Akibatnya

97 comments
“Sekarang, lu udah tau, kan, akibatnya?!” katanya, alis matanya hampir menyatu, matanya terus menatap gue. Sungguh tajam pandangannya. Dan gue merasa semakin takut. “JANGAN GANGGU ISTRI GUE LAGI! NGERTI LO?!”

Gue habis ditonjok tepat di wajah sekitar 4 atau 5 kali oleh seorang cowok bernama Agus yang usianya kira-kira 26 tahun. Dia melakukan itu karena menyangka gue telah menggoda Rani, istrinya. Padahal gue nggak menggodanya. Sumpah, deh. Gue sama Rani nggak ngapa-ngapain, kami berdua cuma khilaf tidur bareng tanpa busana.

Wajah gue benar-benar bonyok. Hidung gue bercucuran darah. Kegantengan gue hilang seketika. Dajjal bangkit dari dalam bumi. Imam Mahdi ikutan muncul.
Loh, mau kiamat dong?

Kemudian, Agus mendorong gue sampai terjatuh.

Ia menginjak-nginjak tubuh gue, mulutnya pun mengeluarkan kata-kata kotor, "Jamban! Ingus ijo! Berak laler!" dan kata-kata lainnya yang terdengar tidak begitu jelas.

“Sekarang, lu udah tau, kan, akibatnya?!” ujarnya, kali ini sambil menendang kepala gue yang sudah tergeletak lemas di tanah. 


***


Astagfirullah. Bagus cuma mimpi.

“Sekarang, lu udah tau, kan, akibatnya?!”

Di kepala gue saat ini, terdengar suara-suara aneh yang campur aduk. Saking anehnya, kalimat di dalam mimpi itu yang malah terdengar terus-menerus.

Gue mendadak takut. Kenapa begini, ya?

Jangan-jangan di dalam kepala gue ada orang lain yang bersembunyi?
Atau di kepala gue dipasangi sebuah chip rahasia gitu sama seseorang (ngaco abis).
Atau jangan-jangan gue lagi disantet?! (sumpah, ini ngaconya double abis).

Gue pun jadi kepikiran untuk menyelidiki hal apa saja yang telah mengganggu kepala gue hampir belakangan ini.

Ternyata gue baru sadar kalo keseringan tidur dengan pola yang kacau.

Sebelum membaca lebih lanjut, kalian pasti nggak begitu asing sama tulisan mengenai kurang tidur. Iya, gue sudah menulisnya terlebih dulu sewaktu gue sakit. Padahal seharusnya tulisan ini yang lebih dulu di-posting. Entah kenapa, malah jadi belakangan.

Tapi, ya udahlah. Siapa tau ada yang belum sempet baca. Karena ini sepertinya bakal lebih lengkap.

Semua berawal dari perayaan tahun baru (dibaca: perayaan sialan) itu. Menyebabkan gue nggak tidur sampai pagi. Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, sekitar pukul dua atau tiga dini hari gue pasti sudah tidur karena kekenyangan makan hasil bakar-bakar: ayam bakar, sosis bakar, dan abu bakar (ini bukannya nama orang?).  Astagfirullah. Sahabat Nabi dibercandain.

Namun, tidak di tahun baru sekarang. Gue kala itu mengadakan acara di rumah teman. Di mana banyak teman-teman yang menginap. Sehingga gue terpaksa juga ikut menginap. Yang jadi masalahnya, gue selalu sulit tidur ketika di tempat baru. Apalagi kalo banyak yang berisik. Apalagi kalo pada main PES. Apalagi kalo nggak ada yang bisa dikelonin. Emaap. Maksudnya guling.

Dari situ, mulailah jam tidur yang nggak keruan.

Padahal gue sudah bikin catatan di tahun baru ini, untuk memulai hidup yang lebih baik. Nggak ada lagi begadang-begadang kalau tidak ada artinya. Begadang hanya karena terpaksa, deadline tugas atau kerjaan saja.

Tapi ya, namanya juga kebiasaan. Pasti susah untuk dihilangkan.

Lalu, gue menyimpulkan akibat apa saja yang terjadi pada gue karena kurang tidur ini.


***

Satu. Pikiran jadi kacau.

Gue masih ingat betul waktu itu ada deadline tugas makalah yang kudu dikumpulkan untuk syarat mengikuti UTS/UAS (gue lupa tepatnya). Karena baru tidur sekitar 3 jam, gue pun terngantuk-ngantuk di kelas.

Saat mengerjakan soal, gue lebih banyak pasrahnya. Gue pasrahkan ke beberapa teman yang cerdas.
Tapi sayang, gue di kala itu kebagian tempat duduk di barisan depan karena datang sedikit terlambat. Di mana semua teman-teman yang biasanya datang telat, ketika UTS/UAS mendadak berangkat pagi sekali.

Hal itulah yang membuat gue duduk dekat sama dosen pengawasnya. Mampuslah sudah.

Gue pun berusaha mengerjakan soal-soal itu sendiri. Gue tidak bodoh-bodoh amat dalam hitungan. Gue bersyukur hari itu dosen juga memperbolehkan mahasiswanya untuk open book. Berbekal catatan, gue pun mulai mengerjakannya satu per satu. Ada gunanya juga gue sedikit rajin mencatat. Ehehe.

