Duh, Kangen!

70 comments
Kata beberapa orang, cowok yang bilang kangen ke ceweknya itu sebenernya mah bohong. Cowok itu gak bener-bener kangen. Karena cowok punya maksud lain, di mana kangen itu artinya ialah sange.

Bangke. Gue nggak setuju sama hal itu. Hm... tapi terkadang hal itu bener juga, sih. Yah, gue malah plin-plan. Oke, serius. Harus gue akui, kalau gue pernah bilang kangen ke pacar sewaktu SMA, tapi gue punya maksud terselubung di dalam kata “kangen” itu. Kangen, sih, kangen... padahal mah ya sebenarnya juga agak nafsu gitu.

Nafsu di sini tidak seperti yang kalian kira, kok. Nggak. Gue nggak sebiadab itu. Gue cuma pengin dipeluk pacar dari belakang aja gitu. Biar buah surganya menyentuh punggung gue dan terasa lembek dan lembut. Ehehe. Terus kalo sepi dikit kan bisa ciuman. Ehehehe, eh astagfirullah.

Oke-oke fokus. Jadi, kangen itu memang rasa sange yang lebih diperhalus aja.

Ya, seperti sekarang ini. Gue lagi kangen. Tapi sumpah deh, kali ini gue beneran kangen. Nggak sange yang diperhalus itu. Sayangnya rasa kangen ini bukan buat pacar. Gue kangen sama Kangen Band.

Kangen apa sange, Yog?

KANGEN WOY KANGEN!

Gue nggak mungkin juga sange sama mereka. Mereka cowok semua anjir! Gue masih normal ya, Allah.

Nggak tau kenapa gue mendadak kangen sama sebuah band yang sering banget dihina-hina sama netizen ini. Band yang paling terkenal karena sangat kampungan, terus lagunya begitu cengeng, dan pokoknya dicap alay banget deh. Buat yang belum tahu, grup musik ini beranggotakan Dodhy, Andika, Tama, Lim, Nory, dan Barry. Band ini dibentuk pada tahun 2005 di Lampung.

Gue nggak ngerti kenapa banyak yang menganggap Kangen Band ini sampah dan hina. Gue merasa mereka nggak seburuk itu. Terlepas dari gayanya yang norak itu, musik mereka cukup bagus dan juga terdengar nyaman di telinga. Coba aja deh dengerin lagu-lagunya tanpa mengingat wajah mereka. Palingan kalian juga bakal bilang, “Wah, lagu bangsat nih!”

Duh, kok gue salah ngetik gitu? Maaf, ralat-ralat. Kalian akan berkata, “Wah, lagu gue banget nih! Mantap jiwa.”

Meskipun lagu mereka cengeng, tapi mereka bisa terbilang sukses. Apalagi kisah mereka sempat dijadikan film yang judulnya: “Aku Memang Kampungan”. Film yang menceritakan masa susah mereka sebelum nge-band itu pun cukup menginspirasi. Di mana Andika dulunya ialah seorang tukang cendol dan Dodhy tukang tambal ban, kalo beberapa mantanku tukang selingkuh. Berengsek emang!

Soal judul film “Aku Memang Kampungan” itu, sepertinya mereka cukup sadar diri kalau diri mereka memang seperti itu. Tanpa dikatain norak, kampungan, alay, atau sejenisnya, mereka memang sudah begitu. Mungkin itu memang gaya yang mereka pilih. Jangan merasa gaya atau selera musik kalian yang paling keren deh! Kangen Band juga punya hak untuk bergaya apa saja. Hidup Kangen Band! Kangen Band keren!

Anehnya, para masyarakat ini merasa dirinya yang paling hebat. Dengan bebasnya mereka rajin menghujat. Bukannya malah bertobat. Ah, mungkin memang sudah tabiat. Dasar bangsat!

Biarpun diperlakukan seperti itu, Kangen Band ini pun tetap sukses dan punya banyak penggemar.

