Hobi Aneh di Saat Sakit

75 comments
Nggak banyak yang bisa gue lakukan ketika sakit. Hobi menulis dan membaca saja sampai harus gue tinggalkan sementara. Untuk menulis seperti biasa itu rasanya sulit. Gue juga agak kesulitan menemukan ide. Lagian, gue susah berkonsentrasi dan berpikir karena badan lemas. Membaca novel pun rasanya males banget (tanpa dot com). Gue kayaknya lagi nggak pengin baca buku—apalagi yang ceritanya panjang-panjang. Demam yang tinggi, batuk terus-menerus, serta hidung yang meler membuat gue gagal fokus setiap kali menulis ataupun membaca. 

Sebenernya, sih, ide pasti banyak sekali di dalam setiap kepala manusia. Ide nggak akan pernah ada habisnya selama orang itu masih hidup. Namun, gue merasa nggak bisa langsung mengeksekusinya ketika sudah menemukan ide itu. Gue cuma bisa mencatatnya di post it tentang poin-poin pentingnya. Sumpah deh, buat nulis itu rasanya berat banget kalo keadaan tubuh lagi gak fit. Seolah-olah ngetik satu lembar di Ms. Word (yang palingan sekitar 300-400 kata) itu seperti harus bikin novel ribuan halaman. Berlebihan banget bukan? 

Mau membaca buku juga entah kenapa males. Biasanya gue bakalan membaca novel (yang ceritanya utuh menyambung terus dari awal sampai akhir) minimal 3 lembar dalam sehari. Karena dalam sehari kalau nggak membaca buku itu rasanya ada yang kurang. Kalau diibaratkan, itu bagaikan klub Barcelona tanpa Messi. Kurang asyik aja gitu. Sekalinya lagi males baca novel dan pengin baca yang singkat-singkat, gue palingan membaca kumpulan cerita—baik fiksi maupun nonfiksi.


Ngomong-ngomong, gue nggak sok bergaya sebagai anak yang suka atau rajin baca buku, ya. Gue mah apaan. Baca Alquran aja palingan tiap malem Jumat. Itu juga mesti Jumat Kliwon. Bacanya Ayat Kursi. Yang buat ngusir setan. Halah! Astagfirullah. Ampuni hamba ya, Allah.

Oke, balik ke topik.

Sayang banget waktu jadi terbuang dengan percuma kalau sakit begini. Gue nggak bisa produktif seperti biasanya. Kerjaan gue palingan cuma tidur, terus bangun-bangun makan, minum obat, tidur lagi. Pas kebangun lagi, aktivitas gue cuma buka WhatsApp terus balesin chat dari pacar atau temen. Setelah itu, buka Twitter atau Instagram. Kemudian balik chatting lagi. Terus buka Twitter atau Instagram lagi. Ya, begitu terus diulang-ulang sampai bego. Sampai akhirnya gue kembali tidur-tiduran sambil menunggu tidur di malam hari. Sungguh monoton bukan?

Ya, tapi begitulah kenyataannya. Kegiatan gue kalau sedang lemah tak berdaya begini (anjis kok lebay ya?) memang banyak tidurnya. Mau memaksakan beraktivitas juga susah. Menonton film dewasa terus berlanjut ********** (sengaja disensor biar blog ini nggak mesum lagi, alias biar pada penasaran muahaha) juga nggak mungkin. Masa iya gue udah sakit dan lemah begini ditambah kegiatan yang bikin tambah lemes itu? Ya, gak apa-apa juga, sih. Kan, itu nikmat. Astagfirullah.

Namun, ada beberapa kegiatan yang lama-lama gue sadari. Kalau sakit gue punya sebuah kebiasaan aneh. Bisa dibilang gue udah lama nggak sakit separah dan selama ini. FYI, gue udah sakit dari hari Senin kemarin. Berarti udah hampir seminggu. Ini termasuk lama buat gue. Karena biasanya gue sakit cuma 3 hari juga udah sembuh.

Oiya, kegiatan aneh di saat sakit begini adalah... berangkat umroh. MUAHAHA. YA KAGAKLAH!