Saat semua soal hampir terjawab, Agus—teman sekelas yang ketika ujian kebetulan duduk di sebelah gue—bertanya, “Yog, ini angka 8 dapet dari mana, sih?”
“Itu, 2 dikali 4. Gitu aja nanya. Udah nyontek ribet deh lu!” jawab gue kesel karena sedang berkonsentrasi. Gue benar-benar fokus mengerjakan soal terakhir.

“Loh, kalo nggak salah ini, kan, rumusnya dipangkat tau, bukan dikali. Coba lu lihat lagi.”

Gue memerhatikan jawaban gue dengan saksama. Lah, iya. Aturan dipangkat, kok gue malah dikali, ya?

“Ehehe, sori-sori. Kurang tidur nih gue.”

Kacau. Angka yang seharusnya dipangkatkan, malah gue kalikan. Oke, kalo aja temen gue nyonteknya kurang teliti, mungkin nilai UAS gue dan dia hancur parah tuh. Buahahaha.

Terima kasih Agus, sudah nyontek jawaban gue. Um... maksudnya sudah ngoreksi jawaban gue.

Dua. Disangka nangis

Di suatu pagi, Rani minta ditemani gue ke kampus untuk bayar semesteran dan nantinya sekalian main sepulang bayar semesteran.

FYI, Agus dan Rani itu emang nama samaran. Udah kebiasaan menggunakan nama itu. Jadi nggak perlu protes atau bosen, ya! Haha.

Setelah urusan administrasi selesai, kami berdua masih duduk-duduk di area kampus sambil ngobrol-ngobrol dan berunding “Mau main ke mana habis ini?”.

Gue yang sedang asyik googling mencari tempat untuk hangout, kemudian dikagetkan dengan pertanyaan, “Yog, lu semalem abis nangis, ya?”

“Hah?” tanya gue kebingungan.
“Hahaha. Iya, lu habis nangis? Jangan bilang nangis karena cinta?” tanyanya lagi.
“Enggak, kok,” jawab gue. “Kenapa sih, Ran?”

Padahal gue emang abis nangis karena diputusin seorang cewek dengan alasan, “Kamu itu kurang besar buat aku.”

Besar gajinya maksudnya.

“Itu, mata lu bengkak banget,” ujar Rani. “Kantong mata lu tuh.” Jari Rani menunjuk ke arah mata gue.

“Ohehe. Yaelah, biasa itu mah. Gue habis begadang ngerjain tugas sambil nulis-nulis cerita gitu.”

Faaakkk. Dia dia menyangka gue beneran habis nangis.

Astagfirullah.

Yekali gue nangis. Emang gue cowok macam apa? Masa iya cowok keren gini nangis? Apalagi nangisin cewek. Hahaha. Ya nggak mungkinlah. Gue tuh udah nggak pernah nangisin cewek lagi. Gue lebih dari itu. Gue meraung-raung sejadi-jadinya dan berniat bunuh diri. Oke, itu masa lalu kelam zaman SMK.

“Jangan begadang mulu. Udah tambah kurus, kantong mata bengkak pula. Sayangi diri lu sendiri dong, Yog.”
Seperti kamu menyayangi aku, Ran?

Tiga. Salah masuk kelas.

Di tengah-tengah perkuliahan jam terakhir: mata kuliah Perbankan, gue ngantuk parah. Gue mengajak Saddam—teman sekelas—untuk ngopi. Tapi, ia tidak merespons ajakan gue. Tak lama kemudian, dia gantian ngajak gue untuk salat Asar.

Tumben amat nih anak.

Oiya, tapi wudu juga bikin seger.

Gue dan Saddam pun izin salat Asar kepada dosen. Begitu kelar salat, gue terburu-buru dan pengin segera ke kelas karena takut ketinggalan pelajaran (oke ini pencitraan).

Begitu masuk kelas dan masih berdiri di dekat pintu, gue tiba-tiba berdiri mematung. Dosen Perbankan yang seharusnya berkepala botak, tiba-tiba berubah menjadi rambut cepak dan beruban.
Dosen gue kok beda?

Setelah melihat ke arah teman-teman, wajah teman gue juga pada berubah. Ngapa jadi pada tua gini?

Karena sedikit lemot akibat kurang tidur, gue masih berpikir. Kenapa mereka bisa berubah gini, ya? Apa gue berhalusinasi?

Akhirnya gue tersadar....

Ternyata. Gue. Salah. Masuk. Kelas.

Ini yang gue masukin kelas 304. Kelas gue itu 403. Masih naik satu lantai lagi. Entah kenapa gue bisa salah. Apa karena angkanya yang hampir mirip? Oh, tidak. Bodoh sekali gue. Dan pantes aja muka mereka banyak yang tua-tua. Ini kelas untuk mahasiswa S2.

Kuampppreettt. Bhangkheee.

Lulus S1 aja belum, gue udah sok mau belajar S2. Dewa sekali rasanya.

Gue pun segera meninggalkan kelas itu. Minta maaf karena salah masuk dan berusaha memasang wajah polos-polos menggemaskan.

Suara tawa mereka terdengar jelas. Gue malu abis.

Sesampainya di kelas 403, gue protes ke Saddam, “Lu kenapa nggak bilang kalo masih di lantai 3?”
Dia pun hanya ketawa-ketawa bahagia melihat kebodohan gue itu.


Keempat. Sakit.

