Wasted Time

72 comments
Perasaan gue beberapa hari yang lalu masih 2015, kok sekarang tiba-tiba udah 2016, ya?
Ah, pembukaan macam apa ini? Klise banget.

sok desain dan edit gambar sendiri, sumber foto asli klik aja.

Namun, ini memang benar adanya. Banyak orang yang suka merasa waktu berjalan cepat sekali. Dan anehnya, ada pula yang justru merasa kalau waktu itu sangat lambat.
Hm... waktu. Relatif, sih, memang. Itu tergantung bagaimana orang tersebut menjalani aktivitasnya.

Nah, gue sendiri termasuk orang yang merasa kalau waktu ini sangat cepat sekali. Ya, sepertinya mungkin itu karena banyak resolusi yang belum tercapai.

Jadi, seolah-olah waktu gue selama 2015 kemarin terbuang habis begitu saja. Padahal kenyataannya tidak demikian. Gue sudah berusaha. Sayangnya, gue belum berusaha dan berdoa secara maksimal.
Sumpah, ini sedih.

Tapi biar bagaimanapun itu, 2015 sudah terlewat. Mari sambut tahun yang baru. Well, semoga tahun 2016 gue benar-benar bisa me-manage waktu dengan baik. Aamiin.


Sehingga tidak ada lagi detik-detik yang terbuang percuma. Tidak ada lagi menit-menit penundaan. Tidak ada lagi jam-jam kekosongan. Tidak ada lagi hari-hari kemalasan. Tidak ada lagi minggu-minggu keterpurukan. Dan... tidak ada lagi bulan-bulan kenistaan. Dan juga... tahun-tahun kemaksiatan.

 Oke, yang terakhir kayaknya ngaco. Dasar mesum Yoga!

***

Malam Minggu kemarin, atau lebih tepatnya tanggal 2 Januari, gue seperti biasa hanya menghabiskan waktu dengan kesendirian.
Iya, gue jomlo.
Kenapa, sih? Nggak boleh, ya? Ya udah. Kalo gitu lu mau jadi pacar gue? (buat yang wanita cakep ya). Muahaha.

Skip.

Namun, gue di malam Minggu kali ini kebetulan ada kondangan. Agak nggak nyangka, kalau Santi—temen sekelas gue sewaktu SMK—sudah menikah.
Sementara gue? Masih begini-begini aja. Kuliah belum kelar, kerjaan belum jelas, dan pasangan belum....
Ups, kayaknya nggak perlu diperjelas lagi. Tuhan memang belum mempertemukanku dengan jodoh. Ehehe.

Intinya malam Minggu ini gue nggak ngenes hanya berdiam diri di kamar. Gue bisa keluar rumah untuk kondangan. Meskipun tanpa partner. Duh, mau nyeritain ini kok ngenes, ya? Bahaha.
Kampret.

Btw, cerita kondangan mungkin akan gue bahas di tulisan selanjutnya. Takut pembahasannya mulai melebar. Jadi, mari kita skip bagian kondangan (dibaca: jahanam) ini.


Sepulang kondangan, gue sibuk bahas project WIDY di grup Line, tentunya bersama Wulan, Icha, dan Darma.

Sumpah, nggak terasa Januari sudah tiba. Ya, mau tidak mau kami berempat pun kudu bela-belain meluangkan waktu dan kesibukan kami masing-masing untuk kumpul di grup. Bagi yang sudah menunggu ini dengan tidak sabar, mohon lebih bersabar ya. Ini cerpen bersambungnya lagi gue edit, kok.

Sebenarnya bagian pertama yang nantinya akan dibahas Wulan sudah kelar proses editing. Namun, di grup Darma bilang, “Kok ini tulisannya Yoga banget, ya?”

“Porsi kita sedikit banget nih.”

Icha dan Wulan pun merasa begitu. Gue sendiri tidak sadar akan hal itu.

Maka, tulisan itu pun direvisi kembali. Gue juga nggak pengin menonjol di antara kita berempat. Ini project berempat, jadi alur cerita dan gaya penceritaannya kudu bareng-bareng. Nggak boleh egois. Ehehe.
  
