ASDF(vck)G

107 comments
Maaf banget kalau judul tulisan kali ini nggak jelas. Iya, pemikiran gue emang selalu random. Jadi, sering ngaco begini deh.

Nanti malam kita akan merayakan tahun baru 2016. Jujur, ini rasanya kecepetan buat gue. Karena eh karena, resolusi gue di tahun ini masih banyak yang belum tercapai. Tapi, ada beberapa juga yang berhasil. Oleh karena itu, gue pengin coba menuliskan apa saja yang sudah tercapai:


Cekidot.

Satu. Segala tentang blog.

Di akhir tahun 2014, viewers blog gue mencapai 100 pengunjung per hari. Sedangkan ketika melihat statistika di akhir 2015, itu per harinya sudah sekitar 400-500. Alhamdulillah banget. Peningkatan yang sangat drastis. Itu semua karena 2014 blog gue masih ada embel-embel blogspot-nya. Kalau di 2015 gue telah memakai TLD (Top Level Domain) menjadi yoggaas(dot)com. Asyek.

Ya, meskipun soal kuantitas blog gue tidak ada peningkatan. Jadi, jumlah tulisan di tahun 2014 bisa mencapai 115, sedangkan tahun 2015 ini mengalami penurunan—termasuk tulisan ini—hanya 98 tulisan.

Namun, bagi gue itu sudah lebih dari cukup. At least, setiap seminggu blog ini selalu ada tulisan baru. 

Yeah, gue berhasil konsisten. Dan soal kualitas, membaik nggak menurut kalian, Gaes? (serius nanya, boleh dijawab).

Setiap tulisan di blog, tentunya kita butuh seorang pembaca. Walaupun pembaca itu hanyalah seseorang. Hehe.
Paling tidak kita memang membutuhkan pembaca blog. Sayangnya, pembaca akan selalu silih berganti. Ada yang datang dan ada pula yang pergi. Akan selalu seperti itu. Tapi, ada juga yang masih ingin menetap.

Dan gue bener-bener nggak nyangka, ternyata blog gue ini masih memiliki pembaca setia. Betah bermain di sini. Baik dia yang selalu komentar panjang-panjang, atau yang cuma ngerusuh di kolom komentar, ataupun yang hanya seorang silent reader.
Siapa pun kalian. Gue sangat berterima kasih, Gaes.

Dua. Soal karier.

Akhirnya, gue berhasil mendapatkan pekerjaan di tahun 2015. Kalau tidak salah di bulan Oktober kemarin. Meskipun itu hanya pekerjaan yang gajinya tidak seberapa. Iya, gue hanya kerja freelance, merangkap menerima job review, dan buka jasa desain (untuk lebih jelasnya bisa baca di Jasa Yoga). Gue akan tetap bersyukur akan rezeki tersebut.

Tiga. Percintaan.

Bulan Maret 2015, gue pun mempunyai pacar. Uh, nggak nyangka resolusi itu malah tercapai. Sayangnya, hubungan kami sudah berakhir. Iya, gue yang memilih berpisah karena beberapa alasan. Jika kamu—mantan gue—baca, gue minta maaf soal pilihan itu.

Bentar-bentar, mantan pacar lu yang mana, sih? Yang LDR cuma beberapa bulan itu, Yog?

Oke, skip.

Empat. Koleksi buku.

Saat tahun 2014, koleksi buku-buku atau novel gue tidak sampai 10 biji. Hm... kok agak nggak enak, ya, nulis biji? Ntar disangka mesum lagi gue. Baiklah, gue ralat. Novel gue tidak sampai 10 buah, seingat gue hanyalah sekitar 6-8 biji. Duh, kok malah ngetik biji lagi, sih, ini?

Ada apa dengan biji, ya?

Bodo ah.

Sekarang ini, gue jadi semakin rajin baca buku. Setiap sebulan, gue mengusahakan minimal membeli 1 buah buku. Yeah, akhirnya bisa juga nggak ngetik biji (terus ini apa?)

Well, akhirnya koleksi buku gue sekarang sudah sekitar 20-an buah. Dua sampai tiga buku lagi mencapai angka 30. Bagi diri gue, ini lumayan meningkat dibandingkan setahun yang lalu. Ah, mantap deh. Jadi makin semangat nabung untuk beli buku. Karena gue pengin punya perpustakaan sendiri di dalam kamar.

Lima.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Udah, empat aja. Yang kelima itu Pancasila, kan? Ehehe.

***

Dan sekarang langsung aja saatnya gue beri tahu apa maksud judul tulisan ini.

ASDF(vck)G adalah....

A: Astagfirullah

S: Sudah

D: Desember

F: Fvck

G: Gagal

Jadi, gue awalnya sedang resah akan resolusi di tahun 2015. Gue kaget bukan main ketika bulan Desember datang. Gue sebenernya tidak bermaksud kasar pada kata “Fvck”. Karena artinya hanya kekesalan gue terhadap diri sendiri yang gagal.

Ketika orang-orang bule kesal akan sesuatu mereka biasanya akan mengumpat, antara “Shit”, “Damn”, dan “Fuck”.