Iya, sudah pernah gue ceritakan di tulisan itu.


Lima. Mati muda.

Gue pernah baca twit dari akun Wowfakta, entah ini beneran fakta apa hoax, tapi simaklah twit berikut ini.

Bahaya kurang tidur

Gue boro-boro tidur 6 jam, bisa tidur selama 4 jam aja rasanya udah bahagia banget.

Dan gue nggak mau mati muda cuma gara-gara kurang tidur. Gue belum kawin, Mak.

Enam. Rajin, terampil, dan gembira.

Eh, ini mah bukan akibat kurang tidur. Ini Dasadarma pramuka.

***

Akibatnya banyak banget, ya. Kurang tidur emang nggak ada baik-baiknya. Well, yang merasa pola tidurnya kacau dan sering kurang tidur, yuk mulai perbaiki. Capek tau bangun siang mulu. Rezekinya nanti dipatok ayam. Eh, tapi kalo dipatok ayam mah gampang, tinggal makan aja ayamnya. Rezekinya bisa balik lagi deh.

Hahaha. Gak lucu, Yog! Garing! Kayak ayam krispi di Kaepci.

Tidur dengan pola teratur itu menyenangkan. Dan gue pernah baca sebuah artikel yang mengatakan kalau tidur malam atau siang yang cukup dapat membuat seseorang jadi lebih kreatif. Selain membuat memori ingatan lebih kuat, otak memiliki banyak kesempatan untuk menggambarkan lebih banyak kreativitas. So, sebagai blogger gue pengin tidur yang cukup untuk memacu kreativitas. Hehehe.

Ini artikel yang gue maksud: Manfaat Tidur Teratur


PS: Maaf kalo penutupnya nggak keren. Ini sebenernya memang tulisan yang sama dengan cerita saat gue sakit, tapi jadinya terlalu panjang. Alhasil, gue membuatnya menjadi dua tulisan. Diketik tanggal 8 Februari 2016 dan diedit sehari sebelum tulisan ini terpublikasi.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

97 comments

  1. Mungkin lo terlalu mengeksploitasi nama Agus, sampe2 kebawa mimpi dan si Agus nonjok muka lo di mimpi itu. mmm

    Yawloh, ternyata lo pernah ada rencana bunuh diri gara2 cinta ?? Buahahahahahahaha... kok sama -_-

    Yang salah masuk kelas itu kayaknya bukan karna kurang tidur yog, tapi kurang Aqua deh !!

    Tidur yog, malem2 gini malah ngepost !! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin, ya. Terus gimana ding nih?
      Rencana terbodoh. :(

      Itu dijadwalin, kok. :p

      Delete
  2. wanjir, sahabat nabi lu maenin yog -_-

    kebalik ya, kalau gue di tempat rame paling cepet bisa tidur, tapi kalau di kasur sendiri, entah siluman apa yang bikin mata gue susah merem.

    untung lu cuma salah masuk kelas, coba kalau salah masuk toilet cewe.. khusus dosen lagi :v

    emang ngeri sih kalau ngomongin akibat kurang tidur, ya tapi mau gimana lagi kali ya kalau susah tidur terus dipaksa buat tidur, kadang yang dipaksa enak, kadang juga engga. entah nyambung atau engga ini, gue butuh tidur -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok bisa? Bukannya gaduh?

      Waduhhhh, bisa enak itu. Eh, bisa di-DO. :(

      Delete
  3. Ternyata mimpi, kirain beneran hahaha. Setdah, serem juga mimpinya sampe di injek-injek sama Agus, udah gitu disusul sama kebangkitan Dajjal dari dalam bumi. wkwk

    Resiko kurang tidur emang gitu ya; pikiran jadi kacau, mau ngerjain sesuatu jadi gak fokus, udah gitu dibilang sering nangis tiap malem gara-gara mata bengkak. Itu sampe salah masuk kelas, hahahah pernah ngalamin juga sih, diketawain satu kelas sama senior, cukup memalukan :'v

    Tapi aku juga pernah baca kalo orang yang sering begadang itu biasanya adalah orang-orang ber-IQ tinggi dan kreatif karna waktu malamnya di pake buat berpikir (?) '_'

    Tapi kurang tidur memang gak baik untuk kesehatan. Semoga waktu untuk tidurnya bisa lebih banyak dan teratur ya, Yog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan sampe deh gue diinjek-injek gitu. Gegara tidurin istri orang pula. Mending tidurin anak Pak RT. Tapi sama aja, nanti diinjek-injek Pak RT. :(

      Bingung nih jadinya. Sebenernya yang bagus tidur malem apa melek malem? Terus IQ gue tinggi gitu gegara sering melek malem? :|

      Semoga. :D

      Delete
  4. Buseeet parah amat efek kurang tidurnya ~>__<~
    Sampe disangka nangis plus salah masuk kelas

    Udahlah yog istirahat yang cukup kalo kata bang OMA mah "begadang jangan begadang, kalo tiada pacarnya, begadang boleh saja asalkan ada pacarnya*

    *ngibriiit ke syuriah*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus kalo gue mau begadang kudu punya pacar, Vir? Gue mau jomlo aja. :(
      Nanti aja begadangnya pas malam pertama ama istri. Muahaha.