Kelar bahas project WIDY, setelah itu gue mengecek blog dan melihat postingan ASDF(vck)G yang ternyata udah rame komentar.

Gue pun mencoba bales-balesin komentar mereka satu per satu. Dalam hati teriak, “Gileee. Rame banget. Gimana caranya blogwalking balik nih kalo serame ini?”

Proses membalas komentar pun tertunda sementara untuk proses blogwalking. Gue mulai mengunjungi balik para pembaca yang bersedia mampir ke blog gue. Mencoba menghargai dan menjalin tali silaturahmi kepada mereka.
Asoy!

Tak terasa hari sudah berganti. Tanggal 2 pun berubah menjadi 3. Hari Sabtu berganti menjadi Minggu.

BUSEH... MASIH BANYAK BLOG YANG BELUM GUE KUNJUNGIN INI WEY?! TERUS GIMANA?

Niat gue untuk bangun pagi di hari Minggu agak sulit sepertinya.

Gapapalah, mumpung lagi dapet bonus kuota tengah malem nih. Kunjungin aja semuanya sekalian. Batin gue.

Setelah urusan blogwalking kelar, gue langsung ngecek jam dan teriak dalam hati, “SEMPAAAAAK UDAH JAM DUA PAGI. KENAPA CEPET AMAT?!”

Lalu, gue baca-baca plus balesin komentar pembaca. Sekitar 20-an komen gue bales, gue mulai nguap-nguap.

Kapan kelarnya ya, Tuhan?

Gue mencoba bersabar. Terus scroll dan tetep baca komentar mereka dengan senyum-senyum. Saat tulisan di blog banyak yang merespons positif itu rasanya bahagia banget, ya. Tulisan gue berarti diapresiasi. Gue jadi semangat kembali untuk balesin komentar mereka.

Sampai ke komentar 30-an, mata gue mulai merasa letih. Kantong mata kayaknya juga udah bengkak parah.

YA ALLAH BERIKAN HAMBA KEKUATAN UNTUK BALESIN SEMUA KOMENTAR DI BLOG HAMBA YA ALLAH.

Ternyata, sesuatu yang kebanyakan itu juga nggak selamanya baik, ya.

“Alhamdulillah, lega juga,” kata gue seperti orang habis lahiran. Meskipun belum pernah dan nggak akan pernah (terus tau dari mana?)

Ya, biasanya orang kalo habis lahiran juga mengucap seperti itu. Apalagi kalo pas mau ngelahirin itu sambil balesin komentar blog.  Makin greget, kan? Cobain deh para ibu-ibu hamil.
 Oke, jangan dibayangin, Gaes.

“Meskipun lumayan lemes,” lanjut gue ngomong sendiri.

Kok pas gue baca ulang kata “lumayan lemes” itu malah kayak habis onani, ya?

Astagfirullah.
Skip-skip.

Gue kembali melihat jam dinding di kamar. Yang ternyata jarum pendeknya sudah menunjukkan angka 3, dan jarum panjangnya pun menunjuk ke angka 2.

SUBHANALLAH.

ALLAHU AKBAR

NGAPA CEPET BANGET INI DAH?

Bentar-bentar, “Alhamdulillah”-nya ke mana?

Bodo ah. Ini gue bukan sedang bertasbih.

Intinya gue merasa kaget banget akan waktu yang berjalan secepat itu. Iya, sekarang udah jam 3 dini hari. Perasaan tadi gue awal buka laptop sekitar jam 10-an deh.

Waktu gue terbuang habis begitu saja. Uh. Sedih.

Oke, fixed. Rencana bangun pagi di hari Minggu ini hanya wacana. Ya udah deh, gapapa kesiangan. Oleh karena itu, karena tanggung sudah menunda-nunda tidur, ya mending sekalian aja gue berniat nulis tentang menghabiskan waktu begadang di malam Minggu ini.

Iya, gak?


