Kumpul Blogger, Ngegaul di AEON Mall

76 comments
“Gue tunggu cerita kalian di blog masing-masing, ya!”

Parah!

Gue baru inget, kalo ada sebuah cerita di akhir bulan Desember yang belum sempat ditulis. Parah. Sumpah, ini parah. Masa sekarang udah akhir Januari. Gak terasa banget udah sebulan berlalu.
Mungkin kalau gue menuliskan cerita ini rasanya sungguh telat. Tapi, sesuai janji—dengan teman-teman yang lain—untuk menuliskan cerita kopdar di blog masing-masing, maka izinkanlah gue untuk tetap bercerita. Dan maafkanlah kalau gue baru sempat posting sekarang.


Di antara kalian masih ada yang ingat long weekend dari tanggal 23-27 Desember 2015?

Nah, di liburan itu seorang Yoga nggak ada rencana pergi ke mana-mana.

Iya, ngenes banget emang hidup gue. Udah pengangguran, gak punya duit pula (emang ada pengangguran banyak duit?). Nggak bisa liburan, kan.

Liburan gue menjadi hampa.

Bersyukurlah salah satu teman blogger ada yang mengusulkan kopdar. Grup WhatsApp Blogger Jabodetabek pun ramai berdiskusi tanggal berapa, dan di mana tempat yang enak untuk berkumpul kebo.

Kami sepakat kumpul pada tanggal 25 Desember alias di hari Natal. Lalu, sekarang tinggal menentukan tempat. Karena sudah terlalu sering kumpul di Bogor atau Depok, tempat itu otomatis di-blacklist.

Lalu, tiba-tiba ada yang usul Puncak.
“Macet banget kali Puncak mah,” respons seseorang.

“KEJAUHAN ANJEEERRR! LU AJA SANA SAMA NENEK LU YANG JAGO BREAKDANCE ITU!” respons gue, tapi cuma dalam hati. Karena gue takut diajak battle breakdance sama neneknya.
Emaap.

Kala itu, gue usul untuk kopdar di TMII. Biar sekalian motret pemandangan, terus nanti foto-fotonya bisa upload IG deh (Yoga sok anak Instagram).

Namun, banyak yang menginformasikan kalau TMII ini bakalan ramai dengan anak sekolah karena sedang musim liburan. TMII pun dicoret dari daftar.
Setelah itu, kami—para blogger Jabodetabek—mulai bingung lagi menentukan tempat yang pas.

***

“Jadi yang fixed ikut siapa aja nih?” tanya Karin di grup WA.

Tidak ada yang respons.

“Eh, emak gue udah masak banyak, loh,” lanjutnya.

Dan akhirnya, kami semua sepakat kopdar di daerah Serpong, Tangerang. Lebih tepatnya di rumah Karin.

Karena kasihan tidak ada yang jawab, maka gue pun mengetik, “Gue. Nanti langsung otw habis Jumatan.”

Setelah Jumatan, gue langsung bergegas menuju rumah Karin. Namun, gue sedikit bingung akan lewat mana. Ada tiga jalur menuju rumah Karin: pertama, arah kampus Pamulang yang biasa gue lalui setiap kuliah, dan Serpong itu lokasinya tidak begitu jauh dari kampus; kedua, lewat Ciledug terus Alam Sutera, baru deh Serpong; ketiga, naek ojek buraq dalam 10 detik langsung sampe.

Karena tidak tau pangkalan ojek buraq di mana dan rasanya juga mustahil. Maka, gue pun memilih jalur pertama.

Gue juga lebih memilih berangkat naik motor daripada kereta. Karena jalanan begitu lenggang, sayang banget kalo nggak dimanfaatin. Jarang-jarang, kan, bisa ngebut lancar di Jakarta. Ehehe.

Gue berangkat dari rumah jam 13.20, dan sekitar pukul 14.00 gue sudah sampai Pamulang. Tumben sekali. Gue pun langsung ngabarin Karin via WA. Dan dia bilang, “Ke arah Stasiun Serpong aja. Itu cuma 20 sampe 30 menitan dari situ.”