Namun, yang namanya keadaan sukses itu nggak bisa berjalan seterusnya. Pasti ada aja yang namanya halangan. Kalau mau sukses, ya harus mempertahankannya dengan membuat karya-karya yang lain. Kalau mau sukses, mereka nggak bisa diem aja.

Celakanya lagi, sudah dicap buruk seperti itu Kangen Band malah berulah. Beberapa personilnya sempat terkena kasus narkoba. Terlebih lagi Andika—vokalisnya—yang suka main perempuan. Tercatat dia ini sudah menikah hingga 4 kali. Lalu, pernikahan yang terakhirnya itu membuat dirinya semakin kacau, yaitu masuk berita karena dianggap menculik anak orang. Woalah. Ada-ada aja.

Sumber: Andika Kangen Band

Andika ini ternyata seorang playboy sejati. Dia bisa-bisanya mengalahkan zodiak Gemini yang dilabeli “bangsat” dan “bajingan” itu. Hm... atau mungkin zodiak Andika ini memang Gemini?

Sayangnya, bukan. Zodiak Andika ini adalah Leo. Bentar, ini ngapa jadi zodiak? Oke, skip.

Lalu, karena hal-hal buruk itulah akhirnya Kangen Band bubar.


***

Sejak itu, gue nggak pernah mengikuti beritanya lagi. Yang gue denger-denger, sih, mereka sempat reunian kemudian berganti nama menjadi Kangen Lagi. Namun, kebersamaan itu tidak berlangsung lama. Mereka mungkin merasa adanya ketidakcocokan di project yang baru itu. Ya, ibarat balikan sama mantan gitulah. Rasanya udah gak sama lagi seperti dulu. Hambar. Anyep. Kecut.

Ngomong-ngomong soal Kangen Band. Gue, sih, nggak suka-suka amat sama band itu. Cuma ada satu lagu yang dulu sewaktu SMP sering gue dengerin. Waktu itu, gue paling suka sama lagu yang berjudul “Tentang Aku, Kau, dan Dia”.



Alasannya karena lagu ini dibuka oleh dentingan keyboard. Btw, keyboard yang alat musik sejenis piano itu, ya. Bukan keyboard komputer atau laptop. Ya, barangkali aja emang ada yang belum tau kalau Kangen Band gak senorak itu memainkan alat musik. Yakali nge-band pakai keyboard komputer bukan pakai keyboard yang alat musik. Kangen Band bukan Laurentius Rando yang salah beli itu. Ehhh.

Mari kembali fokus ke lagu “Tentang Aku, Kau, dan Dia”.

Dari awalnya aja, itu lagu udah bikin gue suka. Entah kenapa, musik yang dimulai dengan suara keyboard atau piano itu bagus. Apalagi ditambah liriknya yang cukup manis:

Selayaknya engkau tahu
Betapa, aku mencintaimu
Kau, tenangkanku dari mimpi burukku
Selayaknya kau mengerti
Betapa, engkau kukagumi
Kau telah tinggal dalam palung hati


Gara-gara lirik itu, gue jadi teringat akan sebuah kisah di zaman gue masih remaja labil. Sewaktu kelas tiga SMP, gue sempet deket sama cewek yang namanya Rani. Gak usah munafiklah, gue suka sama dia karena fisik. Pokoknya gue senang ketika melihat wajahnya itu. Rani ini cantik, kulitnya putih mulus, apalagi rambut panjang ikalnya yang bikin dia berbeda. Di mana cewek-cewek yang menjadi pujaan para cowok di kala itu pasti yang berambut lurus. Namun, tidak dengan gue. Selera gue emang aneh. Yoi, Yoga anaknya berani beda. Mungkin juga gue suka banget sama rambutnya karena sejenis sama rambut gue yang juga ikal ini. Entahlah. Lagian, cewek berambut ikal juga indah, kok. apalagi cewek berjem....