Jadi, secara nggak sengaja gue sudah menghabiskan waktu beberapa jam yang lalu dengan membalas komentar di blog dan blogwalking ke blog temen-temen. Di saat itulah gue mulai berpikir tentang hal-hal yang mengenai wasted time.

Zaman SMP gue rela begadang maen PS malem-malem demi namatin beberapa games seru; Bully, The Warrior, dan Winning Eleven (emang Winning Eleven atau bola ada tamatnya, ya?)

Zaman kelas 10-11 SMK gue juga rela membuang-buang waktu gue, di mana setiap malam Minggu bersedia pergi ke warnet malem-malem untuk paket malam bermain online games dan pulangnya di pagi hari.

Zaman kuliah gue juga rela menunda waktu tidur gue untuk ngerjain tugas makalah dan Power Point (untuk presentasi) yang sangat banyak, dan diberikan deadline yang kacau.

Dan sekarang saat menjadi blogger (yang bercita-cita jadi penulis), gue rela menghabiskan banyak waktu untuk membaca novel, membaca tulisan para blogger lain, merespons komentar pembaca, mengumpulkan ide-ide tulisan, serta proses menuliskannya. Belum lagi ditambah melawan mood, proses editing, dan berbagai kegiatan tentang kepenulisan lainnya.

Sekitar lima belas menit gue memikirkan ide-ide tersebut. Lalu, dengan modal nekat gue menuliskan cerita ini. Nggak sampe 20 menit tulisan ini malah selesai (baru draft satu). Sumpah, kalo lagi malem-malam gini asyik banget, ya, buat nulis. Hening. Nggak ada gangguan. Fokus deh pokoknya.

Mantap.

Duh, tapi waktu beristirahat (tidur) gue telah terbuang begitu saja. Hm, ya udahlah... at least, bisa tercipta tulisan seperti ini. Gue bisa update blog lagi. Yuhu, akhirnya tulisan pertama blog di tahun 2016.

***

Lalu, untuk menutup tulisan ini, gue mau berbagi sebuah kutipan:

The time you enjoy wasting is not wasted time. –John Lennon


PS: Tulisan ini memang ditulis tanggal 3 Januari sekitar jam 3-an. gue kepikiran dan mengumpulkan beberapa ide mengenai membuang-buang waktu. Maaf baru di-posting sekarang. Karena membuat draft 1 menjadi tulisan seperti sekarang butuh proses. Mengendapkannya selama 1-3 hari, dan edit tulisan itu sendiri sekitar 1-2 jam. Ehehe. Maaf kalo sekiranya kepanjangan. Emang lagi on fire untuk nulis nih.

Jangan bosen baca tulisan panjang gue, ya, teman-teman!

Terima kasih.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

72 comments

  1. Pantes rada lama, gue nungguin loh "lah yoga tumben amat belum updet postingan baru" ternyata eh ternyata diseberang sana lagi ada yg berjuang melawan rasa kantuk dan menjaga mood biar kelar tulisannya hhehe (=^ ^=)

    Kalo wasted time nya digunain buat hal-hal yang berguna sih ya gapapa yog, kan ada feedback positif juga yang didapet hhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Vira pembaca setia blog yoggaas. Mantaap. Thanks! Iya, Vir. Ada beberapa kerjaan dan kesibukan lain nih. Jadi agak sedikit terhambat untuk apdet blog.

      Sip!

      Delete
  2. Mantep Yog. Masa muda kamu jadi bermanfaat kan? Setidaknya lemasnya diakibatkan oleh hal yang positif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener ini bang Haris. yang positif-positif emang awalnya diawali dengan lemas.

      Delete
    2. Haris: Wahaha. Bener banget, Ris. Alhamdulillah lemesnya bermanfaat.

      Haw: Tokhaaay.