Sayangnya, kata “Shit” sudah dipakai Alitt terlebih dahulu untuk menjadi ciri khasnya (Shitlicious). Lalu kalau “Damn” itu juga sudah menjadi sebuah brand “Damn, I Love Indonesia”. Nah, yang tersisa hanya kata “Fuck”.

Lagian, gue sering denger kata itu saat menonton sebuah adegan, di mana si cewek mendesah-desah dan teriak-teriak, “Fvck yeaaahh baby. Fvck!”.

Pokoknya gitu deh. Emaap.

Ah, pokoknya kata “Fvck” serius cuma kekesalan gue aja. Kenapa Desember datang terlalu cepat? Sehingga gue tidak bisa mewujudkan resolusi tahun 2015 yang pernah gue tulis di POSTINGAN INI.
Pokoknya asdf(vck)ghjkl rasanya!

Gagal. Satu kata yang membuat setiap orang bersedih. Kecewa. Terpuruk. Ataupun menangis.

Yap, gue gagal. Gagal akan banyak hal.

Di antaranya:

Gue gagal mendapatkan pekerjaan yang sesuai minat gue, bidang penulisan ataupun hal yang berbau kreativitas. Jangankan dapet kerjaan itu, pekerjaan tetap dalam bidang lain aja gue gagal. Sejujurnya, gue memang sedang butuh pekerjaan untuk membiayai perkuliahan gue yang sudah semester 6 ini. Gue yakin semester selanjutnya akan membutuhkan biaya yang jauh lebih banyak. Tapi, kenapa Desember malah datang terlalu cepat? Gue pun gagal dapet kerja. Sedih ya nganggur.

Lalu, gue gagal mempertahankan sebuah hubungan. Gue masih ingat betul, saat 2014 putus dengan Rani, gue merasa sangat kacau. Kenapa gue bisa gagal dalam hubungan? Padahal gue benar-benar serius saat itu. Rani bilang kecewa terhadap sikap gue dan katanya gue masih kekanak-kanakan.

Hahaha.  Ya, mungkin gue masih kekanak-kanakan.

Yang suka main online game atau PES nggak inget waktu di hari libur; yang suka nongkrong nggak jelas sama temen-temen hingga larut malam; dan yang hobi nulis, sehingga butuh waktu sendiri dan keseringan telat bales chat darinya.

Setidaknya, itu hal wajar, kan? Gue tidak selingkuh seperti Rani. Bukankah selingkuh itu lebih kekanak-kanakan wahai Rani yang dewasa? Ah, tapi biar bagaimanapun Rani telah membuat gue menjadi lebih baik dan dewasa. Kalau bukan karena dirinya, karakter gue saat ini mungkin akan masih kekanak-kanakan dan tidak bisa me-manage waktu.

Setelah putus dan mengikhlaskannya, gue berjanji untuk menjadi lebih baik saat punya pacar nanti. Dan berharap supaya tidak gagal-gagal lagi. Capek, Bro, adaptasinya.

Namun, di tahun 2015 gue pun berhasil punya pasangan. Bodohnya, ketika gue mendapatkan pacar yang bisa menerima segala kelebihan dan kekurangan gue. Dan justru sangat mendukung passion serta impian-impian gue itu, dia malah gue sia-siakan.

Sebenernya bukan menyia-nyiakan, sih. Gue ragu dan punya beberapa alasan untuk putus. Ah, cinta itu memang tidak bisa dipaksakan. Sorry. Semoga di tahun selanjutnya gue lebih bijak dalam mengambil keputusan.


Dan terakhir, gue gagal menyelesaikan naskah—yang sudah gue rencanakan akan kelar—di akhir 2015. Sumpah, ini nyesek banget. Harapan gue menjadi penulis tidak terwujud tahun ini.
Padahal penulisannya sudah hampir 70%. Bagi gue, itu sudah lumayan banyak. Tinggal sedikit lagi tuh!

Oiya, tapi naskah itu belum gue koreksi ataupun diedit jadi lebih baik. Ehehe. Sama aja masih sedikit itu mah, ya? Bahahaha.

Namun, semua itu pasti ada sebabnya. Iya, serius. Gue nggak alasan.

Gue terganggu akan tugas-tugas kuliah yang semakin tidak berperikemahasiswaan. Gue terganggu akan beberapa project yang lain.

Gue teralihkan fokusnya saat gue belajar dan menekuni desain. Dan baru-baru ini, gue juga lagi fokus mengedit cerita bersambung WIDY. Hm... gue yang jadi editornya. Ya, supaya cerpen itu menarik saat dibaca kita berempat butuh editor. Lumayanlah. Hitung-hitung untuk pembelajaran siapa tahu gue beneran jadi editor. Hihi.

Kembali ke naskah.

Gue berniat, dan akan berjanji untuk menyelesaikan naskah yang tertunda itu supaya selesai sebelum April 2016. Eh, itu kelamaan nggak, sih?

Ya, berjaga-jaga aja barangkali ada gangguan atau hal-hal lain yang menghambat. Lagian gue tidak berjanji kepada siapa-siapa. Gue berjanji untuk diri gue sendiri.

