalnya kalau grup blogger di WA yang aku gabung, dulu dari aku nggak bisa bikin cerpen, cemen soal tata bahasa, gaptek ngurus template, terus jadi belajar dan lumayan bertumbuh.

      Woah, keren sampai udah ada yang ngurusin. :D

      Bahaha. Males ya setelah diremehkan, toh tanpa komunitas tetep bisa berjalan blognya Mbak Fanny. :)

      Delete
  13. Yah, ternyata alasan para blogger kebanyakan sama ya?
    Pas punya blog atau website yang ber-dot.com itu terlihat keren. Tapi nyatanya, pas udah punya kok ya (aku) ngrasanya biasa-biasa aja. Hehe

    Keren juga ini, bisa bikin email pakai nama sendiri. Pan - kapan pakai ah kalau udah punya duit :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena udah kebiasaan. Tapi gue sekarang masih tetep merasa keren dengan domain nama gue sendiri ini. Asyik aja kalau ada yang nanya blog gue pas jawabnya. XD

      Aamiin~ :D

      Delete
  14. Keren banget dah Yog udah kemana-mana + paham soal domain. Apa daya gue cuma tau asal pakai doang. :(

    Emang blogger panutanqu.

    ReplyDelete
  15. Akhirnya ada field reportnya jugaaa. Kapan dulu stalking twitter kamu yang sedang bermain kesana. Hehe.

    Mengingatkanku juga, baru seminggu lalu beli domain di Qwords dan memang hasilnya memuaskan. Pelayanan oke, harga oke, pokoknya semuanya oke lah! X)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahaha, sampai ditungguin, May? :p Apa yang gue tulis sesuai pengalaman sebagai pelanggan, kok. Ehehe. Semoga betah menggunakan Qwords. :D

      Delete
  16. Yang awalnya hanya utk keren2an jd punya beneran y mas. Happy blogging.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah yang iseng justru membuahkan hasil. :D

      Delete
  17. Beliin saya domain dong kakakkk....

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca. Berkomentarlah karena ingin, bukan cuma basa-basi biar dianggap udah blogwalking.