      Delete
  3. AKU SAMPE BINGUNG, BAGIAN MANA YANG HARUS DIKOMENTARIN. TAPI YANG JELAS... semoga taun baru lebih baik..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih. Begitu pun untuk Arima ya. Aamiin. :D

      Delete
  4. That' right, waktu itu relatif, bener kata lo, tergantung gimana orang melakukan aktivitasnya. Gua sendiri pun ngerasa tahun 2015 berasa cepet banget kelarnya. Gua baru ngebut ngelarin beberapa resolusi justru di bulan-bulan terakhir tahun 2015, that's why gua ngerasa waktu kurang banget :p

    Sip, semoga di 2016 bisa lebih me-manage waktu dengan baik.

    Wah, hebat Yog, masih sempetin balesin comment & blogwalking sampe begadang hehe. Tapi emang seru ya blogwalking, kadang sampe lupa waktu gara2 baca tulisan blogger laen yang seru2.

    Btw, gua malah jadi ngebayangin lho gimana kalo ibu-ibu yang lagi mau lahiran malah balesin comment blog, out of the box banget tuh haha :D

    Ga bosen kok baca tulisan lo Yog, just keep writing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama. Di bulan Desember gue baru panik. Buru-buru ngejar segala resolusi itu. :(
      Aamiin.

      Iya, seru banget baca cerita blogger nih. Jadi termotivasi untuk menulis lebih baik lagi. Nggak mau kalah berkarya ceritanya. Halah. :D

      Wakaka. Biasalah, Bay. Pikiran gue suka ngaco gini. XD

      Delete
  5. Enggakpapa tidur mah udah sering dari dulu.
    iyaa, gua juga merasa waktu berjalan sangat cepat.
    kayanya sehari 24 jam itu kurang.
    btw, akhir- akhir ini kayanya tulisannya panjang-panjang yaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Sesekali begadang mah gapapa, ya. Tunda tidur. Eaak. :p
      Ehehe. Lagi demen nulis panjang. Soalnya kalo pendek kurang puas. Banyak yang pengin disampaikan. :)

      Delete
  6. '' Gue juga nggak pengin menonjol di antara kita berempat. ''
    Yog, yang punya tonjolan itu cuma gue dan Icha. Lu sama Darma nggak punya. Kalian rata.

    Iya bener. Waktu itu relatif. Tergantung gimana cara kita menggunakannya. Uhuk.

    Bhahaaa oh jadi ini penyebab lu chat, ''Sorry, ketiduran gaes. '' itu?
    Balesin komen malam-malam.

    Ditunggu cerita kondangan ngenesnya. HAHAHAAA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Raisa, kamu benar. Mereka berdua rata. Apalah arti Yoga menonjol bila kita yang lebih menonjol uwowowowowo yeaah yeaah~ *nyanyi dengan nada lagu Apalah Arti Menunggu*

      Delete
    2. Wulan: Ini tonjolan apaan, sih? Aku nggak ngerti. Wakaka. Iye, Lan. Gue balesin komen dan blogwalking di tengah malem. Sengaja biar yang kepake gratisannya. Fakir kuota saya. :))

      Icha: WOY! MAKSUD LU APA, CHA? GUE GAK PAHAM. Ini kenapa malah ditambahin tentang menonjol? :(

      Delete
  7. Tumben nama cewe'a gak disamarin jadi Rani
    Wah besok cerita ke kondangan pasti ngenes banget dah

    Maen game online apaan dulu Yog? siapa tahu mainin game online yang sama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggaklah. Rani mulu. Hahaha. Lagian itu nggak mencemarkan nama baik dan masalah biasa aja. Gak perlu segala disamarin. :p

      Gue? Banyak. Getamped, Gunbound, Ghost Online, RF, Seal, dan terakhir maen Dota.

      Delete
  8. simpan komentar buat dipostingan tentang kondangan aja :p

    quotenya bener banget tuh, kalau kita menikmati kegiatan yang terkesan sia-sia, itu bukanlah kesia-siaan *apaan, sih?*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hm... belum tentu jadi gue tulis. :p
      Apaan, sih?

      Delete
  9. azek... keren kalimat penutupnya.| yang mana? | yang "terima kasih"

    semangat dan rasa menghargai pembaca blogmu itu patut dicontoh, Yog. O_O

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih. :D

      Ah, Haw. Kamu bisa aja. :')

      Delete
  10. Bulan bulan kenistaan. Tahun tahun kemaksiatan. Abad abad kerdurjanaan. Masa masa kejahiliyahan.