Berjemur di pantai pakai bikini doang.

Apa, sih, ini gue ngaco abis dari tadi?

Seperti di lagu itu, gue memang diam-diam mengaguminya. Rani sebenarnya adalah temen baik gue. Nggak tau kenapa kami berdua bisa dekat. Gue bener-bener lupa mulanya kami bisa akrab. Yang jelas, gue awalnya biasa aja. Kemudian tanpa disadari tumbuhlah perasaan merah muda itu. Namun, yang namanya cewek cantik pasti seleranya tinggi. Mustahil dia bakalan suka sama gue. Apalah gue ini zaman SMP? Cerdas kagak. Ganteng kagak. Anak basket bukan. Anak futsal juga bukan. Gue cuma anak silat yang setiap kali disuruh ngiterin lapangan terus ngeluh. Padahal baru dua kali muter, tapi udah kecapekan. Cemen banget ya gue.


Betapa hancur hatiku
Melihat engkau bersamanya
Namun ku mencoba, tegar menghadapinya
Jangan kau menangis lagi
Tak sanggup aku melihatnya
Sekarang kau pilih diriku atau dirinya


Hal yang nggak gue sadari adalah, ternyata dia juga deket sama cowok lain. Kampretnya lagi, cowok itu adalah temen sebangku gue, Agus. Arggghhhh, asu tenan!

Gue masih ingat ketika Rani curhat sama gue tentang Agus. Setelah pulang dari sebuah warnet habis mengerjakan tugas bersama Rani, Rani mengajak gue membeli minuman Pop Ice (ini kagak dibayar, kok) kemudian duduk-duduk di taman. Di taman, Rani mulai menceritakan semuanya. Rani sudah suka sama Agus sejak kelas 8. Dia bahkan sampai menangis karena Agus nggak pernah peka sama kode-kode darinya. Dan juga gimana dia sebenernya deketin gue cuma karena mau tau segala info tentang Agus.

Asli, dia ternyata kejam banget. Remuk sudah hati gue.


Kautuliskan cerita, tentang engkau dan dia
Membuat hatiku semakin terluka
Sudah usai sudah, cerita engkau dan aku
Kuanggap sebagai bingkisan kalbu


Beberapa hari setelah momen Rani curhat sama gue, mereka berdua pun jadian. Padahal, itu gue yang bantu comblangin, tapi tetep aja gue langsung merasa hancur. Di saat seperti itulah lagu Kangen Band “Tentang Aku, Kau, dan Dia” ini menemani masa-masa gue galau. Hampir setiap hari gue mendengarkan lagu tersebut. Lagunya cocok banget deh. Sampai akhirnya gue mulai berhasil mengikhlaskan Rani bersama Agus.

Jadi, lagu Kangen Band yang ini tuh dulu lumayan berarti dalam hidup gue. Hehe. Kayaknya segitu aja deh bahas tentang Kangen Band-nya. Udah kepanjangan nih.

Oiya, gue mau nanya deh. Apa orang yang dengerin Kangen Band itu udah pasti punya selera yang jelek? Belum tentu (ngapa jawab sendiri dah lu?!)

Oke, gue mau nanya lagi.

Terus orang yang dengerin musik jaz, metal, hardcore, atau screamo gitu merasa lebih baik dari Kangen Band? Belum tentu juga (bodo amat, Yog!)

Mungkin aja memang kuping para pendengar Kangen Band itu sukanya lagu yang cinta-cintaan dan mendayu-dayu begitu. Mereka nggak suka musik elit atau musik yang teriak keras-keras (yang vokalisnya scream atau growl).

Mungkin mereka takut gendang telinganya pecah kalo sudah terbiasa dengerin musik melayu kemudian berubah menjadi musik elegan (jaz) atau musik keras (metal). Bisa aja, kan?

Ah, semuanya kembali ke selera masing-masing, sih.

