Setiap orang punya selera masing-masing terhadap banyak hal. Misal dalam makanan, ada beberapa orang yang suka banget sama sea food, ada juga yang nggak suka, bahkan ada yang alergi. Lalu, ada sebagian orang suka banget durian. Sebagian yang lain justru membencinya.  Bagi yang menyukainya pasti bilang, “Wah, enak banget ini buah duren! Kalian harus cobain!”

Bagi yang membencinya (termasuk gue), bakalan bilang, “Wah, enek banget ini duren. Kalian jangan pernah sekalipun nyobain!”

Enak dan enek itu emang beda tipis. Yap. Itulah soal selera.
Read More
Bingung? Sumber : KLIK INI


Aku bingung, murung
Saat ini terluntang lantung
Aku amati pula nasib para tulang punggung
Melawan kerasnya ibu kota
Menikmati kepedihan Jakarta
Read More
Argghhhh, jam 01.00 rasanya lama banget.

Itulah keluhan-keluhan beberapa fakir kuota, termasuk gue.
Belakangan ini, gue jadi susah tidur karena kuota habis. Nggak tau kenapa, gue rela menahan ngantuk hanya untuk bonus kuota. Yak, karena kebanyakan provider memang sekongkol membuat bonus kuota lebih banyak daripada kuota utamanya. Misalnya, untuk pembelian kuota harga 50.000 rupiah selama sebulan akan mendapatkan kuota utama sebesar 2 GB, dan bonus kuotanya sebesar 4 GB. Kampretnya, belum ada sebulan kuota utama gue selalu habis. Dan bonus kuotanya masih tersisa banyak. Kenapa untuk sebuah bonus kuota yang cukup menggiurkan itu harus dikasih jadwal?
Read More
HUWAHAHAHAHAHA.

Oke, itu ketawa nggak jelas hanya kalimat pembuka aja. Tadinya gue mau pake “Assalamualaikum”, tapi itu ciri khasnya si Haw. Gue nggak mau nulis begitu, takut dikira ngikutin. Halah.  

Nggak terasa gue sudah menulis dan update di blog secara rutin—setiap Rabu dan Minggu selalu posting. Kalo nggak salah, hal ini dimulai dari bulan Desember. Nah, sekarang udah April aja, nggak nyangka, ya, gue bisa konsisten begini. Mungkin ini efek karena banyak waktu santainya. Kalo banyak kegiatan nggak yakin bisa serajin ini nulisnya. Hehehe.

Tapi gue bosen rasanya gini-gini aja.
Read More
Pada tanggal 5 April 2015, tepatnya hari Minggu, gue dan temen-temen blogger janjian untuk kopdar di TIM. TIM bukanlah kepanjangan dari Tempat Istirahat Musafir, tetapi Taman Ismail Marzuki.

Beginilah ceritanya.
Read More
Belakangan ini, gue mulai merasa tulisan gue semakin buruk. Nggak tau kenapa, rasanya menulis nggak mengalir lagi seperti sebelumnya.

Waktu itu, gue menulis ibarat air hujan yang lagi deras; sampe banjir ke mana-mana. Mencari ide selalu gampang. Gue mengetik nggak perlu mikir lagi, semuanya terketik begitu saja untuk draft pertama.

Namun, beberapa hari yang lalu, gue mulai merasa tulisan gue seperti kurang. Seperti bukan Yoga yang menulis atau mengetik. Entah, siapa yang mengetik tulisan itu. Jangan-jangan tangannya Yoga. Hiiiii... serem.
Read More
Udah lama banget gue nggak nulis puisi. Hmm, sesekali puisi, ah. Curhat mulu kayaknya bosen. Sebenernya ini juga curhatan, tetapi gue mencoba menulisnya ke bentuk puisi. Pantes atau enggak ini disebut puisi, ya? Namanya juga belajar nulis. Langsung aja, deh. Bodo amat soal jelek apa bagus.. :D

Kisah Jakarta sore hari
Read More
Gue yang sedang ngulet di kasur berusaha untuk tidur lagi. Namun, gue ada janji sama pacar. Yoi. Jarang-jarang  gue pacaran. Yah, namanya juga nasib orang yang memilih pacaran jarak jauh (dibaca : LDR ). Nggak terasa, ngulet di kasur itu bikin gue ketiduran. Yah, namanya juga ketiduran, kan, nggak sadar. Kalo sadar itu namanya menidurkan. Eh, gimana-gimana?

Abaikan kalimat barusan.

Handphone gue tiba-tiba berdering. Gue pun terbangun, lalu pesan itu gue baca perlahan-lahan dengan mata kriyep-kriyep. “Dikit lagi sampe,” kata si pacar di WhatsApp.

Gue yang melihat pesan itu langsung kaget dan berlari ke kamar mandi.

Singkat cerita gue udah mandi dan berpakaian. Gue mau tampil biasa aja. Yang memang style gue biasa aja. Mungkin 'kata biasa' aja bagi orang lain adalah penampilan yang lebih mirip gembel.
Bodo amat. Beginilah gue. Suka syukur, enggak ya udah. Simpel.
Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home