    Bahahaha. Aku juga sering gitu, Yog. Waktu berlalu sangat cepat pas balasin komen. Tapi yang jelas pasti lebih capek kamu, soalnya yang main di blogmu makin banyak aja, Yog. Ya, itu semua nggak terlepas dari semangat update postingan dan kamunya yang ramah sama pembaca. Orang jadi betah dan ketagihan buat bertamu di 'rumah' ini. Penghuni rumah yang ramah. Ramah lingkungan, kalau kata Darma. :D

    Aku malah beberapa hari ini lebih sering tidur cepat. Tepar sama kerjaan awal tahun. Jadi jarang nongol di grup kalau malam. Maafkan ya :(

    Di kondangan nggak ada cerita aneh dan ngeselin kayak yang waktu itu kan, Yog? Ya, aneh dan ngeselin karena makanannya udah pada habis maksudnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Taaaeee. Zaman jahiliyah segala dibawa-bawa. Ichabul emang kampreeet! XD

      Lebih capek Mbak Gustyanita kayaknya. Dia pembacanya banyak bet itu. Meskipun orangnya lebih random. Gue mah cuma itu-itu aja. :))
      Iya nih. Berusaha membuat pembaca nyaman di blog ini. Ehehe.

      Slow, Cha. :D

      Itu cerita paling sedih, sih. Tanpa makanan Yoga menderita. :(

      Delete
  11. Waktu berlalu sangat cepat, bang Yoga gak ngerasain itu sendiri kok. Seenggaknya kita membuang waktu ini dengan hal yang berfaedah kayak blogwalking gitu. Lagian ini juga sudah jadi resiko buat blogger populer yang banyak dikunjungin orang.

    Aku juga terima kasih masih bisa sempetin blogwalking dengan keadaan yang gak memungkinkan kek gitu, kalo aku sih yang ada males komen duluan kalo bw lagi ngantuk. Bawaannya pingin nunda-nunda akhirnya lupa kalo mau bw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Banyak yang ngerasain, kan? Hm.... ((blogger populer)) Saya mah belum ada apa-apanya, Ki. :D

      Hehehe. BW termasuk menjalin silaturahmi, Ki. Suka aja gue mah. Seru juga baca cerita temen-temen.

      Delete
  12. Emang bener yog, waktu itu relatif. Di tahun ini malah aku ngerasa tahun ini lama banget. Tapi temen-temenku malah bilang tahun ini cepet banget. Emang, waktu itu labil. Kayak cowok. Huh... Dasar cowok. #Eh

    Aku juga baca postinganmu yang kemarin. Setelah baca ini kayaknya keputusanku buat nggak komen bener. Soalnya ntar nambahin beban blogwalking. Wkwkwkwk. Tapi kalo aku masalah blogwalking bukan di waktu yog, tapi di kuota. Serius, sekarang kuota mahal. Beruntunglah bagi kalian yang punya wifi.

    Aku juga biasa balesin komen malem, dan nulis malem-malem sih. Alesannya.... Pas siang ketiduran. Waktu tidurku kebalik, siang tidur malem malah melek. Absurd emang.

    Dan buat masalah waktu, asal untuk sesuatu yang kita sukai dan bermanfaat, itu nggak termasuk terbuang kok. Kadang juga ntar kita dapet manfaatnya. Walaupun entah kapan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti lu termasuk yang merasa tahun 2015 lama, ya? Ehehehe.
      Dasar cowok! Huh. :(

      Wakakaka. Nggak nambah beban, kok. Seru juga rame sebenernya. :p
      Nah samaaaaaa. Makanya gue bw dan balesin komentar di jam-jam kuota bonus.

      Gue juga sebentar lagi kayaknya mau kebalik nih waktunya. Siang pasti tidur. Ah, tapi jangan sampe deh. Sedihhhh nggak normal tidurnya. :(

      Mantap!