Ya, kayak orang ada yang merasa enak makan durian, ada yang malah merasa enek. Atau ada yang suka jengkol, ada pula yang membencinya. Ada blogger yang sukanya menulis curhatan, ada juga yang suka me-review, ada yang bahasnya kulineran atau jalan-jalan, ada pula yang bikin tutorial.

Bebas!

Begitulah yang namanya selera.

Dan seperti itulah selera para fans Kangen Band yang memang suka banget musik metal (dibaca: melayu total). Tolong hargai mereka dan jangan pernah memperdebatkan selera.

Di musik tidak ada nomor satu, di seni tidak ada nomor satu, karena setiap orang mendeskripsikannya berbeda. Jadi jangan sombong!



***

PS: Btw, ini adalah proyek terbaru dari WIRDY. Gue lupa siapa yang awalnya mengusulkan ide goblok ini (jangan-jangan malah gue). Di mana kami semua diharuskan membahas satu band yang sama kemudian dituliskan dengan ciri khas dan sudut pandang masing-masing. Dan band yang harus kami bahas ini adalah Kangen Band.

Oiya, WIRDY tanggal 25 November 2016 merayakan anniversary loh. Nggak nyangka kami udah satu tahunan gini. Perasaan kemarin namanya WIDY terus sekarang udah nambah personil baru aja dan menjadi WIRDY. Ya, walaupun Robby waktu itu belum sempat masuk, gue akan tetap menganggap dia menjadi bagian dari kami sejak dulu dan perlu merayakan satu tahunan ini.

Sumpah nggak nyangka banget kalo udah setahunan. Kayaknya kemarin baru aja gue kepikiran buat proyek menulis, terus baru berjalan sebentar malah vakum lama. Eh, sekarang ini udah setahun aja. Ya, maka dari itu nggak terasa karena kelamaan vakum woy! Emang bego nih si Yoga. Wahaha.

Gue baru engeh kalo WIRDY terbentuk pada tanggal 25 November 2016 yang bertepatan sama Hari Guru Nasional. Ah, semoga saja kami ini bisa seperti para guru yang mencerdaskan kehidupan bangsa. Aamiin.

Mencerdaskan dari mana, sih? Ini mah merusak anak bangsa! Muahaha.

Kalian bisa baca tulisan Wulan: Kangen Band yang Bikin Kangen 
Darma: Ini anak udah nggak mikirin proyek lagi, udah fokus cari jodoh dan berencana mau menikah di Turki tahun 2017.


Sekian dan terima kasih.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

70 comments

  1. Setuju!
    Di seni engak ada yang nomor satu..
    Enggak ada panutan yg bilang kalo satu jenis musik ini lebih baik dari yang lain...
    Semua tergantung kegemaran dan selera masinng-masing orang..
    kalo dari segi lagu2nya, Kangen Band boleh juga kok...
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, pokoknya selera itu beda-beda. Jangan merasa paling keren deh. :D

      Delete
  2. PUNYAKU UDAH AKU PUBLISH, YOG. TOLONG DIEDIT YAAAA. HOHOHOHOHOHO.

    Bajingak banget. Aku ngakak pas di paragaraf awal-awal. Gitu amat ya kalau nulisnya di malem hari? Sambil fingering-in anak gadis siapa, Yog? Bahahahahaha. Btw di kalimat sangat kangen itu ada kata sange lho. Jadi... ya..... gitu.

    Ternyata Yoga pernah ngerasa relate sama lagu Kangen Band yang itu ya. Sama kayak Robby. Kasihan. Ternyata Gemini juga bisa disakitin lawan jenis.

    Yang masalah selera, aku setuju banget. Apalagi kalau dikaitin sama selera nulis post di blog. Yang nulis curhatan belum tentu bla bla bla dibanding yang nulis tutorial atau review. Ya perbedaan itu diperlukan banget sih. Perbedaan itu indah~ Apalagi kalau beda kelamin. Hahaha. Ah apa sih, Chaaaaa. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah aku edit, Cha. :)

      Iya, udah kena virus malam ini. Hmm. SAngat KaNGEn. Bisa juga, Cha. Muahaha. Semua zodiak pasti pernah patah hati, kok.