      Delete
  5. Gue juga sering ngerasa kek gini, pas baca nomer 5 agak shock..
    Anjrittt.. mati mudaa :D

    ReplyDelete
  6. sahabat nabi lo candain juga yog....
    wkwkwkw.. aprah emang -_-

    itu yang nomor 5 pernah baca,
    tapi gue tetep aja betah lama-lama begadang yog.... entah kenapa
    parah emang :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi itu huruf kecil, kok. Berarti bukan nama orang. :D
      Parah! Pasti begadangnya nonton sahabat nabi, ya?

      Delete
  7. Mimpinya udah kayak sinema Indosiar, Yog. Tapi versi erotis, kalau diliatkan adegan pas tidur sama Raninya. Hahahaha.

    Ngakak baca yang waktu ujian sama salah masuk kelas. Yang waktu ujian itu, si Agus baik ya. Dia pake ngoreksi yang dia contek dari kamu. Kalau aku jadi dia, pas nyadar itu salah, mungkin cuma diam aja kali. Bahahahahaha. Icha jahat ih.

    Trus yang salah masuk kelas itu ngakak dah. Semangat banget sih, Yog. Mau langsung S2 aja. Hahahaha. Itu temen kamu juga baik banget. Diam aja nggak negur kalau masih di lantai 3. BAIK BANGET :D

    Baca yang poin mati muda, aku ngerasa serem, Yog. Kalau aku bisa mati muda karena begadang, kayaknya karena digampar sama Mamaku kali. Gara-gara begadang, aku sampe berantem sama Mamaku beberapa hari yang lalu. Beliau bilang aku anaknya bandel nggak bisa dibilangin, aku pengen sakit lagi gitu kah, kata beliau gitu. Jadi akhir-akhir ini nggak begadang lagi. Takut mati muda di tangan Mama sendiri :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diam karena nggak tahu atau diam karena pengin bener sendiri? :p
      Mungkin gue pengin ngalahin hape Samsung. Dia aja udah S6.

      Hm... digampar mama? Kasihan. :(

      Delete
  8. Saya kira itu beneran kali
    Yah cuma mimpi
    Padahal saya berharap itu beneran loh
    .
    Makanya yog tidur jangan dikurang2in
    Ntar mati muda gimana?
    Wah saya kan sebagai fans anda jadi sedih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok jahat, sih?

      Tadi pengin gue mati, sekarang sedih kalo gue mati. Maumu iki opo toh, Mas? :(

      Delete
  9. Ini sebenernya satu tulisan dijadiin dua? Buset Yoga kalau nulis anteng banget ya sampe panjang2 hahaha.

    Aku juga jaman kuliah gitu, disangka abis nangis soalnya matanya belel. Padahal kan...

    Iya :(

    Begadang iya. Nangis iya. Huahahahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, yang satu tulisan waktu itu udah pas bahas sakit. :)
      Yoga mah gitu anaknya. Hidupnya 50% untuk menulis. Hahaha. XD

      Wakaka.

      Delete
  10. hahaha :D
    itu padahal berharap itu bukan mimpi. pasti rame.

    Yang salah kelas, gua juga sering, bukan karna kurang tidur, tapi emang guanya aja yang pikun. btw, itu Agus leh uga nyontek tapi ngoreksi gitu, untuk hasil yang lebih baik. :')

    Begadang jangan begadang~
    kalau tiada artinya, begadang boleh saja aaa kalau ada duitnya~
    eh

    Ya intinya begadang emang ga baik si, kalo abis begadang pasti besok nya gua seharian lemes. Untung gua jarang begadang, gimana mau begadang kalo jam sepuluh aja udah sepet ini mata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada jahat, ih. :(
      Dih, masih muda udah pikun. Buahaha.

      Dibah berarti bukan anak malem, ya. :D

      Delete
  11. Mimpi lu ngeri amat, Yog. Hahaa tapi pasti enak, bisa tidur sama bini orang.
    ASTAGFIRULLOH!

    Hahahaaaa itu yang salah masuk kelas, bhangkaaay. 403 dan 304. Kurang tidur banget lu, ngaco. Bhahaaaa.
    Iya sih bener, kalo kantung mata bengkak dan membesar, keliatan kayak habis nangis. Sembab.
    Gue kalo begadang, yang ada badan malah tambah kurus ceking kayak lidi-lidian. :(

    Duuuh, gue nggak pengen mati muda. Pengennya nikah muda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak apanya! Kagak mimpi basah. Ehh, astagfirullah.
      Lidi-lidian plus cabe-cabean ya, Lan? :D

      Gue maunya sarjana muda. :))

      Delete
  12. Yah gitu deh akibatnya kalau kurang tidur apa-apa jadi kerasa mulai dari kepala pusing, mata jadi ada lingkaran hitamnya sampai sakit yang kamu alamin kemaren kan. Jadi ya harus dikondisikan tuh jadwal tidurnya yog :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Wid. Ini lagi berusaha memperbaiki. :)

      Delete
  13. jadi inget dulu pas jaman SMK, main warnet dari jam 1 pagi sampe jam 5 pagi, terus di kelas buat tidur. hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Erwin dulu anak warnet? Wahahaha. Gak jauh beda sama gue. XD

      Delete
  14. Oke pesan dari cerita diatas, kalau gak mau 'mimpi enak' lu keganggu. Jangan sekali-kali begadang....