      Delete
  13. Mantab! Gua paling suka sama paragraf yang ini, Yog.

    "Sehingga tidak ada lagi detik-detik yang terbuang percuma. Tidak ada lagi menit-menit penundaan. Tidak ada lagi jam-jam kekosongan. Tidak ada lagi hari-hari kemalasan. Tidak ada lagi minggu-minggu keterpurukan. Dan... tidak ada lagi bulan-bulan kenistaan. Dan juga... tahun-tahun kemaksiatan."

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buahahaha. Padahal itu ending-nya pengin komedi. Entah berhasil atau enggak. :D

      Delete
  14. Efek kebanyakan komentar ajdi bingung BW. Bruakakaka, SAMA!!!
    apalagi sekqli rapel blogwalking, buset ngehabisin berapa jam sendiri wkwkwkw....

    woooohoooo, project widy mau terbit kapan ini?
    lamaaaakkkkk!! *bakar obor* *emang mati listrik*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buahaha. Susah juga ya ngatur waktu untuk BW. Kudu relain waktu berjam-jam. :p
      Minggu ini di blog Wulan. Tungguin, yaaa! :D

      Delete
  15. Untung ga menjalin tali beha. Bagus nih...ooh jadi kamu jomblo?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Ada kenalan cakep gak nih? Bisa kali mah. Eh, ini apa sih? Haha.

      Delete
  16. Waktu memang relatif. Btw, desain sama edit fotonya lumayan keren. #nggaknyambung #bodoamat ^^

    Sepanjang apapun tulisan kamu, tetep enak buat dibaca. Sesekali dikasih kue atau minum gitu pembacanya biar lebih asyik~

    Salut sama semangat nulis dan blogwalkingnya. Patut dicontoh. Semoga bisa terus mempertahankan seperti itu atau lebih baik lagi. Karena mempertahankan itu sulit. :))

    Kondangan teruuus, ditunggu cerita kondangannya. Project WIDY-nya juga. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih, malah komenin desainnya. Makasih. Masih belajar itu mah, Rim. Gue pemula di tipografi. :)

      Terus ngasih kue dan minumnya gimana? Kalo pembaca mintanya yang macem-macem, kan, gue repot. Kayak kue tete gitu. Nyari di mana kue tete malem-malem? :(
      Aamiin. Makasih, yooo. Semoga banyak yang ikutan semangat. :D

      Pantengin aja blog gue dan para WIDY.

      Delete
  17. Resolusi gue yang tahun 2012 aja masih banyak yang gagal dan akhirnya jadi resolusi tahun 2013-sekarang ..

    Nggak papa kali yog, wasted time lo yang ini kan positif juga, baca2 novel BW ke blog orang, nulis post an .. nggak kayak wasted time lo yang maen PS ato game online ..
    dan yang terpenting sih lo konsisten buat nulis ..
    nggak kayak gue ..

    :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedih yaaa. :') Resolusinya nggak kelar-kelar, tahunnya ganti terus.

      Lu tapi sibuk skripsi, kan? Gapapa, Ka. Mangats!

      Delete
  18. Anjeeerrr, blogwalking sampe dari jam 10 sampe jam 3. Gue nggak bakalan kuat segitu lamanya. Apalagi laptop gue nggak kuat buat nyala terus tanpa harus di-charge.

    Gue kira masa sekolah lu saat malam minggu dihabiskan dengan onani. Ealah, ternyata main game. Untung nggak suram gitu..

    Gue pernah tuh, nulis tengah malam. Ngerasa enak banget. Ngalir gitu aja. Tiba-tiba jadi satu post aja.