***

Biasanya kalo pergantian tahun gini bakalan ada resolusi-resolusi, ya? Ah, kali ini gue nggak perlu bikin deh. Gue takut kalau banyak yang nggak tercapai nanti kecewa. Mendingan gue menanamkan mindset “Masa depanmu ialah hari ini” untuk tahun 2016.

Sehingga di setiap harinya gue bisa lebih produktif dalam menjalani hari ataupun berkarya. Yuhuuu.

Dan mencoba untuk membuat deadline akan sebuah pekerjaan. Jadi, gue bisa bekerja lebih maksimal, tidak menunda-nunda ataupun males-malesan lagi. Semoga.

Eniwei, selamat tahun baru 2016 wahai teman-teman. Semoga tahun depan impian kita semua bisa terealisasikan, ya. Aamiin.

Maaf banget kalau tulisan ini panjang. Karena yang panjang-panjang itu belum tentu nikmat, kan?
Maklum, ini sebuah tulisan penutup tahun 2015. Tapi gue rasa ini nggak terlalu panjang, sih. Gue nulisnya ngalir aja tuh. Bahkan sebelum diedit ini lebih panjang, loh. Hehehe. Tapi ya, gue mohon maaf kalau kepanjangan.

Terima kasih.

PS: Gue selalu menggunakan “Rani” untuk nama tokoh dalam cerita di blog ini. Entah itu cerita fiksi, atau realita yang sengaja namanya gue samarkan demi nama baik orang tersebut.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

107 comments

  1. Coba itu bijinya diganti butir aja ya.

    Gile, pengunjung blog saya malah setiap harinya nggak nyampe 100.

    Untuk naskahnya, semoga segera rampung ya. Pasti udah banyak pembaca yang nunggu buku kamu terbit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Butir? Nggak sekalian rim? Haha.
      Mungkin karena ada postingan yang page one gugel nih, Ris. Jadinya ngefek. Ehehe.

      Aamiin. Cuma kayaknya nerbitin indie deh. :/

      Delete
  2. Apaan fuck ? Ajarin gue yogss.. hahaha

    Ada apa eh ada apa? Udah mau 2016 masih bahas mantan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ajarin apaan? Gue belum pernah.

      Bukan bahas. Hanya kilas balik saja apa pencapaian dan kegagalan 2015. :))

      Delete
  3. Itumah mending kak sblumnya udh pnya 10 buku. Lah aku? Gak nyampe 10. Baca sih demen, tp minjem pnya org mulu :'D Bukunya novel smua atau ada yg lain? Kalo komik trmsuk itungan jg gak? Wkwk. Klo komik aku ada sih 5 biji. Tuh, kan, jd ikutan ngmng biji jg. Kak yoga sih :|

    Aku jg mulai skrg mau ngoleksi novel ahh. Sebulan satu boleh jg. Hehe. Klo soal resolusi dri dlu aku blm prnah bkin._. Thn ini bkin gak ya? Mikir2 dlu deh, bner kata ka yoga, klo blm trcapai malah tkutnya kcwa....

    Wahh mantep kak viewersnya per hri 400-500an. Aku paling bnyak 80 per hri. Huehee.
    Smgaa thn 2016 lbih baik dri thn ini deh. Dan smga di thn 2016 aku bsa ikutan kopdar. Aamiiinn! :D haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Novel semua. Komik udah pada dibuangin sama Bokap zaman lulus SMP. :(
      Biji emang kenapa, sih?

      Lanjutkan, Lu. Pasti bisa nambah nanti viewers-nya. Mangatse! :D
      Aamiin.

      Delete
  4. Hm.Capek beradaptasi. Aku tau yang kamu rasain, Bro. *Emma Stone sotoy*

    Kualitas tulisan kamu meningkat juga, Yog. Perasaanku sih akhir 2014 waktu aku awal BW, ceritanya kebanyakan curhat. Makin kesini makin banyak ragamnya. Puisi. Observasi. Mesumisasi. Ya, yang terakhir peningkatan banget. Perasaan dulu nggak semesum sekarang. Huahahahahahaha. Peace, Ed! Editor maksudnya. Huhu. :(

    Selamat tahun baru juga, Yog! Mindsetnya keren juga. Aku juga pengen nanamin mindset di kepala. Yaitu "Excelsior!" Yang kalau nggak salah artinya berpikirlah positif. Kalau berpikir positif selalu, Insyaa Allah segala urusan dilancarkan. Dikasih jalan. Semoga aku bisa excelsior selalu di tahun ini. :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciye yang pengalaman. :))
      Plislah, mesumisasi itu apaaahhh?

      Widih. Kayaknya gue juga kudu excelsior nih. :D
      Hal positif semuanya berawal dari pikiran positif, kan? Ya, terkecuali positif yang soal... ah sudahlah.