    Dan jangan pernah ganggu istri orang bernama Agus.

    Sekian dan terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, jangan begadang. Nanti kamu mati muda dan mimpi digebukin Agus. :(

      Delete
  15. Aku selama liburan ini tidurnya kacau -_- jam satu, jam dua, kadang sampai nggak subuh baru tidur -_- wkwkwk nggak enak sih. Lebih ke pikiran yang jadi nggak fokus -_- kadang kalau mau nulis gitu jadi bingung mau nulis apa. Disitu akhirnya milih buat refresh, tidur, terus baca-baca buku, nah setelah itu baru kembali fokus -_-

    Udah mau kuliah nih, harus dibenerin pola tidurnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, Feb. Pikiran rada kacau buat nulis, ya. :))

      Yoeh, mari benahi pola tidur!

      Delete
  16. gue kira akibat alis mata hampir menyatu gue udah serem duluan diawal eh ternyata akibat kurang tidur wkwkwk

    agak ngeri ya sama poin nomer 5 mati muda? hmmm...
    kurang tidur mati muda kalo kelamaan tidur mati tua wkwkwk, tapi jaman dulu banyak orang tua yang tidurnya gak sampe 6-8 jam contohnya nenek gue bahkan mereka jarang tidur tapi masih sehat sampe sekarang. mungkin faktor dari pola makan juga kali itu yaa, atau faktor nasib jadi nasibnua panjang umur :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bisa jadi karena masih rajin olahraga dan pola makan. Atau mungkin emang takdir mereka, Yan. Ehehe.

      Delete
  17. Banyak gadang mata jadi kaya panda yah Yog wkwkwwk
    pokok'a keseringan begadang bikin hidup blangsak.

    ReplyDelete
  18. ngohahahahaha ternyata bang yoga suka begadang juga, pantesan badan lu kecil bang :3 :'v hmm ane juga sering kurang tidur sih bahkan pernah dalam 24 nggak pernah tidur ngerjain tugas huwalahhh... tapi untung saja nggak pernah sampe salah masuk kelas kek bang yoga :v tapi sekarang badan ane pendek dari anak remaja seusia ane, ane pernah baca kalau kurang tidur itu juga dapat menggangu pertumbuhan badan bang, yah mungkin itu sih penyebab kita berbadan pendek dan kurus, KITA ??? iya, kan bang Yoga juga kecil badannya :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti aku harus banyak tidur biar bisa tinggi. :')
      #TidurUntukHidupYangLebihTinggi

      Delete
    2. Izhar: Kita? Kita-kitaku menjadi orang kaya. Eh, itu cita, ya? Maaf. :(
      Bersyukur aja tapi meskipun badannya tetep kecil. Yang penting ganteng kata Mama.

      ((ganteng))

      Dibah: Gak usah bangun lagi! XD

      Delete
  19. kami berdua cuma khilaf tidur bareng tanpa busana. Waw yog, mungkin cara khilaf ini bisa dilakukan biar kamu ga suka begadang lagi ?
    Itu mimpi sebenernya petunjuk kali ?? hahahaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Petunjuk apaan? Untuk segera menikah? :|

      Delete
    2. Ya bisa jadi bisa jadi :D btw lo jakarta mana kok aku liat abis ngajak ka fasya ke taman anggrek. Itu mah deket banget sama kantor aku

      Delete
  20. Seeeeet, yg nyontek malah lebih teliti daripada yg dicontek, jadi hasil ujiannya dah keluar???

    Gue pikir sadam nama adek lo, e dijadiin pnokohan juga sebagai nama temen selain tentu saja agus dan rani haha

    Klo salah masuk kelas, emang awkward momment banget, untung lu sudah pasang tampang polos nan menggemaskan....huuuueeeekk hahaa

    O jadi perbanyak tidur siang juga nambah kreatipitas toh, bakal gue coba nih #ehhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah, kami dapet A. Alhamdulillah. :D
      Gak, kok. Temen kampusku juga ada yang namanya Saddam. :)

      Padahal mereka melihat gue dengan tampang dongo. :(

      Delete
  21. Oohhh... mimpii... kirain itu mengkhayal Hahahaa

    Namanya juga mahasiswa, wajarlah kurang tidur apalagi kalo lagi banyak tugas.. BTW 4 jam itu udah cukup banyak, dulu aku 2-4jam, bahkan gak tidur..

    Serem juga itu kalo kurang tidur bisa mati lebih cepat :(
    Kalo kebanyakan tidur bisa nambah umur gak ya.. eeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mimpi tapi dibikin fiksi dikit. :)
      Kuat amat, Rum? :D

      Hanya Tuhan yang tahu.

      Delete
  22. yah kenapa itu cuma mimpi sih yog, kenapa gak nyata.

    wah jadi harus sering tidur aja ya biar gak mati muda.
    seneng banget sama nama agus, rani kau ini yog.

    itu si agus berarti habat dia kritis udah nyontek protes terus tau parintahnya, kalo gitu ngapai dia nyontek.
    salah masuk kelas mendingan dilanjutin aja yog.