Ketika sakit, kegiatan gue sebenernya nggak aneh-aneh amat. Gue nggak sampai minum Fanta terus dicampur dengan susu, tapi susunya yang khusus untuk ibu hamil. Gue juga nggak sampai manggil dukun karena mengira terkena santet. Astagfirullah. Nggak. Gue nggak musyrik kayak gitu, kok. Gue masih inget Tuhan. Iya, ingetnya kalo lagi sakit doang. Astagfirullah. Duh, ini gue istigfar mulu dah. Susah emang orang sakit seperti gue ini. Taubatnya mah kalau udah menderita begini. Giliran sehat maksiat mulu.

Eh-eh, pada mau ke mana? Belum habis ceritanya. Gue serius, kok kali ini. Jangan di-close tab atau langsung komen dong!

Di kala sakit begini, gue biasanya memikirkan hal-hal bodoh yang gue lakukan saat sehat dan apa aja yang menyebabkan gue bisa tumbang kayak begini. 

1. Gue sering telat makan kalau udah sibuk kerja (biasanya pas kerja lapangan). Waktu makan siang, bisa-bisa mundur jadi makan sore. Makan malem pun jarang, itu juga kalo gak keburu tidur karena kecapekan.

2. Sekalinya makan, gue sering banget milihnya makan mi instan. Bener-bener gak bergizi.

3. Sering menunda jam tidur padahal juga gak ada kerjaan. Efek sehari ada kerjaan yang mengharuskan gue tidur larut karena dikejar deadline, keesokan harinya gue pasti jadi terbiasa tidur larut. Padahal ya, itu nggak ngapa-ngapain: paling cuma mantengin timeline Twitter atau melakukan sesuatu yang gak jelas seperti ********** (kata ini tidak bisa ditampilkan karena berbagai alasan, alias gue nggak bisa berpikir dengan baik kalo sakit begini. Jadi, tolong tebak sendiri itu kata apa). 

4. Sehat.

5. Sempurna.

Tolong abaikan nomor 4 dan 5.

Hal-hal seperti itulah yang selalu gue pikirkan di saat sakit. Hal-hal yang sudah jelas menyebabkan penyakit mudah datang, tapi bodohnya sering dilakukan lagi ketika sudah sembuh dan sehat kembali. Gue (atau mungkin kalian juga) pasti sering mengulanginya. Berulang-ulang kali sadar kalau begadang dan makan mi instan nggak baik dan bikin sakit, tapi baru sembuh sedikit udah bandel lagi. Namanya juga manusia. Khilaf melulu. Hehe.

Kebiasaan aneh lainnya adalah membaca buku puisi. Entahlah, gue juga kurang ngerti sama kebiasaan itu. Meskipun gue sering nggak paham apa itu maksud atau makna di dalam puisi, anehnya gue tetep suka banget baca buku puisi di kala sakit.

Gue berpikir puisi itu adalah karya yang indah sekaligus sulit sekali. Para penyair hebat itu pasti harus memilih-milih diksi yang tepat. Berulang kali memikirkan kata yang pas agar memiliki rima dan menarik dibaca. Penyair itu tentunya juga harus menguasai tesaurus. Kemudian penyair itu pun mulai menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang cantik. Kalimat demi kalimat sampai menjadi bait. Bait demi bait hingga terciptalah satu puisi. Puisi-puisi itu lalu dikumpulkan menjadi sebuah buku. Iya, buku kumpulan puisi.


Foto kiriman Yoga Akbar Sholihin (@ketikyoga) pada


Gue tadi sudah bilang kalau sakit nggak bisa baca yang panjang-panjang, makanya gue baca buku puisi yang udah pasti pendek. Toh, puisi paling panjang berapa, sih? Enam sentimeter? Eh, itu mah ukuran penis orang Korea, ya? Muahaha. Malah ngawur.

Lagian, membaca puisi di saat sakit ini tidak membuat kepala gue menjadi tambah pusing. Gue juga heran sama hal ini. Seharusnya baca puisi mah pusing karena nggak paham sama artinya. Namun, gue malahan tersenyum. Gue mendadak jadi kepengin menghasilkan kalimat-kalimat yang puitis juga.

Kalo boleh jujur, gue kurang suka sebenernya dengan puisi. Gue malah benci. Pertama, karena gue kesulitan memahami diksi-diksi di dalam puisi itu. Gue sering bolak-balik ngecek kamus hanya untuk mencari tahu arti kata-kata di buku pusi tersebut. Kedua, gue takut jadi sok-sok penyair dan langsung pengin menulis yang romantis karena kagum sama puisi yang telah gue baca itu. Ya, tapi rasanya nggak cocok seorang Yoga menuliskan kata-kata puitis. Udah biasa nulis curhatan gak jelas kayak gini, kan. Tau apa coba gue soal puisi?