Dengan penuh percaya diri, gue langsung menuju ke arah Stasiun Serpong. Kampretnya, di tengah jalan ada perbaikan jalan sehingga lumayan macet. Lalu, tiba-tiba gue juga rada lupa jalan ke Stasiun Serpong. Double kampret.

Tidak ingin tersesat, gue segera bertanya kepada salah seorang bapak-bapak di pinggir jalan. Setelah mendapatkan informasi yang cukup jelas, gue melanjutkan perjalanan.

***

Gue sudah keliling-keliling daerah Serpong selama setengah jam. Seharusnya gue pasti udah sampe rumah Karin kalau nggak nyasar nih. Parah!

Sudah bertanya tiga kali sama orang, gue malah tambah nyasar. Karin kemudian menanyakan lokasi gue di mana. Namun,  gue tidak menjawabnya, justru gue minta dia supaya share location.

Sudah mendapatkan lokasi yang tepat, gue langsung membuka aplikasi GPS. Berharap kali ini GPS tidak menyesatkan.

Sekitar pukul 15.00 tepat, gue sampai di dekat Stasiun Serpong, di sana sudah ada Karin dan Salam yang menunggu dari tadi. Ternyata rumahnya Karin begitu dekat dengan stasiun. Tau gitu, mending gue naek kereta, ya Tuhan. Naek kereta hanya Rp 6.000 palingan pulang-pergi. Gue nyasar-nyasar bisa ngabisin bensin Rp 15.000. Ah, bodoh sekali hamba.

“Lu ke mana aja sih, Yog?” tanya Karin meledek sambil tertawa-tawa.
“Nyasar nih tae,” jawab gue kesel.

“Motor lu ganti, Yog?” tanya Salam.

Gue tidak menjawab.

Entahlah, kenapa si Salam lebih fokus ke motor daripada temannya yang nyasar. #SalamJahat #SalamTega #SalamSuperMarioTeguh

Kami bertiga memilih menunggu teman-teman yang lain di rumah Karin. Ya, sekalian istirahat. Nyasar itu sangat melelahkan kawan. Apalagi nyasar di hati yang salah.

Keluarga Karin menyambut gue dan Salam dengan hangat. Karin juga langsung mengeluarkan minuman jeruk dingin dan peyek kacang.

Tidak lama setelah itu, Nuri mengabarkan kalau dia sudah sampai di stasiun. Karin segera menjemputnya.

Sesampainya di rumah Karin, Nuri tampak kehausan dan kelaparan sekali. Dia segera meminum segelas air jeruk dan memakan peyek itu dengan brutal.

Gue yang melihat ada label harga “Rp 2.000” di toples peyek segera bilang ke Salam dan Nuri, “Eh, udah pada ngambil berapa lu?”
“Lu pada gak lihat nih?” lanjut gue menunjuk-nunjuk tulisan “Rp 2.000” yang nempel di toples.
Salam ketawa ngakak. Nuri pun juga tertawa, lalu tersedak. Muahaha.

Beberapa saat kemudian, yang datang ialah Sabil. Dan dia orang terakhir. Oalah, ternyata kami kopdar hanya berlima.

Melihat kami bertiga (gue, Salam, dan Nuri) tertawa-tawa, Karin pun penasaran dan bertanya, “Ada apaan, sih?”

“Ini si Nuri sama Salam, Rin. Mereka udah makan dua peyek. Jangan lupa mintain masing-masing Rp 4.000, yak!” kata gue meledek.
“Enak aja lu! Baru satu setengah. Tadi yang setengah gue potek,” ujar Nuri.

Karin tertawa melihat label harga yang menempel di toples yang berisi peyek tersebut.
“Gratis, kok. Gratis. Santai aja. Itu emang biasanya nyokap gue jualan.”

“Parah emang lu pada, dagangan orang malah dimakanin,” kata Salam sambil mengunyah peyek.

“Lu juga woy!”

Puas dengan camilan peyek, kami berlima pun disuruh makan sore oleh ibunya Karin.

Makan dulu gaes

Mantaplah. Gratisan. Huwahaha.

Oiya, si Sabil nggak tahu kenapa begitu pendiam. Jarang ngomong gitu deh. Beda banget sama gue yang ngomong mulu, apalagi kalo kelaperan.