      Delete
  5. Gue selalu mengusahakan mampir ke sini cz elu termasuk blogger yang menghargai komentator, jd sevagai pembaca gue juga betah.,,ga kayak blogger yg klo respon pake kata2 kasar , capslock jebol, ketemu aja kagak tp kesan responnya dah nylekitin yg komen haha, langsung blacklis ga bewe ke model blogger gitu

    Tulisan lu makin ke sini makin tertata yog, ya ada turun naiknya , manusiawi

    Tapi pas elu ada ide bikin widy, gue jd semangat mengenal model tulisan kalian berempat, dan enak aja bandingin dari keempat kepala yg berbeda..ini keren

    Ow jd itujawaban atas pertanyaan kenapa selalu ijisial rani, siiip dah..
    Anyway moga segera ketemu jodoh kerjaan yg sesuai passion lo yak di 2016 atau 2000 sekian ,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, Mbak Nitaaaaa. Jadi malu sayaaa~
      Sering capslock? Mungkin maksudnya bercanda kali itu, Mbak. Etapi gak tahu deh. :))

      Manusiawi, ya. Tulisan nggak bisa seterusnya bagus melulu. Mood memengaruhi, sih.
      Iyanih. Semoga ide dan project itu lancar.
      Yang terakhir boleh diamini? Aamiin.

      Delete
  6. Oke yang panjang-panjang memang belum tentu nikmat, fuck yeah baby fuck... oh ini kenapa ingetnya yang kalimat ini hauauahahaha sumpah lo makin mesum Yog. itu aja..

    ReplyDelete
  7. kalo baca tulisanmu enak yog, kadang menghibur juga. enak untuk disimak, pembaawanya bagus tertata.

    sukses yog buat kedepanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Bro! :D

      Aamiin. Sukses juga buat elu, yaa. :)

      Delete
  8. Gue juga masih ada resolusi di tahun 2015 belum kecapai tapi ya semoga di tahun 2016 ini semua keinginan bisa tercapai dengan baik. (amin)

    Tahun udah berganti nih yog, yakin masih mau jomblo? *eh

    Gue seneng lho masih bisa baca2 tulisan lo sampe sekarang hehehe, happy new year yoga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Cepat tercapai! :)

      Ng... jomlo? Lihat saja nanti.
      Betahin ya, Wid. Eniwei, makasih udah sering mamppir. :)

      Delete
  9. Tahun kemaren resolusi gue itu: "Mau bikin resolusi 2016 pas akhir tahun 2015". dan gagal. buat bikin resolusi aja gue gagal. T.T

    Itu naskah kayaknya bukan gagal deh, tapi berhasil, berhasil nyelesaikan sampai 70%. xD gak ada gagalnya, tinggal dilanjutin aja. ditunggu kabar selesainya, Yog.

    eh itu dulu malem-malem yang lu kesenengan di twitter karena dapat ucapan "semangat", bukan pacar lu, Yog? :o

    Oh iya,selamat tahun baru juga.... \(^.^)/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anjir, resolusi bikin resolusi. :D
      Hm... iya nih. Semoga bisa kelarin dan nggak berhenti di tengah jalan. Haha.

      Dia, ya? Calon istriku. Halaaaahhh.

      Delete
  10. Kenapa ya hanya karena resolusi ada yg g kecapai, dikatain kalo tahun 2015 gagal. Men, gue yakin ada banyak goal yg g masuk resolusi kmrin yg gemilang. knapa gak liat itu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hm... gak gagal sepenuhnya, sih. Cuma gue ngerasa kudu lebih maksimal lagi dalam mencapai tujuan. :D

      Itu udah lihat, kok. Buktinya gue tulis juga di awal. :))

      Delete
  11. Mantap Yog, lo bisa konsisten menulis di blog, gua sendiri belom bisa konsisten :p
    Menurut gua, tulisan lo oke kok, mengalir lancar, ngga ngebosenin dibaca sampe akhir, dan menghibur pula. Beberapa tulisan lo pun bisa mengilhami gua akan sesuatu. So, thanks juga Yog.

    Keinginan untuk punya perpustakaan sendiri di kamar itu gua dukung 100%, absolutely agree! Membaca itu penting banget, banyak manfaatnya pula. Dulu gua sering dicemooh, "Kok cowok sukanya baca buku?" (Heran, emang ada yang salah ya?)
    Terserah orang mau ngomong apa, sekarang gua malah bangga dengan hobi ini hehe.

    Yeah, deadline itu penting untuk pemacu produktivitas. Ayo Yog, semoga lo bisa kelarin naskah sebelum April 2016. Semangat! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti lu juga bisa, Bay. :D
      Mengilhami apa, yak? Buahaha. Oke, sama-sama. :)

      Hahaha. Di antara temen tongkrongan di rumah, gue doang yang tiap maen atau nongkrong bawa buku. Habisnya bete juga, sih. Kalo lagi nggak ada obrolan mereka autis maenan hape. Ya mending gue baca buku. Yoih. Pertahankan hobi itu! Semoga lu juga bisa bikin perpustakaan sendiri di kamar, yes. :D

      Semangat juga!

      Delete
  12. Iya panjang bener, kenapa gak hubungan kamu aja sih yang panjang? *kabur* *balik lagi*

    Tapi ini okelah sebagai penutup tulisan di tahun 2015 yog! Review nya lengkap dan walau resolusi nya gak semua tercapai, Alhamdulillah-in aja lagi, berarti Tuhan tahu kalau waktu yang tepat bukan tahun 2015. Mungkin tahun depan atau entah kapan.