    ReplyDelete
  23. Sungguh opening yang sangat menipu. Gue juga harus hati-hati nih, tidur gue setiap malam kurang banget, cuma 5 jam setengah. Wah, masih banyak gue daripada lu, Yog. Yeeaaayyy *ketawa bahagia*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sombong sekali kau anak muda! Rasakanlah nanti ketika kuliah. :p

      Delete
  24. Tips berharga dari saya nih, kalau sudah jam 10 malam, mulai olahraga 5 jari. Pancingan biar bisa tidur cepet. Kalo sudah terbiasa, baru dihentikan. (Sumpah ini tips paling ngaco, mau dipakai sok, nggak juga nggak apa-apa)

    Atau jangan-jangan kamu kurang piknik tuh. Piknik gih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Olahraga 5 jari maksudnya nganu? Iya, sih, bakalan lemes. :(

      Ehehe. Nggak kurang piknik, kok.

      Delete
  25. Yog, Gue kok udah yakin aja, ya. Kalo ceritanya kek gak nyata gitu. Soalnya, YOga, nidurin istri orang dan digebukin. "FAKTAPUN gue gak percaya yog." Soalnya lo keknya anak baik2. Keknya lho... XD

    BEgadang, hati-hati Yog. Jujur, ni. Lo masih level biasa kalo menurut gue. Tidur cuman 3-4 jam sehari. Pernah ngerasain 3 hari gak tidur? Terus, cuman 1 hari yg tidur, itupun 4 jam. Lanjut gitu terus. Belumkan?

    Gue pernah. Malah sering yog. Tidur jam 5 pagi. jam 6 bangun dan ke kampus. Hahaha. Ngantuknya bukan di jam pagi kalo gue. Tapi jam kafret 11-12. Itu ngantuk sengatuk-ngantuknyalah... susah jelasinnya. XD

    Gue gegara itu, pernah 1 minggu badan gue DROP. Gak bisa ngapa2in. Cuman senyum. Pernah gue ceritain di blog kalo gak salah inget.

    Intinya, coba kurangi mulai sekarang. Sblm lo ngerasain apa yg gue bilang di atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebagian mimpi yang dibikin fiksi, sih. Wah, Yoga itu bukan anak baik. Lu salah mengira, Her.
      Iya, pas zaman makan siang (apalagi abis makan), itu ngantuknya parah.

      Sip. Gue bakal benerin pola tidur. Serem amat tidur sejam doang

      Delete
  26. Openingnya asoooy. Kirain beneran. Pas udah nyebut nama nama jorok, baru gue sadar boongan.

    Dikira nangis, sama salah masuk kelas, gue banget ini. Gue Juga Pernah baca mati muda gara gara begadang, sempet tobat bentar. Tapi mau gimana lagi, paket tengah malam godain mulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak sepenuhnya boongan. Mimpi kan emang suka ngaco. :))

      Kuota malam ini emang menggoda, ya.

      Delete
  27. baaaah.. mata gw langsung ngarah ke twit wow... parah ah itu..

    btw kurang loe cuma 4 jam an sehari.. tidur lagi aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah mulai gue benerin kok ini pola tidur. Iya, sekarang mau tidur 6-8 jam. :)

      Delete
  28. Yailah bawa-bawa sahabat nabi xD tiati loh :p

    Itu dikirain bikin cerita gitu, eh mimpi. Sadis amat mimpinya. Katanya kalo kita mikirin sesuatu sebelum tidur pasti kebawa mimpi. Hm~

    Tingkat kemachoan berkurang tuh efek dikirain nangis. Mana salah masuk ruangan pula, malu bangetbangetbanget pasti, ya xD
    Btw sering banget tuh ada yang nanya-nanya ke aku tapi ujung-ujungnya malah dia yang ngoreksi xD untung temennya ngoreksi, kalo jahat mah pasti didiemin dibiarin :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa harus hati-hati? Jangan pake hati, ah. Nanti kamu baper.
      Hm.

      Terus gue gak macho lagi? :( Berarti temenku baik. :D

      Delete
  29. Yang ini kurang tidur, yang itu tidur di tempat yang salah. You know lah siapa, yang tidur di lampu merah :D

    Gue kadang ngerasa kurang tidur. Setiap tidur jam 12, paginya nggak seger. Maunya nempel di meja aja. Kalo naik angkot, tidur dulu pas berangkat. Untungnya, bisa ngejaga nafsu stalking mantan, dan tidur lebih awal.

    Lah, kayak testimoni obat tidur ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cha, kamu diomongin nih.

      Hm, rasanya tidur di angkot gimana? Emang enggak bakalan kelewatan?

      Delete
  30. aduh ngeri banget yog mimpinya sampe di injek-injek haha

    ReplyDelete
  31. Yah...gak sampe mimpi basah, PHP banget mimpinya... :(

    Kalo kurang tidur emang gitu, ya, Yog. kayak orang linglung, apa yang dilihat dan apa yang masuk ke otak beda.

    Gue pernah begadang dua harian karena tugas dan nonton bola yang dipertandingkan. ada sih tidurnya, tapi gak lebih dari dua jam lewat dua menitan. karena tugasnya mesti dikumpulin pagi jam delapan, buru-buru jadinya, kan. Gak sadar apa yang dikerjakan ama yang dibawa dalam gulungan (kertas gambarnya digulung). nyampe kampus, mau dikumpulkan, kertasnya ketinggalan. balik lagi dah ngebut-ngebutan.

    kalo yang namanya kebiasaan emang susah diilangin, sih. perlu dirutinkan biar normal lagi. gue pernah tidurnya normal, sebelum jam sebelas udah tidur. itu berlangsungnya tiga bulan, tapi setelah 5 hari nyoba begadang lagi, malah keterusan, jadi susah tidur cepet lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. PHP, ya. :(

      Nah! Kacau banget, Haw.