Lihat aja foto ini:


sumber gambar: blog Salam

Kelar makan, kami bercerita-cerita tentang kuliah, kerjaan, dan tentunya dunia blogging. Asoy!

Entah apa saja yang kami bahas setelah itu, pokoknya ngobrol dan seru-seruan. Ketika jam menunjukkan pukul 5 sore, Karin mengajak kami ke mal hitz (iya pake z biar azek) Tangerang, yaitu AEON Mall.

Bodohnya, si Karin lupa meletakkan henpon. Sudah dicari di mana-mana, hapenya tetep nggak ada. Semua pun panik. Orangtuanya Karin pun jadi ikutan nyari. Bahkan Panic at The Disco juga panik. Parah.

Akhirnya, HP Karin ketemu. Karena tanggung sudah azan, kami sepakat berangkat habis Magriban.
Karin boncengan sama Sabil, Salam boncengan sama Nuri, dan gue sama....

Ya Tuhan... berdebu deh ini jok motor gue. Sendirian mulu, nggak ada yang dibonceng.

***

Sesampainya di sana, kami segera mengabadikan momen langka ini. Jarang-jarang kumpul blogger di mal. Kami pun resmi jadi anak gaul Tangerang karena sudah menginjakkan kaki di AEON Mall. Yuhuuuu.



Di sana ada tempat bermain anak-anak yang mirip air mancur warna-warni gitu. Enak, ya. Zaman gue kecil mah boro-boro. Cuma bisa maenan air got. Oke, ini menjijikan.




Kami kemudian bermain ke Taman Sakura. Bukan bunga sungguhan, tetapi ini hanya cahaya lampu. Ah, tapi keren abis.


Foto kiriman Yoga Akbar Sholihin (@yoggaas) pada


Tiba-tiba si Nuri pengin es krim. Gue pun usul es krim Mekdi yang enak. Eh, setelah nyari-nyari, masa gak ketemu juga. Parah! Mal keren begini gak ada Mekdi-nya. Atau emang kami yang norak, ya? Enggak engeh di mana Mekdi bersembunyi.

Melihat jam tangan yang sudah menunjukkan pukul 20.00, kami memutuskan untuk pulang. Soalnya supaya Sabil nggak kemaleman pulangnya. Btw, rumahnya di Bekasi (pokoknya paling jauh). Oleh karena itu, kami pun segera mengantarnya ke Stasiun Serpong.

Namun, di tengah perjalanan si Salam dan Nuri menghilang. Gue dan Karin tetap mengantar Sabil ke stasiun. Setelah mengantar Sabil, Karin menelepon Nuri. Menanyakan mereka kenapa bisa menghilang tiba-tiba.

Oh, ternyata motornya Salam kehabisan bensin. Duh.

Lalu, gue dan Karin mencari tukang bensin eceran dan segera mengantarkannya ke Salam. Di tengah perjalanan, gue mencoba mendahului Karin karena merasa sudah hafal jalan. Saat di persimpangan, Karin memanggil-manggil gue.

Gue menoleh. Karin berteriak, “YOG, BELOK KANAN.”

Dan gue malah lurus-lurus aja. Bego. Saat mencoba puter balik dan mengikuti Karin, gue terpeleset pasir. Yak, gue jatoh. Bego banget. Gue pun menertawai kebodohan diri sendiri.

“Lu gapapa?” tanya Karin.
Gue tetap tertawa.

“Eh, serius lu gak kenapa-kenapa, kan?” Karin bertanya lagi.
“Woles. Gapapa,” jawab gue cengengesan.
“Oh, ya udah.” Mungkin dalam hatinya dia bilang, “Kasihan amat si Yoga, jatoh dari motor langsung gila gini.”

Gue dan Karin menghampiri Salam dan Nuri yang berhenti di pinggiran jalan. Karin memberikan bensin kepada Salam. Dan Salam pun langsung menuangkan bensin itu ke mulutnya tangki bensin motornya. Setelah itu, kami mampir ke Mekdi yang tidak jauh dari situ.

Mendokumentasikannya lagi.

Mekfluri dulu gaes

Barulah kami pulang ke rumah masing-masing. Nuri naek kereta, sedangkan gue dan Salam naik motor.
Gue mengikuti Salam karena takut nyasar lagi. Apalagi kalo malem penglihatan gue lumayan ngaco.