    Makin sukses, bang! Blog makin rame juga. Denger-denger udah nyampe Bekasi. Wedeyyy, jauh tuh. Hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue mah di rumah gak pernah pake batere buat laptop. Buahaha. Lebih suka copot batere. XD
      Untung, yaa. :( Iya, tengah malem jam-jam kreatif. :D

      Sukses juga untuk blog lu, Rob. Aamiin. Makasih yaaa. :)

      Delete
  19. usaha loe keren yog, ngantuk2 balesin komen menghargai banget.. kereeeen, n nice quote di akhirnya

    ReplyDelete
  20. Ciyeee yoga feimes ni mpe bingung balesin komen :)
    Gue selalu suka tulisanlu yg ngehibur, palagi banyak curhat ngenesnya, eh

    Tapi kesehatan mata itu penting yog, klo nonstop ga kedip bisa2 ntar merah n gatel itu mata...
    Ah lu ga suka jusnya pangeran wortel si hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Mbak Nita mah lebih terkenal. Gue belum ada apa-apanya. :D

      Hm... jadi cerita ngenes gue itu menghibur, ya? Gapapalah. Yang penting pembaca bahagia. :')

      Gue pake kacamata sekarang, Mbak. :)

      Delete
  21. Yoga kalau malem bener ye otak nya. Alhamdulillah bangga.

    Kalau aku mah, BW nya santai. Bales komen juga. Mau di buru-buruin gak enak. Kalau ngantuk ya milih tidur. Masih ada hari esooook~ hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih. Tumben. Alhamdulillah ada yang bangga sama Yoga. Makasih, Sya. :))

      Gue nggak pernah tahu hari esok masih ada apa enggak. Umur nggak ada yang tahu. Loh, kok jadi serem gini? :(

      Delete
  22. 2016 emang kerasa agak gimana gitu.. jam jadi cepet banget men, tiba2 udah subuh aja -___-
    keren sih tulisan panjang selesai 20 menit, karena kebanyakan membagi fokus, kemarin gue nulis buat lomba blog oppo aja 5 jam lebih sampe jam 2 pagi.. dan baru tidur jam setengah 5 pagi langsung lanjut masuk sekolah. kan kampret.. jadi zombie gue disekolah -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu pas lagi fokus-fokusnya gue bisa nulis 20 menit. Hahaha. Mungkin karena sebelumnya udah nempel di kepala semua. :D

      Bahaya emang kalo masih sekolah, Jev. Usahain kurangin begadang lu lah. :p

      Delete
  23. Gue mah santai aja kalo mau bales komentar atau blogwalking. Pokoknya kalo lagi mau, ya BW. Makanya yang main ke blog gue dikit... :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue juga biasanya santai, kok. Itu karena udah rame aja makanya kaget balesinnya. Pegel juga ternyatah kalo bales komen sekaligus BW gitu. :')
      Semoga banyak yang main, yaaa! :D

      Delete
  24. Bener. Waktu cepet banget berputar. Rasanya baru kemaren 2015 eh sekarang udah 2016 aja, Huhuha. Bisa nulis postingan sepanjang ini dalam waktu 2 jam itu luar biasa, yog. Aku mah 2 jam ga cukup soalnya belum juga tulisannya kelar udah main edit-edit ulang, wkwkw :'v

    Semoga tahun ini bisa me-manage waktunya sebaik mungkin ya. Aamiin
    Di tunggu cerpen dari WIDI dan cerita ngenes saat kondangannya yog \:D/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan kebanyakan ngedit sambil nulis, Nov. Itu yang bikin lama. :D

      Aamiin. Lu juga yaaa.
      WIDY maksudnya kali? :p Kalo WIDI, gak ada Y, gak ada Yoga dong? :(

      Delete
    2. Eh Astagfirullah, maksudnya WIDY, yog. heheheu :3

      Delete
  25. Wah gile ya tiap postingan blog diendapin satu-tiga hari. Keren. \(w)/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo lagi nggak mood atau draft awal terlalu jelek biasanya gitu, Di. Biasanya mah juga langsung posting. Ehehe.

      Delete
  26. Emg bener yang u blang waktu terlalu cepat berlalu
    dan gue juga masih ada beberapa impin yang belum gue selesaikan di 2015
    tapi jika masih ada waktu kenapa ngak :D

    selamat tahun baru yog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoih, mari kelarin di tahun 2016 impian itu. :))

      Selamat tahun baru, Koh. :D

      Delete
  27. ampe jam 3 ngebalas komennya plus blogwalking ? salutt yogss...

    jam segitu gue belum tidur -_-. napa ngak hubungin gue biar gue bisa bantu. *Lah apaan ini ?

    pertahanini kebiasaan lu ya yogs.. biar tulisan gue ada yg komen. -_- Krik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Oh, Dian mau gue hubungin? Sini kirim kontak lu ke email gue. :p (apa ini, Yog?)