      Sayangnya masih ada yang memilih kelamin sejenis. Miris. :(

      Delete
  3. Kamprettt kangen dalam arti kata halus, buah suga, lembek, lembut hahahaha
    Yog gagal sudah pencitraanmu
    Oini jadinya posting tema barengan grup wirdy kah, perasaan tadi mlintas ke tempat wulan sama icha lagi bahas ini juga
    Btw sekarang wajanya si andika kenapa uda nda ada kerikil2 tajam ya, mungkin dah perawatan dia sejak nelorin management artezz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gagal sudah, Mbak. Susah emang jadi baik. :(
      Wqwqwq. Iya, ini proyek iseng kami. Mencoba berbeda dan mengangkat band yang sering diremehin. :D
      Mungkin, Mbak. Punya duit mah bebas!

      Delete
  4. Ha ha ha ha sedaaaaap kata pembukanya. Ciri khas akang Yoga Akbar nih.

    Oh pantes aja ceesku Robby juga ngebahas Kangen Band. Ternyata lagi ada proyek bareng.

    Saya idem sama Robby, sempet suka lagu Pujaan Hati. Alunannya khas. Oiya, menurut saya pribadi, lagu Doy, dari segi musikalitas sebenernya mewah banget (kesampingkan lirik). Ada unsur alternative rock barat-nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat ulang tahun WIRDY! Buat Robby, awas hati2 ceesku, jangan sampai kamu tercemar sama si Yoga dan Icha. Jauhi mereka! Ha ha ha.

      Delete
    2. Wahaha. Iya, ada proyek barengan. Nah, rada-rada nge-rock gitu, kan. Kangen Band emang keren! Robby mah dari sananya udah rusak, kok. Okeee. Makasih Akang Agia Ceesku~

      Delete
  5. Kangen band? Hellooo....


    Dangdut pantura dongg, asekkkk....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang yang sama ngebandingin Kangen Band dan dangdut pantura.

      Delete
  6. Emang gak bisa dipungkiri, Kangen Band adalah idola di masanya. Cuma kemudian muncul segelintir orang yang merasa 'keren' dan merasa bebas untuk mencaci.

    Gua udah jarang ke sini, gara2 kemaren sempet sibuk sama beberapa urusan, eh pas balik lagi kirain udah gak bajingak tulisannya. Eh, masih. Hahaha.. :v

    Mantap deh WIRDY.. lanjut terus proyek2nya.. kalo bisa yg lebih liar lagi ide2nya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tata: Begitulah mereka. Menghakimi seolah-olah diri mereka itu Tuhan. Lagi kambuh, Ta. Kemarin-kemarin sempet sembuh, kok. Nggak mudah ya mengubah gaya tulisan. Sedang diusahakan nih. :))

      Delete
  7. Btw, Kangen Band juga pernah rilis lagu yang liriknya jorok. "Malem ini dingin banget. Kupengen yang anget-anget. Mama-papamu suruh pergi cepet-cepet."

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHAHAHAHA. Iya, saya juga pernah denger yang lagu itu. Hahahaha.

      Delete
    2. Haris: Hanjir. Gue nggak tau kalo ada lagu begituan.
      Uda: Gokil ya kalian berdua.

      Delete
  8. Gue salut sih cara mereka meraih kepopulerannya. Terlepas dari kasus-kasus personilnya. Mereka besar memang karena selera pasar cocok dengan lagu-lagu mereka. Gue inget banget, 2005 itu hampir semua MP3 bajakan pasti ada nyelip lagu-lagu kangen band. Dan kemudian jadi viral.