Sampai di suatu jalan, tiba-tiba Salam kebingungan. Salam sedikit-sedikit menengok ke arah gue.
“Lam?” panggil gue. “Bener gak nih jalannya?” tanya gue ragu.
“Kayaknya nyasar deh, Yog,” jawab dia tanpa rasa berdosa.

Tokhaaaay. Sama aja ternyata dia kayak gue.


Dan pertanyaan gue, “Apakah nyasar itu menular?”
Bodo amatlah yang penting gue bisa selamat sampe rumah. Huwahaha.


Bagi yang ingin baca cerita kopdar yang lainnya, bisa kalian baca di sini:

Versi Karin: Karinara




Dan karena Sabil belum nulis, coba aja tungguin di blog dia: Blog Kakak Kucing

Terima kasih sudah membaca. Komentarin dong gimana kopdar kami ini menurut kalian. :p
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

76 comments

  1. mauu ikut kopdar mauu..*acak-acak pasir*
    mau gabung grup WA blogger Jabodetabek mauu.. *Garuk-garuk pohon*

    ReplyDelete
  2. itu pas jatoh motornya gakpapa kan yog? ada yang lecet? yaampun kasian motornya.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Tuhan. Sama aja kayak Salam. Lebih peduli sama motor. :(

      Delete
  3. Bukannya Desember kemarin libur sebulan ya? Pengangguran gini, nih. Kalendernya merah semua.

    Itu apa banget deh kehabisan bensin. Udah 2016 juga :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Iya, emang libur sebulan untuk yang nganggur. :(
      Hm, itu pas 2015. :D

      Delete
  4. hahaa.. itu yang dari blog salam bikin ngakak bisa aja ngasih tulisanya.
    wuiih seru banget ya kopdarnya asyik, awalnya kukira orang bnyak eh gak taunya cuma lima orang, tapi seru juga ya yog?

    eh yog cerpen widy nya kok udahan po kok belum ada yang muncul lagi??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biarpun cuma berlima, yang penting kebersamaannya. :)
      Waduh. Lagi jeda dulu, Broh. Ada yang lagi fokus skripsi. Nanti, ya. :D

      Delete
  5. jarak rumah lu ke rumah karin berapa kilo yog? trus dari rumah karin ke stasiun kereta berapa kilo juga? bapak2 yg u tanya di jalan udah punya anak belum? kalo udah anaknya perawan bukan? pas u k mall aeon, rame engga? kira2 ada berapa tuh jumlah pengunjungnya? pas lu jatuh dari motor, celana u g robekkan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perasaan lu klo komen di blog blog orang pertanyaannya selalu sama deh hahaaaa

      Delete
    2. Niki: Gak ngehitungin, Nik. Cuma beberapa meter kalo dari stasiun. Udah punya anak, masih SD. Rame. Sekitar lima ratus tujuh puluh tiga ribu dua juta pengunjung :D
      Enggak. Gue kan gak pake celana. Pake sarung.

      Mbak Nita: Hahaha. :D

      Delete
  6. Yoga tuh motor lu ga kenapa-kenapa kn, dari awal baca dikira kopdar banyakan ternyata cuma lima prang,
    oh ya yog lu ambil review buat tanggal 29 januari ya nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Sedikit, Koh. :D
      Yang hari Jumat? Iya. :)

      Delete
  7. Ya Allah.. hidupmu nyasar mulu iih...! :p

    Hampir 2 bulan ibu mengandung baru ditulis di blog kobdarnya, untung belum 9 bulan melahirkan.. hahaha

    Si Sabil pendiam? Biasanya orang yang pendiam itu bikin penasaran hehehe

    Kapan ya bisa ke AEON mall biar jadi anak hitz?! :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Butuh petunjuk Tuhan, supaya kembali ke jalan yang benar. :)
      Kelamaan itu mah. :(
      Bil, Arum penasaran nih, Bil.

      Mainlah sini!