Ya, udahlah. Meskipun gue gak paham apa-apa sama puisi dan maknanya itu, setidaknya gue selalu tersenyum saat membacanya. Dan tentu saja, tersenyum adalah sebuah terapi agar gue bisa merasa lebih baik dan terlihat seperti orang sehat. Jadi, setiap sakit gue punya hobi baru yang aneh: membaca buku kumpulan puisi.

Btw, itu aneh gak, sih?

Kalo buat gue sendiri itu aneh. Karena gue anaknya nggak romantis. Apalagi sering banget dikatain “Yoga bangsat”, “Yoga bajingan”, “Yoga bajingak” sama Icha dan Wulan. Dua temen cewek yang tergabung dalam WIRDY itu emang biadab. Pokoknya gue ngerasa nggak cocok gitulah sama bacaan-bacaan yang romantis dan puitis. Mereka bilang gue cocoknya baca buku Kamasutra. Ya, sialan emang.

Kayaknya ini udah kepanjangan deh. Perasaan tadi gue bilang kalo lagi susah menulis. Eh, ini malah lumayan panjang. Udah 1.000 kata ternyata yang tertulis. Bener-bener nggak terasa dan mengalir gitu aja.

Kalo gitu, sekian dari gue. Mau tidur dan istirahat yang banyak biar cepet sembuh.

Oiya, kalau kalian pas sakit punya hobi aneh gitu nggak, sih? Pokoknya pas lagi sakit biasanya ngapain aja?

---

PS: - Gue nggak suka Barcelona, itu tadi mah cuma buat contoh aja. Gue tuh sukanya Manchester United. Ya, walaupun sering kalah. Bodo amat deh, udah terlanjur suka sama MU habisnya. Hahaha.
-Tesaurus itu bukan sejenis dinosaurus, tapi buku referensi berupa daftar kata dengan sinonimnya.
-Tadinya gue udah ngetik ini panjang-panjang, eh malah ilang semua gara-gara koneksi terputus. KAN ASU! Ah, syukurnya masih ada rekapan singkat yang belum diedit di blog satunya lagi.
-Akhirnya tulisan tanpa embel-embel iklan ini bisa gue tulis. Kangen euy menulis di blog tanpa bayaran apa-apa. Menulis karena curhatan dari hati itu emang mantap jiwa.

Terima kasih sudah membaca sampai habis.

Hmm, terima kasih juga wahai buku kumpulan puisi karena sudah menjadi teman terbaik di saat sakit.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

75 comments

  1. Wah, saya kira akan ada pesan terselubung: "Akhir-akhir ini lagi demam. Untung ada Tolakangan."

    Kalau lagi sakit, saya paling suka tidur. Dibanding nulis atau baca, ya paling enak tidur. Cuma takut aja, kalau setelah tidur telah masuk alam lain.

    Hmmmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apaan. Kan ini bukan tulisan ngiklan. Alam mimpi maksudmu?

      Delete
  2. Kalau aku sakti, justru suka membaca buku tapi yang ringan semisal novel. Kalau puisi justru nambah pusing, karena penuh kata yang bermakna susah untuk dimengerti.
    Menulis juga malas.
    Dan kalau lagi sakit aku juga suka makan mie instan, praktis untuk ditelan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Novel komedi atau teenlit gitu, ya? Kok nggak bubur aja, Mas?

      Delete
  3. Ini 100% curhatan. Bener-bener curhat, bosque. Akhirnya kangen alias birahi buat nulis curhatan bisa disalurkan, ya. :)

    Btw cepat sembuh ya, Yog. Dan makasih juga walaupun sakit kamu masih sempat bantuin aku anu domain. Hehehehe. Tapi tetap aja sih. YOGA ITU BAJINGAK! NGGAK COCOK NULIS PUISI BACA PUISI TRUS DIKATAIN ROMANTIS! COCOKNYA DIBANGSATIN DOANG! MHUAHAHAHAHAHA.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Akhirnya bisa nulis kayak biasanya lagi. Tahu deh minggu depan bakalan gimana tulisannya. :/

      Aamiin ya, Rabb. Makasih, Cha! No komen deh sama kamu.