    Favorit gue? Juminbten kuliah di washington. Walau liriknya kagak nyambung2 banget. Ya lo coba bayangin aja jarak Washinton sama Las Vegas berapa jauh. Masa tiap malem maennya ke Las Vegas. Punya pintu kemana saja? *lah dibahas*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beginilah ketika Doy Kangen angkat bicara.

      Delete
    2. Iya, Uda. Bener banget tuh! Pas gue masih SMP itu lagu Kangen Band banyak yang dengerin, kan. :))

      Wakakakak. Anjaaass Uda. Gue malah baru search tentang itu lagu. :D

      Delete
    3. gilak uda -_- kerasukan kangen band.

      Delete
  9. Baru selesai baca punya Wulan, langsung capcus kesini. Aku juga heran kenapa banyak yang benci sama band yang satu ini, padahal dulu mereka juga pernah nyetel lagu kangen band, kadang ada orang yang cuma ikut-ikutan gak suka karena ya gitu... hate spread faster than love. Untungnya aku disudut netral wkwkwk. Selalu ada lagu yang relate dengan kehidupan seseorang, huwaw~

    Perihal selera, aku setuju! Setiap orang punya selera yang beda-beda, jadi tiap orang harusnya bisa menghargai selera orang lain bukannya menjudge. Huh.

    Btw, Selamat Ulang tahun buat Wirdy. \:D/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tau tuh. Takut dicap alay kali, ya? Parah emang. Setiap lagu pasti ada yang relate, Nov. Pasti! :D

      Huh. Sudah melekat itu para manusia menghakimi manusia lainnya. :)

      Makasih, yaaa. :D

      Delete
  10. aku sih ga benci ama kangen band nya Yog ;p.. tapi sebel ama ama si andhikanya itu hihihihi.. mungkin krn playboynya kali yaaa... ga bisa terima aja itu muka ngepas bisa playboy, ga tau diri banget hahahaha ;p.. dan poninya, ampuuuun, lgs speechless ;p tapi lagu2nya sendiri biasalah... aku ga penikmatnya juga, krn lagu fav ku yg rock, bukan "METAL" kayak mereka ;p... tapi hrs diakuin lagu2 kangen band walo begitu, bisa bikin senyum kalo dgr ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau karakternya sih emang ngeselin. Muahaha. Mungkin karena banyak duit, Mbak. Kan playboy gak harus dari tampang aja. :))

      Poni yang menggemparkan dunia. Pada masanya itu lagu bagus, kok. :D

      Delete
  11. Ternyata ada Lim di Kangen Band. Itu Lim siapa ya? Lim Swie King atau Tommy Lim (lupa M-nya ada berapa)? Atau, Lim... bad. Halah!

    Mentang-mentang kangen disangkutinnya ke sana. :( Kusedih. Kirain cuma Gemini aja yang playboy. Leo juga. Cancer katanya setia, tau.

    Tadi abis nyari di search chat, membuktikan bahwa keyword Kangen Band dikirim oleh Robby Haryanto. Wehehe, ide gobloknya diterima. Wahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tommy Lim kalo gak salah M-nya ada tiga deh. Ah, bodo amat. Gak kenal juga gue sama dia. Muahaha. Cancer setia dari mana? Dia mah tukang tikung. Lihat aja jalannya miring gitu.

      Delete
  12. Selamat ulang tahun wirdy!
    Anyway,wirdy ini apaan sih??oke Mungkin aKu kampungan.

    Lagu kangenbad hampir semua aku suka ih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu bisa ngecek di halaman Proyek WIRDY, Mbak.

      Mantap soul memang Mbak Mia satu ini. :D

      Delete
  13. kalimat pertama lu bener banget yog :D

    ReplyDelete
  14. Klo kangen = sange
    FIX Lo sekarang lagi sange sama andika. Normal lo? Bukti sudah jelas, lo memajang fotonya di blog ini. HAHAHA *PIS BROOOOO. :D

    ReplyDelete
  15. andika kangen band. = andika sange. yoii...hahahahahaha

    ReplyDelete
  16. Pas baca judulnya, gue langsung mikir, "ni orang pasti fans kangen band"

    Tapi pas baca gak kok. Mala mikir, "ini fans sejati!"