      Delete
  8. BHAHAHAAA LU SETIAP KOPDAR KENAPA NYASAR MULU WOYY HAHAAA
    Hobi amat nyasar. Gue pertama kali baca kopdaran ini di blog Karin, nggak ngeh Sabil itu yg mana. Taunya Salsabila blog si kakak kucing. Hohooo

    Baik banget Ibu Karin. Bersedia ngasi makan kalian-kalian hahaa

    Pake acara jatoh dari motor segala lu, Yog. Hahaa
    Tapi keliatan banget serunya ya, bisa kopdar dan sharing ke sesama.

    Gue kapan bisa kopdar :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga Sabil :D hahaa iya, Sabil kamu toh ternyata :))

      Delete
    2. Mungkin passion gue nyasar. :(

      Iya, Sabil yang itu, Lan. :D Semua ibu kayaknya baik deh. :))

      Ehehe. Ajak dong para blogger Riau. :p

      Delete
  9. Wahhh seru ya kopdarnya walaupun cuma berlima ke mall AEON juga lagi, btw jadi inget kopdar pas puasa di alun-alun bekasi modal nekat dan cuma tau dika disitu terus kenalan sama lo yoga, tiwi, karin, sabil, nurul, syahrizal, dan aziz seru sih itu pertama kalinya ikut kopdar dan kenal kalian. Aaaa jadi ingin kopdar lagi :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk sini Dian, kapan-kapan ikut kopdar lagi dong. :D

      Delete
  10. beberapa minggu yg lalu baru dari aeon, tapi gak sempet liat tamannya tuh.. difoto keren bet.. pengen balik lagi gw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sayang sekali. Padahal itu keren. :D

      Delete
  11. Allahu Akbar !! Ini kenapa acara kopdar malah jadi acara ngabisin dagangan orang sih..??
    Kalo kopdar gitu mah, gue pengen banget deh setiap hari kopdaran ..
    Gratisan coy !! Mwahahaha ..

    Ngojek aja yog udah, lumayan bisa nambah penghasilan + jog belakang lu ada yang ngisi, jadi nggak bedebu deh karna nggak pernah ketemu pantat .. *eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tau nih. Parah, ya. :(
      Muahaha. Hidup makanan gratisan!

      Ngojek gimana? Gue aja suka nyasar. :(

      Delete
  12. "Sesampainya di rumah Karin, Nuri tampak kehausan dan kelaparan sekali. Dia segera meminum segelas air jeruk dan memakan peyek itu dengan brutal."

    Wah, parah nih. Gue anak baik-baik, Yog. Gak brutal kek gitu. HUahahah

    ReplyDelete
  13. Karina manis ya...
    #aku fokus ke situuuu malah
    Waparah peyek dagangan digasakin semua, uda numpNg mskan pula hihiii, e itu kalian makan lalapan ama ayam yaa?? Pecel ayam
    Anjiirr nenek breakdance memang ada hahaaa

    Es krim mekdi yg sunday rasa tobeli eh stroberi mang enak sihhh, tumben ber 5 doang yog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciyee Karin dipuji manis.
      Iya, pecel ayam, Mbak. Enaaakkk. Gratis gituloh. :D

      Ada aja buat cerita komedi mah. :p

      Iya nih. Pada sibuk. :(

      Delete
  14. Bikin laper bacanya.:((
    Gue belum sarapan. Kebanyang peyek dan es jeruknya.

    Btw parah juga kalian dagangan orang itu.ckckckckck.

    Hmm. Januari belum ada kuy nih.
    Pengen deh gue kumpul bareng semuanya.minimal ada yang barunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Peyek pake es jeruk maksudnya dicampur? :D

      Udah Januari akhir ini mah. Susah. Ayuk nanti Februari aja gimana? :))

      Delete
  15. Gue pendiem, ya? ._.

    Kita resmi gaul bangeeetttdeeehhh. Huwoooh!

    Etttt. Siapa bilang gue belom nulis? Nih, udah http://nasalsabila.blogspot.co.id/2016/01/serunya-kumpul-bareng-bloger-jabodetabek.html :p Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hm... kayaknya begitu. :)

      Hidup nak gawl AEON!

      Yoeh. Udah nulis juga. Mantap!

      Delete
  16. Seru juga tuh, keliling bareng temen seper-blog-an. Apalagi Taman Sakuranya keren banget~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo aja taman itu sepi pasti lebih keren. Ehehe.