    Selamat tahun baru yog! Nikmati tahun mu, bulan mu, minggu mu, hari mu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah jangan bawa-bawa hubungan dong, Sya. :(
      Sip. Yoi. Alhamdulillah ada yang tercapai. Ehehe. :D

      Iya. Begitu juga denganmu. :))

      Delete
  13. fuck yeah, fuck, oh no, oh yes. emh.. *cencored*

    Semoga buku lu bisa beneran rilis yog di tahun ini dan segala urusan lu di lancarkan :))

    met tahun baruuuuu

    ReplyDelete
  14. Lama gak main ke sini, dan emang keliatan sih perkembangan blog lo. Viewersnya udah ratusan ribu gitu. Susah. Gue aja masih belum nyampe sana.
    Semoga taun ini makin keren ya yog? Bikin2 projek apa gitu.. Karya yang lebih cihuy.. Mangat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih, Daus. Apa kabar, Men? Ehehe. Hehe, iya nih. Nggak nyangka konsistensi membuahkan hasil. Semoga cepet sampe ke sana yaaak. :D

      Siaaapp. Semangat juga buat lu! :)

      Delete
  15. Tulisan kamu makin membaik dan makin rame. Selalu seru untuk dibaca, dan selalu ada pesan-pesan yang disampaikan di sana. Menginspirasi.

    Meskipun naskahnya belum selesai, tapi tahun 2015 jadi bisa desain, ya. :))
    Semangat untuk deadline-deadline sama project di tahun 2016-nya! Yoga pasti bisa. SMK bisa!

    Selamat Tahun Baru, Yog! Maapkeun Rima, ya. Terima kasih untuk semua-muanyaaaa~ ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahaha. Serius menginspirasi? Wow. Alhamdulillah kalo begitu. :))

      Iya nih. Jadi paham desain, meskipun masih cemen. Hahay.
      Yosh. SMK BISA!

      Sudah dimaafkan. :) Yeps, thanks juga.

      Delete
  16. Ngomenin bagian yang boleh dikomenin, ah.
    Sebagai seorang pembaca setia (ciailah) dari blog ini, menurutku, kualitas tulisan semakin baik dari hari ke hari, Yog. Lebih ngalir dan lebih rapi aja rasanya.

    Itu, naskah, semoga tercapai ya targetnya pecah telur di 2016. Semangat, Yog.

    Dan iya, ngebikin deadline itu bener-bener bermanfaat buat orang yang susah manajemen waktu dengan baik. Seperti aku :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih, Dara pembaca setia? Asyik. Makasih, yaa. Untuk komentar mengenai tulisan dan sering main ke sini. Jangan bosen! :D

      Aamiin.

      Seperti aku apalagi. :(

      Delete
  17. hahaha, gue sempet berpikiran kalu rani itu nama beneran loh bang...

    btw semoga naskah lu jadi ya? Kalo bisa si gue jadi salah satu pembaca pertama nya nih
    semoga juga si abang bisa dapet pacar baru, oia kalo yang terlalu dukung emang kadang enggak baik, bikin kita ngerasa terlalu banyak megang kendali.
    Padahal kan romansa itu perihal permainan sosial, kalo ga bisa main ya susah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha. Ini ngapa pada ngira Rani nama asli, sih? :))
      Ciyee. Beneran nih mau jadi pembaca pertama?

      Asyek. Bahasa lu, Dick. :p

      Delete
  18. Yang penting sih ada niat dulu Yog, gue aja baru 5% naskah gue. Moga aja gue naskah lo dan gue bisa fix dan sama2 berjejer di toko buku.

    Bdw, kok ada unsur mesumnya lagi, emang perlu banget yah Yog ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Nggak melulu harus di toko buku juga, kan? Kalo itu bentuk e-book gimana? :D

      Hahaha. Jangan kaget ya, Rahul. Itu emang kadang jadi salah satu ciri blog ini. Penginnya pelan-pelan menghilangkan, tapi susah. :))

      Delete
  19. makin naik itu semester makin banyak tugas sama harus pinter bagi-bagi waktu buat naskah lu yang udah 70%, sayang juga kalau gak diterusin, sayang arti lain loh ya -__-

    makin mantep lah buat taun ini, yog \m/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, Er. Agak susah kalo udah kebentur tugas kuliah. Banyak banget soalnya itu tugas. :')

      Iya, sayang arti lain. Tenang-tenang, gue masih normal. :D

      Yosh! \m/

      Delete
  20. Mm... Biji? Biji-bijian? Biji mah kayak biji salak, biji semangka, napa jadi ke mesum? .-.
    Alhamdulillah atas keberhasilan. Ikut sedih atas kurang tercapainya. Nggak semua target bisa kita dapetin sesuai deadline sih. Yang penting niat. Kalo niat, ambisi pasti tinggi.
    Kakak konsisten kok. :)

    Semoga keinginan kakak, ambisi kakak dimudahkan untuk dapetinnya ya. Selamat tahun baru juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Polos sekali kamu. :( Biji yang lain, Ris. Hhh~

      Makasih yaa bilang gue konsisten. Ya, alhamdulillah nih. Diusahakan. :D

      Lu pun demikian yaa. Aamiin.