    Tapi, lagu kangen band yg pertama kali gue denger tuh bukan ini, apa lah lupa judulnya, pas kakak gue sering bawain lagu kangen kalo pentas seni di SMA..

    dan entah kenapa, dulu gue menganggap band ini keren bgt -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, kamu juga fans sejatinya. Hayo, ngaku! Apaan? Coba sok-sok melupakan band kesayanganmu ini. Tuh, kan. Menganggap keren! Dian memang fans Kangen Band selamanya!

      Delete
  17. HAHAHAHAHA PARAH ANJIR. AWALNYA AJA UDAH MESUM BIKIN SANGE SANGE GITU.
    Apanya yg mencerdaskan anak bangsa sik:(

    Lagu ini sebenernya sedih banget ya kalo didenger baik baik.
    Jdi gimana rasanya gebetan sendiri malah suka sm temen sendiri yog? Wkakakkaa

    Btw, nanya aja nih ya. Itu yg lembek lembek terasa di punggung kalo dipeluk dr belakang itu apa ya?
    Tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu memberikan pengetahuan kepada cewek-cewek agar tidak dibohongi cowok, Lan. Supaya mereka cerdas. Bisa membedakan mana kangen, mana sange. :)

      Sudahlah tak perlu lagi kau tanyakan hal itu. Aku sakit hati jika mengingatnya. :')

      Itu kan udah ditulis, Lan. Buah surga.

      Delete
  18. sepakat. terlepas dari kampungan atau norak, lagu kangen band iki enak-enak tho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah sepakat dengan pendapat saya, Mbak. :)

      Delete
  19. JANGAN BONGKAR RAHASIA COWOK KALO KANGEN = SANGE BANGKAI...

    gue masih gak nyangka ternyata lo ada kisah yang relate sama lagu kangen band. :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf, Yog. Sudah terlalu lama kita menyembunyikan kebenaran ini. Mungkin udah saatnya kita para cowok ini harus jujur.

      Setidaknya begitulah kenyataan itu. :(

      Delete
  20. Idih kangen band! Wali dong... :(

    Makasih yog. Postingan ini membuka mataku akan dirimu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wali Songo? Apa Waliwalidaya warhamhuma kama rabbayani sogiro?

      Semoga kamu tidak menyesal telah mengenal diriku. :(

      Delete
  21. YAK, TERKUAK SUDAH RAHASIA PARA LELAKI BAHWA KANGEN = SANGE. Gue jadi nggak bisa ngomong Kangen lagi deh sama dia karena dia sudah tahu bahwa kangen = sange :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muahaha. Rasakanlah itu wahai laki-laki nakal!

      Delete
  22. "Biar buah surganya menyentuh punggung gue dan terasa lembek dan lembut. Ehehe. Terus kalo sepi dikit kan bisa ciuman. Ehehehe"

    pengakuan yang jujur sekali.... ... ... ...

    Semua orang yang hidup dalam masa terkenalnya kangen band, pasti memiliki satu dua kenangan bersama lagu-lagunya. Rasa malu lah yang membuat mereka tak mau mengakuinya. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakaka. Dosa masa lalu. :(

      Iya, kebanyakan pada gengsi untuk mengakuinya. :))

      Delete
  23. Maap ya.... Maaaaaaap banget....
    Kok gue rada eneg ya liat foto-foto itu...

    ReplyDelete
  24. yog itu si darma beneran mau nikah di turki ? *oke maap salah fokus*

    “Aku Memang Kampungan?
    Ada ya film ini? gue bener bener tau pas baca blog ini hahaha.