      Delete
    2. BUKU KAMASUTRA APANYA REY ANJEEEEEEEEERRRRRR!!

      Delete
  4. Hal pertama yg harus digaris bawahi dalam tulisan ini adalah,

    "Eh-eh, pada mau ke mana? Belum habis ceritanya. Gue serius, kok kali ini. Jangan di-close tab terus langsung komen dong!"

    Tadinya mau dilakukan.. tapi berhubung yoga sakit, yaudah close tab aja.

    Sebenarnya malas-malasan malah tambah badan drop deh yog.. tidur-makan-tidur, terus aja gitu, sampe Dajjal bangkit kembali...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muahaha. Itu aja kalimatnya salah pas gue nulisnya. Makasih udah dikoreksi. Gue edit dulu bentar.

      Iya juga, sih. Sakit jangan dimanjain. Ah, entahlah~

      Delete
  5. Halah Yogaaaa, kirain apaaa. Itu namanya sakit plus boring. Obatnya kalau aku sih piknik hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uangnya belum cair nih, Mbak. Minggu depan pikniknya. Hihihi.

      Delete
  6. Bales WA pacar? Pacar virtual? Simi bukan? Atau Siri? Wkwkwk :p

    Seru tau Yog, bikin puisi, meskipun ala ala. Belajar diksi baru, merangkai kata. Uuuuh. Jadi gemes :3

    Odaiji ni, Yoga-San. Tsukarettara, takusan kudamono to bitamin C wo tabera nakereba naranai ne. Ganbatte! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astagfirullah. Pacar saya manusia. Ehehe. Iya, sih. Kadang sok bikin gitu. Gemez tapi sekarang masih lemez. Sengaja pake z. Wqwq.

      Arigatou, Kak Beb!

      Delete
  7. lah iya bentar-bentar banyak yang gagal paham nih gue. katanya pas sakit males nulis, tapi udah sakit dari senin, lah postingan ini yang nulis siapa? jangan ******* (sengaja biar penasaran) terus sampe 1000 kata itu yang ngitung siapa hmmm

    baca puisi meski pendek kayaknya butuh mikir lebih deh buat ngerti diksi. bukan apa-apa, Yog takutnya gak cuma badan yang sakit, tapi *****juga sakit (sengaja biar penasaran)

    PS.
    oh liga malam jumat? HAHAHAHA
    wih, yang kebanyakan job review sampe lama nga nulis curhatan tapi di ngetwit minta job review terus
    haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu nulisnya dicicil, Tom. Duh. Bodo amat, ya. Dia malah ngikutin sensor sesat ini.

      Muahahaha. Kemarinan lagi butuh pemasukan banyak soalnya, Tom. Lagian, pengin ngimbangin juga. Ada yang berbayar, tapi banyak juga yang asli curhatan.

      Delete
  8. yoga daya tahan tubuhnya lemah, kebanyakan masturbasi sih.
    ngohahahahah

    itu apaan di tulisan awal bilangnya mau nggak ada mesumnya tapi di akhir malah jelasin ukuran penis orang korea.
    bikin aku mikir 2x buat nyari suami orang kore nih :\

    mending ya kamu bisa baca buku minimal tiga lembar per hari, lah aku? ngambil buku-buka-buka bentar-lanjut maenan hape, baca bukunya malah gak jadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangkhe!
      Wuahaha. Itu khilaf. Orang kalo lagi sakit, kan, suka random gitu, Put. :(

      Woalah. Manusia digital banget ya kamu.

      Delete
  9. Oh udah sakit selama seminggu
    Bisa sakit juga yog?
    Kok mau2an sakit nempel di tubuhmu yog?
    Ga salah pilih tuh si sakit?
    .
    Kok nomor 4 sama 5 nya diabaikan sih
    Kasian mereka kalo diabaikan
    Tolonglah ngertiin perasaan mereka rob

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisalah, Nik. Emang gue apaan nggak bisa sakit?
      Sakitnya pindah ke kamu aja gimana, Nik? Mau?


      Duh, kok saya dipanggil rob?

      Delete
  10. Kamu gak baca puisinya Zarry Hendrik, Yog?