      Delete
  17. Motornya gapapa kan yog, jatuh di pasir gitu. Kalau ada yang lecet coba dikasih hansaplas dulu yog :v

    Duh udah kopdaran aja, jadi pingin :(

    ReplyDelete
  18. :'( asik bener kopdar kalian. Btw si salam cakep yah... Maap salah fokus ヽ(^。^)ノ

    Woy itu dagangan org main disikat aja. Astagfirullah...

    ReplyDelete
  19. Yog, kok kamu nggak ngomong mau kopdar trus mau pake buraq? Kan bisa pake buraq aku. Lagi ngganggur tuh di rumah aja. Maklum yang punya sekarang jadi pengangguran T_____T

    Si Karin baik bener mau nyediain tempat kopdar. Nyediain makanan gratis lagi. Ngajakin kalian ke AEON Mall juga. Yuhuuu~

    Bahahahahhaa biarpun udah baca yang jatoh di pasir itu sebelumnya di blog Karin, pas baca disini masih aja ngakak. Itu beneran terpeleset pasir? Maksudnya, itu beneran cuma terpeleset aja, Yog? Nggak pup di pasir juga sekalian? Eeeeeh.

    AAAKKKK ES KRIM MEKDI! AAAAKKK AKU DENDAM BANGET NGGAK JADI BELI ITU TADI GARA-GARA KAKAK MAU CEPET PULANG. AAAAAAK AKU DENDAM AAAAAK GINI AMAT PMS YO OLOOOOOH :(((((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bodo amat, Cha. Rumah lu di Samarinda. Jauh!

      Yuhuu. Karin memang baik.

      Iya jatoh kepeleset. Enggak, kok. Ya, cuma kentut dikit aja, Cha. Ehehehe.

      Sini beli es krim sama Abang.

      Delete
  20. Huahahaha, inilah dia sang blogger sekaligus pesulap. Ibarat pesulap, lu itu escapologist, bang. Pesulap yang bisa melepaskan diri dari bahaya. Kalo lu, bahaya nyasar. Salut masih bisa bertahan hidup sampe sekarang. Huehehe

    (anjir, menghina banget ini)

    Ehem. Lagi-lagi gue cuma bisa ngiler dengan acara yang udah diceritain kalian. Gue mah banyak banget kendalanya. Anak yang nggak bisa keluar malem dan jauh-jauh, ya emang gini rasanya. Duh, jadi curcol. Kebiasaan.

    Anjaaas, ngakak parah yang bagian peyek kacang. Tuan rumahnya lupa nyabut tulisan atau gimana tuh, ya? Jahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anjeer. Disama-samain kayak pesulap. Buahaha. Taaeee.
      Nanti aja pas CFD-an kalo begitu. Kan pagi tuh. :))

      Kayaknya, sih, emang lupa. Ahaha. XD

      Delete
  21. Ih postingan nya telat banget sih. Padahal kan kamu pengangguran, jadi harusnya gak sibuk dong buat nulis *anjir komen nya ngeselin* *kabur ah*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sya, boleh nggak jangan bawa-bawa pengangguran? #PengangguranJugaBisaSibuk

      Delete
  22. Udah baca dari blog mereka, pas baca di sini, ampe apal nantinya bakal gimana. Huahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Telat banget berarti gue ceritanya. :(

      Delete
  23. Menurut saya, kopdar kalian seru. Dan ketebak, pasti ada nyasar-nyasarnya. Yawlah. Hidup nyasar~
    Jadi pengin kopdar lagi. Lupa, terakhir kopdar kapan. Udah lama banget. :))

    ReplyDelete
  24. Untung motornya gapapa ya bang Yog :D
    Eh btw mau ikutan kopdar juga biar banyak relasi :( mau gabung grup WA blogger jabodetabek biar bisa dapetin ilmu dari blogger lain, Bang :( *mewek*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, motornya gapapa. Gak sekalian tanyain jalanannya? :|
      Buahahaha. Anak-anaknya udah mulai nggak aktif, Man. :(

      Delete
    2. Yah udah mulai gak aktif ya :(

      Delete
  25. Waaah aku udah lamaaaa banget nggak kopdar sama temen-temen blogger di Malang, baca ini jadi rindu, apalagi di rumah temen :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kopdar dong, Meg. :p

      Iya, di rumah temen lebih asoy. :)

      Delete
  26. Hal yang dari dulubgue pengen, gini nih. Kopdar blogger, belum kesampaian. :(

    ReplyDelete
  27. enak juga yah bisa kumpul di dunia nyata,, hebat euy,, tapi photomu yang mana sih kang ?? dilihat - lihat kaynya kamu gak adalam photo itu,, solanya photnya beda sama yang di pake di profile blogger...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue yang pake flanel kotak-kotak, Kang. :D
      Oiya, muka gue emang banyak. Suka gonta-ganti. Wakaka. Ye kagaklah.