    Terus juga istrinya andika cantik cantik ya yog, ayo yog kamu jangan mau kalah!
    wkwkwkw

    Hmm... sabar ya.. ceritamu memilukan.
    Kadang ada juga lho cerita nyomblangin, eh malah disukain. Ya andai dulu rani begitu.
    Malah sukanya sama kamu.

    Tapi yasudah lah ya udah lewat :D


    YOG GUE BARU TAU KALAU COWOK BILANG KANGEN ITU LAGI SANGE.
    mampus




    Apakabar cowo gue yang LDR sering bilang kangen.
    Jangan jangan.


    Ah.
    masa sih.
    wkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha. Itu bercanda aja, Ida. Kamu kayak gak tau aku. Ada waktu aku SMP atau kapan gitu. Wakakak. Songong! Kalah dari apaan coba?

      Iya, udah lewat. :))

      Hayoloh, Ida. Hayoloh~

      Delete
  25. Berarti mas gue kangen gue karena dia sange dong ;(( kok kampret sih mas gue . .

    Ada yg gue suka kok dari kangen band, tapi gur emamg gak suka orang2 mya soh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha. Nggak tau juga, Lia. Itu kan beberapa. Nggak semua. :p Iya, kan tanpa melihat orangnya. Kita nikmati musiknya. :))

      Delete
  26. huahaha...
    saya lebih tertalik dengan kisah "kangen diperhalus" daripada kangen band
    >.<

    salam kenal kak yoga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muahaha. Duh, kenapa malah fokus ke bagian itu? XD

      Salam kenal juga, ya. :)

      Delete
  27. Amit2 paragraf pembukanya dek. (Ambil stip ex dulu)
    Gini nih, kalau mampir ke blognya anakmuda.
    Dijamin ya, paragraf2 awal pasti banyak yang demen bahas daripada kangen band nya, ckckc..gitu ya kalau kalian kangen."kalian"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maafkan saya, Mbak. Itu pasti efek kangen. Ehh. :(

      (((KALIAN)))

      Delete
  28. Hahaha kocak perspektive nya. Baru tau ternyata Kangen band mw kumpul lagi. Terlepas dari banyaknya hujatan, paling tidak mereka punya karya dan pastinya lebih sukses dari yang menghujat. Fun artikel!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, cuma kayaknya gagal bergabung lagi deh. Iya, tentu mereka lebih sukses daripada yang menghina. :)

      Makasih. :D

      Delete
  29. Apa cuma gue di blog ini baca lirik lagu kangen band sambil nyanyi dalam hati?????

    ReplyDelete
  30. Yoga si hentai dasar!

    Eh, gua kok ga tau lagu ini ya? Yang gua tau malah yang "kamu di mana? Dengan siapa? Semalam berbuat apa?" Berarti ku kurang apdet sama kangen band :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu judulnya Yolanda. Hm... apdet dong! :))

      Delete
  31. ini yang mencetuskan ide buat bahas kangen band sapa deh? keren bisa bikin generasi 90-an nostalgia. wkwkwk. sesuka-sukanya sama band luar, dulu semua anak seumuran kita sempat suka kangen band juga. yah nggak semua lagu, cuma satu dua aja :')

    btw, nice quote!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide buat bahas sebuah band dari gue. Ide Kangen Band dari Robby. Ya, begitulah. :))

      Woahaha. Keren ya seniman itu.

      Delete
  32. YHAAAAAAAAAA.
    UDAH BACA VERSI ICHA. LEBIH MENARIK PUNYA ICHA YAAAAAAA.
    HAHHAHAHAHA.

    Tetep konsisten. gue nggak suka sama sekali band ini. entah kenapa. pertama kali keluar juga gue nggak mau tau dan nggak tau. hm. kalo skrg mungkin versi candunya awkarin kali ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tulisan, kan, juga soal selera. Icha memang jago review musik, kok. :)

      Woah, bagus kalau konsisten dengan pendiriannya. :D

      Delete

Terima kasih sudah membaca. Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan.
Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.