    ReplyDelete
  11. Lagi sakit pas jatuh cinta, hobinya juga jadi melankolis gitu yak :p
    padahal mah kalo sakit tuh ya minum obat, bukan malah bikin kata-kata puitis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuahaha. Begitu lah. Itu udah minum obat, Vir.

      Delete
  12. Ini keknya kebnyakan keyword ***** nya. Coba deh searching digoogle trus ketik ***** spertinya bkal page one.
    Oiya, bdw dipostingan ini saya baru tau tntang apa itu tesaurus yog. Dn spertinya saya harus punya buku itu. Bukan cuman untuk menulis puisi sja sih. Kn bisa dipake sbagai bhan pmilihan diksi yg tpat buat nulis blog, muehehe.

    Oiya, mdah2an cpat smbuh ya yog. Dn kmbali menunjukkan taji nya di group WWF.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya simbol seperti itu nggak akan masuk di kata kunci, Rey. :D

      Ehehe. Jangan lupa beliin saya juga. :p Aamiin. Makasih ya, Rey.

      Delete
  13. Hmm. Ngga aneh sh biasa aja, aku juga klo lg sakit hati bacanya buku kumpulan puisi kok. :D

    Klo lg sakit biasa kebiasaan anehnya makan semangka. Hampir setiap sakit, pasti mintanya di beliin semangka, entah kenapa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya, lupa. Belum ngucapin lekas sembuh udh di publish.

      Semoga lekas sembuh~~~ Hihi

      Delete
    2. Woahaha. Itu kan sakit hati. Bukan sakit fisik kayak saya. :p Wih, makan semangka. Aneh juga itu hobimu. Btw, makasih ya, Kurnia. Aamiin. :D

      Delete
  14. Ya ampun, canggih sekali daya tahan tubuh Yoga. Lagi sakit aja suka baca puisi. Kalau lagi sehat baca apa nih cees? Baca spanduk-spanduk yang ada di jalan raya? Atau baca tulisan2 sablon yang ada di distro baju?

    Eh suka ngerasa gak, kalau lagi sakit, kita sering kepikiran yang aneh-aneh? Maksudnya hal-hal sepele yang biasanya gak pernah kepikiran.

    Sip, semoga cepat sembuh, Akang Yoga cees terbaikku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakak. Baca tulisan dan resep dokter. XD
      Iya, suka merenung gitu. Hal-hal yang jarang diperhatiin pas sehat. :))

      Aamiin. Makasih, Agia ceesku. :D

      Delete
  15. Lagi sakit aja msih bisa nulis ya mas 😁
    Semoga cepet semuh n smoga sakit yang dirasa bisa menggugurkan dosa-dosa yang telah diperbuat.. Aamiin

    Aku sendiri malah jrang baca klw lg sakit, biasanya dengerin lagu gtu.. Hee

    Apapun keadaannya ttp hars d.syujuri ya 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah masih, Mas. Aamiin ya, Rabb. Kalo lagu mah setiap hari pasti didengerin, Mas Andi. :D

      Oh, jelas kalo itu mah.

      Delete
  16. waaah cepet sembuh ya yog... lg sakit aja bisa panjang gini nulisnya, gimana pas sehat :D

    aku kalo sakit mah pgnnya tidur tok... udah.. soalnya cuma itu obat yg paling bikin cepet sembuh :D..

    eh kok bisa sih suka ama buku puisi :D.. itu satu2nya buku yg nth knapa g bisa aku ngertiin.. mending disuruh baca novel bhs inggrisnya harpot deh drpd buku puisi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Saya juga banyak tidurnya nih pas sakit. Wahahaha. Nggak tau juga deh. Makanya saya ngerasa aneh tuh. :(

      Delete
  17. Perasaan gua aja atau tulisannya memang agak rada ngelantur gitu sih?
    Mungkin efek lagi sakit yah??
    Memang musim hujan gini harus jaga badan bagus-bagus.
    Sakit kan gak enak
    #yahiyalah
    Hehehehe
    Btw cepetan sembuh yah supaya jangan ngelantur lagiih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap nulis saya emang sering ngelantur, Licia. Hahaha. Kalo sakit lebih-lebih lagi. :(

      Aamiin ya, Rabb. Makasih ya!