      Delete
  21. buatku sih blogmu slalu enak dibaca :).. Mau panjang, mau pendek, isinya ga bosenin, bisa belajar ttg menulis yg baik dan bener lagi akunya ;)..

    kalo target2, dr dulu aku cuma bikin target yg menyangkut traveling Yog.. mau kemanakah thn ini... selalu itu.. tp thn 2015 dan 2016 nantipun, target travelingku bakal kacau balau dan ga bakal kecapai... kalo 2015 krn thn lalu itu kita butuh dana utk something yg lbh ptg... dan 2016 nanti, krn si baby bakal lahir dan lagi2 itu pasti perlu dana dan ga mungkin ninggalin dia yg msh trlalu kecil... jd 2 thn ini aku harus puas hanya di rumah :D ato kalopun jalan2, yg deket2 ato domestik aja..

    2017, bakal balas dendam ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. WAHHHHH. Langsung senyum-senyum dikomenin seperti ini. Hahaha. Makasih ya, Mbak Fanny. :D

      Hm... gue traveling ke Malang aja belum kesampean nih. :( Terus naik gunung juga belum.

      Oke, semoga 2017 nanti rencananya sukses ya, Mbak! Dan untuk 2016 atau tahun ini, bayinya lahir lancar dan sehat selalu. Aamiin. :)

      Delete
  22. Rani telah pergi berganti rani rani yang lain.. Heleh!

    Peningkatan yang pesat dari 100 sekarang 400-500 keren! :-)

    Tugas menyita masa muda, sabar ya.. Semoga semua berjalan sesuai dengan rencana :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Yoih. Masih ada Rani-Rani lain, yes. :D

      Makasih, Rum. Iya, sabar nih. :D

      Delete
  23. 400 sampe 500, Gokil! Tapi gak kaget juga sih, soalnya gue tahu kerja keras loh buat dapetin visitors 400-500 perhari itu gimana?

    Tiap mingggu buat postingan di tengah kesibukan kuliah, dan lain lainnya, itu juga keren banget. Gue pernah nyoba, dan gagal! :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Butuh konsistensi. Soalnya dulu juga nggak gampang dapetin itu. Rela bersabar selama 2 tahun tanpa komentator. :))

      Semoga tahun ini sukses, Ben! Semangkaaa. \m/

      Delete
  24. Yaah sayang banget putus, LDR emang susah sih butuh komitmen yang tinggi.
    Semoga resolusi 2016 bisa tercapai ya Ga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nggak gampang juga melawan rindu.
      Aamiin. Thanks. :D

      Delete
  25. Semoga resolusi 2016 ini ngak ada "BURU2 NIKAH" tapi kalo kawin silahkan cuman mesti main aman dan cakep hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bang, jangan ajari aku yang bukan-bukan. :(

      Delete
  26. Semangat yog kerjaan itu ada datang.

    Widihhh editor. Edit tulisan aku dong kakak~ :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Rin.

      Boleh-boleh, sini gue editin. Tapi kalo ada tarifnya gapapa? #YogaBerusahaMencariUang

      Delete
  27. banyak juga yah pencapaiannya,, terutama bisa mendapatkann trafic 400-500/day itu luar binasa.. butuh kositensi dan kerja keras untuk bisa mencapai titik itu,, tapi sepertinya sampean harus memperbaiki masalah percintaan di 2016 ini dengan sering - sering membaca tips cinta, hah...

    Kalau masalah pekerjaan sih emang lebih bagus kalau dapetnya dibidang yang kita sukai tapi seandainya gak dapet yah paksa - paksain lah cari kerjaan lain,, toh kita juga nanti dapet pengalaman baru dari kerjaan itu,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. :D

      HAHAHA. Masalah cinta, ya? Hm....

      Iya, Kang. Semoga cepet dapet nih kerjaan. :)

      Delete
  28. Asik, ditunggu naskahnya, Yog!

    Btw, gua jadi iri sama lo yang resolusinya banyak yang tercapai di tahun ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke. Ciyee lu udah kelar. Ditunggu terbitnya, Ham! :D
      Jangan iri, Ham. Nggak baek kata Pak Ustaz. Hehe.

      Delete
  29. Ayooo ayooo selesein tulisannyaaa. Biar gue bisa baca! haha
    Semoga 2016 lo lebih baik dalam segala bidang kehidupan yaaak! hohohooo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Makasih, Bil. :)

      Begitu pun elu, yak. Aamiin.

      Delete
  30. Semangat yoga akbar sholihin! Meskipun banyak resolusi tahun 2015 yang belum kecapai, semoga aja tercapainya di tahun ini. Eh itu nama aslinya Rani siapa sih? Rina? Inar? Niar? Apa Roni?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya, Rabb. Tumben amat lu manggil gue pake nama lengkap? Hahaha. Makasih Nurizka Tresna. :)

      Sukijem!

      Delete
  31. Yaaah sayang tuh naskahnya! Lanjutkan! Lanjutkan!