      Buahaha. Gue juga pernah, salah bawa kertas atau buku. Perasaan tadi bener, pas sampe kampus taunya salah. :(

      Sebenernya semingguan aja juga udah bisa terbiasa. :D

      Delete
  32. Wah pada bahas gangguan tidur nih.. Kalo begini caranya bakal banyak orang2 mirip zombie berkeliaran di luar sana. Jelas, gua pasti jadi zombie yang dadanya bolong, hatinya udah dicuri mbak-mbak panitia indomie kemarin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangkheeee. Masih aja, Ta. Btw, bibirnya merah banget ya dia. Cantik. :3

      Delete
  33. nah, gue juga sama nih, yog.
    nggak kok, kita nggak jodoh.
    jangan ke ge-eran juga lu

    akhir'' ini malah tidurnya kurang teratur. malah asik begadang. chatan sama pacar orang. wah, hebat yak. heuheuheu. padahal yg gue chat, cowonya temen gue. wah double hebat gue.
    tapi pola tidur sehat gitu, ngefeknya ke diri sendiri sih. dan juga, ya kalo lu sakit yg ngurusin orang lain kan? nah iya, klo ada org lain yg peduli. kalo kaga? masa iya, ngerepotin orang.
    kalo gue mikirnya gitu sih.
    kembali hidup sehat, yog. lu tuh udh jomlo, masa iya matinya cepet juga gara'' keseringan begadang.
    eh, itu si rani cakep? lah, boleh lah d kenali ke gue yog. oke, sip
    ntar gue tagih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue juga ogah jodoh ama laki, dasar onta!
      Gokil. Pacar orang lu ajak chat mulu, tar dia baper aja. Kalo dia ternyata aslinya homo gimana? Kan lagi marak tuh. :))

      Delete
  34. Wah Yog ini gue bacanya malam-malam kira-kira pukul 11.55 oh itu bukan kira-kira tp kebangetan. Mendadak langsung pengin matiin laptop buat tidur gara-gara baca twit wow gak pengin mati cepet. sama kek lo blm kewong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kewong itu bahasa apa, ya? Oh, gue tau... kewong itu yang mirip siput, kan? :D

      Delete
  35. Selama liburan gue tidur dini hari mulu. Jadi liburan gue isi dgn tidur krn pagi pagi suka tidur lg sampe siang. Hah. Gue jd takut keterusan. Malah udh mau masuk pula -_- soalnya udh jadi susah tidur terus. Udh berusaha tidur cepet, eh ngga bisa bisa. :" :"

    ReplyDelete
  36. Yailah Yog. Pas di awal, gue pikir lo udah nikah aja sebenernya. Hahaha, cuma mimpi toh.

    Disangka nangis. Sering banget tuh gue dikatain gitu juga abis begadang. Mata bengkak, item, persis kayak orang abis nangis. Padahal cuma begadang...sambil nangis. *eh :D

    Cepet mati? Semoga hoax ah. Gue juga golongan yang tidurnya gak terartur. Huhuhu. Gimana sih cara biar gak begadang? Padahal begadangnya buat gini-gini doang. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya udah, kalo lu nggak mau gini-gini doang, besoknya begadang yang gitu-gitu doang. Oke?

      Delete
  37. Iya nih, aku juga kalo tidur di tempat baru gitu suka susah tidur. Kalo tempatnya tenang sih gak masalah. Dulu pernah 4 hari ikutan LDKS, 4 hari juga mata ini merah gara-gara kurang tidur. Sempet dikira nangis pula.

    Terus sekarang tidurnya gimana? Sudah kembali seperti semula apa belum?
    Coba deh sebelum tidur ngitung domba dulu sampai ketiduran, kalo pingin yang anti mainstream ngitung gorila aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah sudah mulai membaik, Ki. Gimana kalo ngitungin pejabat yang korupsi aja? Gue yakin lebih manjur.

      Delete
  38. Ngak sengaja tidur tanpa busana. What the hell is going on yog ? Hahahah... gue kira betulan ternyata cuma mimpi doank :D tapi ada enaknya juga si kalau kebeneran. Hahaha

    itu abu bakar lu becandain. Astagfirullah.. kena azab lu Yog!

    Oh shit sumpah gue ngakak pas lu salah masuk kelas. Wkwkwk untung lu ngak langsung duduk yah. Hahaha

    buat gue Insomnia udah jadi kebiasaan. Mau bikin tugas atau ngak tetap susah tidur, apalagi ngak sengaja minum kopi atau tidur siang... insomnianya jadi lebih parah. bahkan ampe ngak tidur sama sekali. siangnya gue jadi Zombie..

    Intinya sih usahain tidur teratur aja, makan seht, dan olahraga biar sistem imun tetap kuat. Rajin - rajin olahraga aja Yog, insom gue pernah sembuh pake cra ini. jam 7 malam gue udah tidur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enaknya apa kalo beneran? :(
      Lu jadi zombie? Suka makan otak dong?