      Delete
  18. Kalau sakit, saya suka tidur. Sudah. Anti klimaks sekali, bukan. Ya sudah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya sudah. Tidur itu nggak dosa, kok. Tidurin cewek sebelum nikah baru. :(

      Delete
  19. HAHAHAHAAA EMANG BANGSAT NIH YOGA.
    Masih sakit aja bisa nulis, bisa apdet blog, ga kayak gue. Sakit ga sakit sama aja. Emang dasarnya males sih:(

    Weh makan mie instan itu memang salah satu nikmat duniawi yg tiada bandingannya. Tp ya gitu, ga ada gizinya. Enaknya sampe tenggorokan doang hahahaha

    Cepet sembuh ih Yog. Tetap tingkatkan kebangsatanmu dalam permesuman Indonesia!
    UYEAAHH

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan males dong, Lan. Kalo males nanti ditemenin setan. Halah! Wuahaha. Begitu sampe perut jadi sumber penyakit? :p

      Aamiin untuk cepet sembuhnya. Untuk bangsatnya kagak!

      Delete
  20. kalo sakit (misalnya demam doang) biasanya gue malah jalan2 mulu di dalam rumah, naik turun tangga biar keringetan, baru makan, minum obat, tidur, bangun2 biasanya enakan.

    aktifitasnya ya jangan yang berat2 misalnya lagi sakit, nyuci candi aja cukup. okecip.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rumahmu enak ada tangganya. Rumahku sempet, Yog. Mau mondar-mandir nanti jari malah kepentok lemari karena kebanyakan perabotan. :(

      Candi dicuci? Nanti gue panggilin abang steam motor gitu deh. Oke, sip.

      Delete
  21. kirain mau ada produk baru, ternyata sakit beneran :D
    Lekas sembuh bro!

    ReplyDelete
  22. gue baca serius serius, ternyata segini aja.
    kalo kata mama qucedila.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya gimana lagi. Tulisan saya emang begini doang, Ben. Nggak ada manfaatnya. Haha. :(

      Delete
  23. Semoga cepet sembuh yog sakitmu, kurang2in yog anunya, lagi sakit juga. Tapi Yoga produktip sakit juga masih bisa nulis..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ini dikurangin kok. Produktif apanya? Tulisannya begini doang, kok. Curcol. Muahaha.

      Delete
  24. kalo sakit sambil iseng2 nonton film vokep mah bukannya sembuh malah nambah sakit. Kualat banget.

    ReplyDelete
  25. Sakit pertanda harus istirahat, Yog. Ini malah baca puisi.

    Kok langsung ketawa ya kalo baca umpatan ASU.. gak tau kenapa.

    Btw, gue sama sekali gak suka puisi. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Udah istirahat juga, Mas. Soalnya buat sebagian orang Jawa itu lucu, sih.

      Hm.

      Delete
  26. Bener juga tuh yoga. Kalo gue biasanya ngelingkerin selimut atau apalah yang bikin keringetan. Tapi abis itu mager. Hahahaha. Get well soon yog!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Iya, emang bikin mager ngapa-ngapain, Di. Makasih ya, Di! Aamiin.

      Delete
  27. Kalo lagi sakit kebiasaan aneh aku hmm yaa menurutkulah gatau yaa kalo menurut orang lain.
    Ada yang nungguin disebelah, biasanya kalo ga ditungguin kek ada bayangan item yg deketin, terus pojokan kamar pintu kamar kek jauh banget dari pandangan.

    Kamu semoga lekas sembuh kak yog, jaga kesehatan yaa hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serem amat itu yang bayangan hitam. Kalo melihat pintu rasanya jauh banget, aku juga pernah.

      Aamiin ya, Rabb. Makasih ya wahai Eko Rochmawati Binti Slamet Uriep! (panjang amat, ya).

      Delete
  28. lagi sakit harusnya seneng tuh yog, dosa bisa dikurangi, dan juga bisa diperhatiin sama pacar dengan intens wkwkw
    Pembunuh waktu paling efektif pas lagi sakit ya tidur, apalagi jika setelah makan obat, efek sampingnya malah ngantuk. Jadi deh hobi baru pas lagi sakit ya tidur kayak mayat :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakak. Iya, sih. Menggugurkan dosa emang. :))
      Capek gitu terus, Mz Fan. Saya merasa gak produktif.

      Delete
  29. Udh lama gue gak mampir ksini yak? Haha.