    Gue jadi penasaran pengen baca hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okee. Semoga gue bisa melanjutkannya dengan cepat. :D

      Delete
  32. Mungkin tahun ini yoga mesti punya pacar sekaligus editor pribadi! Iyah biar bisa sayang-sayangan sekaligus ngeditin naskah lu yang terbengakalai, gimana . . . Gimana ide gue? Brilliant bukan?~(~o ̄▽ ̄)~o

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, brilliant banget, Vir. Namun, siapakah cewek cantik, baik, setia, dan (yang terpenting) mau sama gue, terus dia bisa jadi editor gue? SIAPA, VIR? CEPAT CARIKAN! MUAHAHAHA.

      Delete
  33. "Maaf banget kalau tulisan ini panjang. Karena yang panjang-panjang itu belum tentu nikmat, kan?" <- ini nih, yang bikin gregetan dari blog lu, bang. Heuh.

    Wah, gue juga begitu. Bikin post mengakhiri tahun dengan ke-random-an. Untung bukan cuma gue yang begitu.

    Banyak pencapaian lu yang lebih keren dari gue, bang. Misalnya, kerjaan. Gue belum dapet tuh kerjaan



    ReplyDelete
    Replies
    1. Gregetan gimana, Rob? Emang paham? :|

      Lu masih sekolah kmfreeett!

      Delete
  34. iya.. tuh judulnya gaje bang. tapi ternyata ada artinya hehe

    Mantap bang yoga! bisa ngambil pelajaran dari putusnya hubungan. Sekarang bisa manage waktu yaks!
    Widih udah mulai nulis aja nih di tahun 2015. semoga di tahun ini makin produktif. Goodluck!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoih ada artinya dong. :D
      Iya, selalu ada pelajaran dari setiap kejadian. Asyek.

      Maksudnya 2016 kali, Feb? :))
      Gudlak juga buat lu. :D

      Delete
  35. tetap terus semangat pak, semoga happy blogging dan sukses selalu ngeblog pak :)

    ReplyDelete
  36. Gila 400, gue 100 aja gak nyampe.

    wih koleksi bijinya eh bukunya makin banyak. Gue sendiri setelah pegang smartphone (baru beberapa bulan) uda males. Makanya males ngblog juga.huhu

    Resolusi ada enak gaknya sih. Enak tau pencapaian yg udah diraih. Gak ena kalo gagal. Btw gue gapernah bikin gituan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehe. Gue pernah di masa elu kok, Tom. Kudu sabar untuk hasil seperti ini. :D
      Jangan males dong, Tom. :))

      Ada baiknya juga untuk penyemangat.

      Delete
  37. Tulisannya makin bagus, kak. Gak ngebosenin dan selalu pengen baca terus. Iya, aku pembaca setia dong. Kira-kira pembaca setia dapet hadiah apa ya? ((terselubung))

    April 2016 menurutku gak kelamaan sih. Jadi semoga naskahnya bener-bener rampung tahun ini yaa^^

    Pas baca bagian mbak Rani yang dewasa, kok aku merasakan aura-aura penuh dendam keluar dari monitor, ya. Hm.

    Selamat tahun beru ka Yoga! Semoga lebihlebihlebihlebih baik lagi^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Nanti ya kalo ada rezeki lebih diusahain bikin GA untuk para pembaca. Apalagi pembaca setia. :D
      Aamiin. Semoga bisa, Yog! (udah pada nyemangatin tuh)

      Emang penuh emosi ngetiknya. :))

      Delete
  38. Wihi udah eksis nih tahun ini ya yog! Semoga tahun depan tercapai! \:p/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih lebih eksis keriba-keribo, kok. :D

      Yosh. Semoga impian lu juga tercapai! Aamiin :)

      Delete
  39. eh gubrag... yang kelima biking kejengkang,,, :D

    ReplyDelete
  40. Ehhhh samaan aku juga ga punya resolusi di 2016 bikin sakit hati kalo ga tercapai, sakit sakit sakitttt :(

    Semoga bukunya cepetan kelar yaaaaaa.... Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue ngerti rasa sakitnya itu, kok. :))

      Aamiin. Makasih yaa.

      Delete
  41. Banyak resolusi yang berhasil kamu raih dong di 2015 kemarin :3 lumayan lah Yog. blogmu makin ciamik :)) untuk tulisan, udah pasti berkembang dong :D

    Yuk lanjutin nulis novelnya tuh :D 2016 harus kesampaian jadi penulis :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kalo gitu. :))

      Hmm... semoga bisa terwujud, ehehe.

      Delete
  42. Waa keren. Banyak juga ya resolusi lu yg tercapai di tahun 2015 kemarin.
    Apalagi itu, penulisan naskah lu udah mencapai 70%. Kejar lagi Yog.

    Mantap dah. Lu udah 20 biji.
    Bukunya.

    HAHAAA BHANGKAY AMAT. LIDAH GUE BELIBET BACA JUDULNYA.
    TAUNYA SINGKATAN GITU
    HAHAAAAA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kejar capek, Lan. :(
      Sip. Ini lagi diusahakan. :))

      Wqwqwq. Lidah Indo susah ngomong Inggris, ya :p

      Delete
  43. Udah keren sih, semoga makin kerenn!