      Delete
  28. ada 3 jalur buat ke rmh karin yaa.. malah bingung gara2 banyak pilihan hhe. terus ujung2 kesesat lagi. tapi bener juga sih paling gak enak tersesat di hati yg salah

    mantep deh kopdarnyaa. di Banjarmasin sering gitu juga bang ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Gak enak banget kalo udah menyangkut hati. :(
      Wuoooh, iya, kah? Belum baca cerita kopdarmu. Haha

      Delete
  29. Entah kenapa gue ngakak pas lu menyesal karena ternyata naek kereta lebih enak dibanding naik motor. Mana pake jatoh plus nyasar segala. Nyahahah...

    ReplyDelete
  30. Sepertinya seru banget ya yog, bisa ketemu temen yang emang satu passion sama kita. Ngobrolnya jelas lebih asyik, nyambung banget malah. Semoga aja kedepannya gue bisa menyelesaikan Progres Kopdar Nasional ni. Masih prepare bareng anak-anak Blogger Energy. Doakan ya yog..

    Salam buat temen2 blog lo yang seregional.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga lancar ya acaranya! Asyik bangetlah. :))
      Hoi pada dapet salam dari Heru nih. Si Pangeran Wortel. :D

      Delete
  31. Wah, seru juga baca cerita kopdaran lima blogger ini (btw, itu kalo lo beneran diajak battle breakdance sama si nenek gimana Yog? Haha)

    Pengalaman kesasarnya toh bisa dituangin ke blog, jadi unik kan... hehe. Luar biasa, dijamu sama Karin dan ibunya sampe perut kenyang berarti ya. Haha, kocak lo pake bawa-bawa nama Panic at the Disco segala pas lagi pada panik nyariin handphone si Karin :D

    Widih, hasil foto-fotonya keren bro... itu yang lo taro di Instagram kece banget Yog Taman Sakura-nya.
    McD emang top kalo buat kumpul-kumpul sambil nyemil dessert :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue pasti langsung nyerah. Nenek-nenek banyak pengalaman hidupnya, Bay. Hahaha.
      Makasih. Iya, kebetulan emang tamannya yang kece. :D

      Hidup es krim Mekdi!

      Delete
  32. Pengen deh ikut kopdar , tapi gue kan cuma lelaki kesepian yang udah terlalu lama sendiri T^T #Sedih

    ReplyDelete
  33. Gua baru tau kalo di AEON Mall ada air mancur gitu, tapi gua malah kurang suka wkwkw, kesannya kayak orang-orang dateng ke Mall cuma buat main air.

    Tapi air mancurnya ada di dalem mall atau di luar? Kalo di dalem gua tambah nggak suka. Wkwkwkwk!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yailah, namanya juga buat bocah-bocah, Ham.
      Di ruangan tersendiri di sudut mal. Sepertinya itu ada di luar deh. :D

      Delete
  34. Kamu oke juga kalau pake kacamata yog, assssh

    ReplyDelete
  35. aggghh..... dan sampe skr aku blm prnh nginjakin kaki ke aeon mall ituu -__-.. belum gahol nihh.. ;p.. pdhl udh pgn bgt nyobain smua makanan2 ala jepangnya...secara akukan pcinta japanese food ;)

    seru ih kalian srg bgt jumpa2 blogger... pgn sbnrnya, tp aku juga jrg aktif sih yog di komunitas2 blog gitu.. :D.. kerjaan kantor ini loh -__-..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Main dong, Mbak. Biar makin gahul. :p Biasanya kumpul-kumpul emak blogger juga ada, kan? :))

      Delete

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.