    Prsaan postingan bang yoga yg gue baca slalu pas lu sakit dah? Dari mulai sakit gigi, sakit gegara tdr pagi, skrg sakit jg.. Hmm, mnta di gws-in gak nih? Eh, gausa deng. Kan udh ada pacarnya, ntr saya ditakol lg :p hahaa

    Hebaat yaah, sakit2 bsa nulis sebanyak inii.. Nulis itu emg males di awal, tp giliran udh nulis malah gabisa brenti :'D dan ini pure curhatan. Asyique!

    Sakit2 baca puisi mah bkin puyeng sih yg ada :') klo baca novel yg crtanya mnarik biarpun lg sakit mah gue hayo2 aja.. Klo puisi.. Makasih deh:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tadi mau komen kayak gini juga.. kenapa sih aku mampir pas tulisannya selalu tentang sakit wkwwk. apa ini artiya aku selalu datang di waktu yang tepat? oh bukan ya.

      Delete
    2. Lulu: Apa hubungannya GWS-in sama ditakol pacarku? Dia nggak sejahat itu. :)) Iya emang pengin curhat random gini. Kadang-kadang aja ada tulisan berbayar. Sebulan dua kali cukuplah. :p
      Makanya aku ngerasa aneh, Lu. XD

      Uni: Bukan. Uni yang sibuk dan nggak sempet blogwalking. :p

      Delete
  30. Gue kalo lagi sakit bakal nyuci
    Atau bakar sampah sampe sisa abu doang

    Nanti bakal keringetan
    Terus sembuh deh

    AJAIB KAN

    Jenius memanggg

    *Teori Aulius Howlerus*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kena air aja kedinginan gimana mau mencuci? :(

      Intinya mah biar keringetan, kan? Gowes sore-sore juga bisa :p

      Delete
  31. makin penasaran sama kata yg di sensor ****** #kepomodeon

    Salam kenal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak perlu penasaran. Bukannya udah kenalan ya, Mas? :/

      Delete
  32. Kombinasi telat makan sama kurang tidur, uda deh jalan masuk virus kmana2 yog, flu contohnya
    Gue ni akhir2 ini juga ngotot nulis panjang, karena ga bisa tidur klo ga nulis haha e akhirnys tepar jg, jadi abis nuangkeun ide gue kapok selancaran dulu di dunia maya biar mata ga cekat cekot, alhasil akhir2 ini cm bisa nulis blog seminggu sekali deh huhu
    Klo puisi gue suka salut deh ama sastrawan yg beneran milih diksi yang digabung2in jadi bermakna bias yg indah..dulu klo puisi gue duks puisinya kompas ama majalah horizon yog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sistem kekebalan tubuh lagi berkurang. Bikin sakit. :(
      Wah itu dulu kapan, Mbak? Gue nggak tau Horizon itu. XD

      Delete
  33. Tadinya gue mau nanya 'tesaurus' itu apaan? eh ternyata udah ada di PS di bagian bawah.
    Baiklah aku mau nanya yang lain aja. Eeeeh soal bales whats app pacar. Jadi Yoga udah punya pacar neh ?
    AZEG AZEGGG


    Bener banget.. nulis yang curhat2 kadang lebih melegakan daripada yang iklan iklan dan di kejar deadline. Hahaha

    Btw cepet sembuh yaaaa. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahaha. Iya udah punya. Kenapa deh? :p Namun, tulisan yang iklan itu lumayan buat beli kuota. Makasih ya, Ida. Aamiin. :D

      Delete
  34. Aku suka puisi karena kata2nya manis dan pahit. Gak panjang2 dan semua orang bebas mengartikannya. Hehehe. Tapi aku gak bisa2 banget sih nulis puisi, beli buku puisi juga jarang cuma punya beberapa. Tapi ya gitu, tetep aja sukak. Ehe.

    Tapi kalau sakit sih, aku kayanya lebih sering tiduran sambil mainin hape terus nunggu ketiduran. Gitu aja terus diulang2. Gak guna emang :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga jarang beli, Teh. Cuma kalo nulis lumayan sering di blog satunya. Sayangnya gak berani dipublikasi. Masih cemen diksi-diksiku. :(

      Iya, gak guna sama kayak aku. Makanya kudu ingat sehat sebelum sakit. :))

      Delete

Terima kasih sudah membaca. Berkomentarlah karena ingin, bukan cuma basa-basi biar dianggap udah blogwalking.