      Sip!

      Delete
  28. Cieee yang pergi ke kondangan belum punya partner ahahakk...

    Entah kenapa kalo ngebaca "curahatan" yang ngenes apes gitu malah rasanya mo ketawa ya.. Astaghfirullah..

    Semoga di tahun 2016 ini lebih baik lah dari tahun 2015 kemarin. Aamiin ya Rabb..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malah diketawain. Doain dong. :(
      Ehehe. Gapapa, kok. Thanks, yaa. Alhamdulillah kalo ada yang terhibur. :D

      Aamiin.

      Delete
  29. Ngomongin nikah, jadi inget temen-temen aku mau yang SD sampai SMK yang udah nikah... -.-
    Yaarabb, iya ih, kang, cerpennya kapan? :(
    Haduh, aku sih kalo blogwalking suka save page dulu. Soalnya aku tuh orangnya ngerasa perih liat laptop lama-lama. Udah gitu suka limit internet. -.-
    Alhamdulillah, kegiatan jadi blogger bermanfaat ya, daripada main games. Ntar makin candu, mata rusak lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Widih. Serius tuh temen SMK lu udah nikah? Hm....

      Udah keluar itu cerpennya. :D
      Wehehe. Iya, tapi kadang masih suka nge-games. :p

      Delete
  30. Wasting time, gue juga dulu sering banget ngebuang2 waktu cuman buat main PS berjam2 dan sekarang gue juga masih sih. duh semoga gue bisa memanfaatkan waktu yang ada buat menjadi bloher yang sejati ayee..

    Semoga 2016 Yoga jadi lebih baik aja.. karena kerja keras pasti akan da hasilnya. Amiiin

    ReplyDelete
  31. Gila itu mata apa lampu petromak, melek terus sampai pagi. Haha hebat yog, demi membalas komentar-komentar rela begadang.

    Ngomongin soal waktu, kecepatan waktu tiap orang memang berbeda-beda. Adakalanya waktu terasa begitu cepat seperti sedang malam mingguan atau ngeblog. waktu akan terasa cepat berlalu, sekiranya baru adzan dhuhur eh sadar-sadar udah adzan isya. Karena asyiknya suatu pekerjaan akn berpengaruh dalam kecepatan waktu berjalan. Namun adakalanya waktu terasa lambat, contohnya pas ujian skripsi atau pas wawancara kerja, jika kita tak siap mental maka waktu terasa akan begitu lambat, sedetik rasa setahun haha

    Tapi saya setuju pendapat john lennon, ketika kita menikmati waktu yang terbuang maka itu namanya bukan buang buang waktu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih ke orang kurang kerjaan aja kayaknya, sih, Fan. :))

      Nah. Pas kerja di bidang yang salah juga terasa lama. Jadi kita kayak nggak menikmatinya gitu. :D

      Yoeehh.

      Delete
  32. Quotesnya John Lennon ya? jadi ngerasa terpanggil nih hahaha. seger banget tulisannya bang! new reader nihh salam kenal ~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seger? Udah kayak mandi pas subuh-subuh, ya?

      Delete
  33. wiiih, yogaa, masih blm tidur jam 2 pagi, kalo aku bisa tepar pas ke kantornya ;D.. kalo aku balesin komen2 d blog itu biasanya 3 hari sekali... itu smabil BW k blog yg ngasih komen... sisa hari utk BW doang... minimal 5 blog tiap harilah, trgantung lg capek bgt ato ga pulang kantor ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Tidur habis Subuhan juga sering, Mbak. :D
      Gue malah sehari bisa langsung sekaligus lebih dari sepuluh blog. Buahaha. XD

      Delete

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.