    ReplyDelete
  44. Wih penutup yang panjang.
    Semoga 2016 makin eksis ini blog, dan otak penulisnya berkurang kadar mesumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. (berkurang kadar mesumnya)

      Aamiin. Thank you :)

      Delete
  45. Keren lah viewers perhari bisa 400-500, aku mah apa atuh.

    Btw Rani yang kemarin diceritakan pas mimpi waktu sebelum CFD kan? Apakah ini kebetulan yang disengaja?

    Ya sudahlah, apapun itu semoga tahun ini apa yang diinginkan bisa tercapai ya bang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca PS coba, Ki. Ehehe. Rani hanya nama samaran saja.

      Aamiin. Begitu pun dengan impianmu, ya. :D

      Delete
  46. alhamdulillah yah Yog sama kaya gue sehari bisa 400-500 Pageview :D

    Inggris = Fvck yeaaahh baby. Fvck!
    Jepang = Ikkeh ikkeh kimochi, dame senpai dameeeeeee *kemudian lemas

    Rani bilang kecewabukan karen lo kekanak-kanakan Yog, tapi kemesuman elo yang udah akut Huahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren lu, Chis! Ehehehe.

      Wadaw. Nak Jepang ngertinya ikeh yaaa.

      Bangkheeeyyy

      Delete
  47. Gpp. Gagal jadi salah satu cara untuk terus berlajar, kan. Semngat, bapak! Anw, postingannya akan lbh bagus kalau ditunjang dengan gambar pendukung. Foto kamu lagi ditinggal mantan, misalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Benar. :D
      Foto dengan muka-muka galau gitu maksudnya, Un? XD

      Delete
  48. yog kalo boleh curhat nih ya. pertama kali gue pisah sama pacar, gue langsung ngurusin blog yang terlantar setahun yang lalu. terus gue buka twitter lagi yang ngga keurus beberapa bulan yang lalu. karna gue lagi sibuk sama "pacar" . nah, gue buka twitter nya bang alit. disitu munculah sosokmu yog. haha.

    gue pertama kali baca blog lu, dan langsung terenyuh. (lebay sih) tapi dari blog lu gue kok jadi semangat buat nulis yak. enak banget di baca. tulisan lu tuh emang ngalir kayak aer dari pegunungan wkakak. serius. pokonya jangan pernah nyerah yog, gue dukung lu jadi penulis dan luncurin buku. kalo dah jadi penulis jangan sombong2 kayak bang alit ya. ga pernah bales mention gue hahaha. eh btw itu fvck lucu juga yak. good luck yog buat 2016 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaaahhhhh, berarti Twitter mempertemukan kita dong? Halah. Apaan sih, Yog?!

      Alhamdulillah kalo ada yang jadi semangat. Blog gue ada manfaatnya juga. :D
      Iya makasih, Ta. :D Aamiin ya Rabb. Sukses juga ya buat lu! :))

      Gue juga nggak pengin sombong. Sifat yang tidak baik itu. Manusia semua sama di hadapan Tuhan. Eaakk. :))

      Delete
  49. nabung terus buat beli buku, biar punya perpustakaan di rumah. ntar cewek-cewek kalo main ke rumah biar pada luluh haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe. Gue ngebayangin kamar gue beneran jadi perpustakaan pribadi. :))

      Aamiin

      Delete
  50. Konsistensi lu harus gue tiru nih.. mantap, Yog!
    Selamat tahun baru, semoga makin saru...eh, seru!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okaay. Semoga bisa konsisten yaaak! Aamiin

      Delete
  51. peningkatan bro pastinya.. kamfret, bisa 90 tulisan per tahun aja udah oke. itu 115 tulisan di 2014 mantep banget tuh yak. asik lah, seenggaknya punya pacar udah prestasi tuh. putus mah wajar, nanti resolusi lagi dapet pacar lagi. biar nggak putus, langsung ajak kawin lari :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, bersyukur bisa konsis. :D

      Nggak ngajak kawin lari juga, Jev. Pegel. Enakan naek mobil, etapi belum bisa nyetir. Bisanya motor. :(

      Delete
  52. Punya gue masih sekitar 19 buku yog.... hmmm...
    udah mulai langka nabung gue buat beli buku. seringnya minjem aja sih ahahaha.... barteran gitu sama temen :3

    90 tulisan pertahun berarti satu bulan sekitar 7 postingan.... mayan yog. SADISSS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue juga lebih sering minjem kalo lagi kere. Hm... iya sedikit kurang mampu untuk borong buku.

      Sadissssss bener kayak Afgan, ya?

      Delete
  53. tadinya mau nanya siapa rani ?
    eh ternyata udah ada di PS : ...

    GAJADI DEHH hehe

    ReplyDelete
  54. Tulisannya unik dan ngalir bgt, ketauan lah expertnya hehe. Asli! Bakal sering mampir sini deh. Semoga ketemu jodoh yg sama2 suka nulis, bang. Aamiin-in

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.