      Oke, sip. Olahraga. :)

      Delete
  39. mimpi lu ekstrem banget yog hahaha.
    btw, itu istri si agus udah lu cobain blm pas mimpi, jgn cuma menduga doang hahahaha/

    efek begadang, gue kalo ke kampus disangka gak mandi. padahal mandi :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cobain apanya? Kan tidur tanpa busana doang. Taunya di kamar yang berbeda pula. :(

      Ah, emang nggak mandi kali, Lam. XD

      Delete
  40. asus lo persis kayak yang gue alamin. Kemana-mana jadi nggak fokus, badan lemes terus bawaannya. Dan yang paling parah berat badan gue jadi naik gegara tidur pagi mulu :(

    Semoga pola tidur lo kembali seperti semula ya biar nggak makin kurus dan nggak nangis lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok bisa naik? Gimana caranya? Dan gue malah turun?!

      Gue nggak nangis. :(

      Delete
  41. Gua malah pengin banget buat begadang, soalnya kalo begadang banyak banget hal yang bisa gua kerjain. Dan gua malah selalu nyesel kalo tidurnya cepet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Percayalah, Nak. Begadang itu tidak semenyenangkan kelihatannya.

      Delete
  42. Beda banget Yog kuliah sama sekolah. Gue kalo kurang tidur bisa gantiin jam tidur pas di sekolah. Jadi di sekolah dilanjutin gitu. Haha. Pinter-pinter atur waktu aja dah biar jam tidur optimal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi waktu sudah diatur cuma 24 jam? Bagiku kurang. Hahaha.

      Delete
  43. Emang gak bagus sih efek begadang gitu. padahal udah diberi wejangan2 buat gak begadang tapi tetep aja begadang yak? hhe. gue juga kalau ada tugas gitu bawaan nya pengen begadang soalnya kalau gak di kerjain bakal kebawa tidur.

    ReplyDelete
  44. Openingnya oke juga Yog hehe.

    "Begadang hanya karena terpaksa, deadline tugas atau kerjaan saja" --> sama Yog, tahun ini gua juga maunya ngurang-ngurangin begadang, tapi entah kenapa sulit hehe, apalagi kalo ada novel yang seru, maunya dibaca terus :D

    Efek begadang luar biasa parah. Kalo di kantor, gua kadang suka linglung sendiri sama kerjaan. Detil angka di laporan yang seharusnya gua perhatiin kadang kelewat gitu aja, padahal bos gua perfeksionis banget sama laporan. Kalo udah ngga tahan, kadang gua malah suka rebahin kepala bentar di meja, atau pas jam istirahat, gua cari ruang meeting yang kosong untuk tidur sejenak hehe :p *semoga bos gua ga baca ini*

    Itu yang si Agus ngoreksi jawaban lo baik banget, nyontek tapi masih sempet ngoreksi hehe. Yang pengalaman salah kelas unik juga Yog, untung lo ga terusin masuk ke kelas itu dan ngikutin sampe abis :D
    Duh, poin kelima nyeremin ya. Oke fix. Gua akan ngurang-ngurangin begadang, kalo bisa malah ngga sama sekali. Thanks infonya Yog.

    "Enam. Rajin, terampil, dan gembira" --> haha bisa aja lo. Gua ngakak disini. Kalo beneran kurang tidur bisa bikin begini, banyak yang begadang :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca novel emang bikin lupa waktu, Bay. :))

      Anjirrr. Sempet-sempetnya. Kalo gue dulu pernah tidur di WC, izinnya boker. Boker setengah jam lebih. XD

      Ahaha. Namanya juga lagi ngaco, Bay. Jadi ngetiknya gitu. :D

      Delete
  45. Gue setuju kalau tidur cepet dan bisa bangun pagi2 itu anugrah banget. Kalau soal kreatvitas sih menurut gue tergantung orang gak tergantung sama kualitas tidur. Gitu aja, sih.

    Asal begadang ada yang nemenin gak papa kali yaa yog :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gitu, ya. Berarti artikel yang gue baca salah dong tuh? :|

      Iya, mau cari temen begadangnya ah kalo gitu. Kalo bisa wanita.

      Delete
    2. Nggak juga yog, pendapat gue doang -____-

      Di pasar kalau malam2 kayaknya banyak cewek minta temenin

      Delete
  46. semoga lancar ya sama rani
    *ceritanya enggak baca posting*

    Kayaknya pola tidur menjadi penting ya buat hidup lu. Semoga aja enggak menjadi bumerang di kemudian hari (anjay)
    Gue kayaknya kalo cuman tidur empat jam bakalan kurang maksimal hari nya.
    tapi kadang malah bakalan langsung dibalas besok nya. 9-12 jam. haha
    gue doyan tidur emang. Apalagi kalo di tidurin.

    yuk tidur bareng

    PS: untuk pas tahun baru gue enggak pake perayaan, jam 11 udah tidur gue. yes

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anjaay bahasanya bumerang. :))
      Ajak cowok lain aja, ya. Makasih. :(

      Bodo!

      Delete
  47. tp kalo msh kuliah biasanya memang kurang tidur yog.. akupun gitu juga dulu... baru setelah lulus, dapet kerja, nah, tidur bisa teratur deh :D.. dunia kerja biasanya lbh teratur jam nya ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, karena dunia kerja biasa masuk pagi pulang sore. Kecapekan kerja terus tidur. :D

      Delete

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.