Belajar dari Kesalahan dan Memperbaikinya

No Comments
Di bawah pohon toge di dekat kuburan, ada seorang gadis yang berdiri mematung sekitar 15 menit, daritadi ia hanya melihat jam tangan nya, dan memperhatikan setiap orang yang lewat dengan gelisah, akhirnya karena tidak sabaran, ia pun mengetik pesan bbm yang di tujukan kepada seorang cowok, Agus.
'Gus, kamu dimana? cepetan dong, katanya janjian jam 06.00 ,aku udah 15 menit berdiri sendirian disini kamu gak nongol juga!' 

Di tempat lain, tepatnya di atas kasur, Agus masih tertidur pulas, karena banyak getaran yang mengagetkan, Agus spontan terbangun, ia buru-buru melihat pesan bbm tersebut, ternyata dari Rani, lalu ia melihat ke arah jam dinding sudah jam 6.15, Agus loncat dari tempat tidur, langsung cuci muka, gosok gigi, memakai seragam abu-abunya dan menyemprotkan banyak parfum ke pakaian nya, ternyata Agus tidak mandi karena terlambat bertemu Rani.. Ia langsung mengendari sepeda motornya dan ngebut ke tempat Rani berada.

Setelah sampai di tujuan, Rani dengan muka kesal, alisnya sampai menyatu dan matanya pun melotot, dan berteriak,  'KAMU TUH KEMANA AJA SIH? LAMA BANGET, NGARET MULU SETIAP HARI' , Agus pun minta maaf, 'iya iya sorry, baru juga 2 kali aku telat, besok enggak deh janji.' Rani langsung menaiki motor dan siap di bonceng, 'oke awas kalo telat lagi !'

Mereka berdua pun sampai di SMA Tunas Kelapa, mereka tepat waktu, karena 6.30 sudah sampai di kelas masing-masing dan mengikuti kegiatan belajar mengajar, istirahat, belajar lagi hingga bel berbunyi waktu nya pulang..

Sepulang sekolah Agus sudah menunggu di depan gerbang, beberapa menit kemudian Rani datang dan langsung duduk di belakang, kemudian dibonceng Agus ke warung bakso di pinggir jalan, mereka berdua pergi pacaran sepulang sekolah. Begitulah kesehari-harian pasangan muda ini. Sebelum pulang ke rumah masing-masing, mereka selalu menyisihkan waktu luangnya untuk pacaran, terkadang makan bersama, jalan-jalan ke taman, dll

Keesokan paginya, seperti biasa Rani menunggu dengan gelisah, mungkin sudah rutinitas Agus karena ada acara piala dunia, menonton hingga larut malam, sehingga Agus tidak bisa bangun lebih awal.
Lagi-lagi Agus terlambat, kali ini Agus tidak mandi lagi, dan lupa menyemprotkan parfum ke seragamnya. Begitu sampai di pohon toge, Agus minta maaf, dengan alasan semalam ngerjain tugas hingga larut, padahal sih nonton bola, Rani pun memakluminya, asalkan besok enggak ada kata terlambat. Baru juga sebentar di bonceng, Rani merasakan bau aneh, mengendus-ngendus darimana bau berasal, setelah di ketahui ternyata baunya berasal dari badan Agus, Rani kesal, 'kamu gak mandi ya Gus? bau bangeeet! Jorok amat sih kamu !' Agus malah cengengesan, 'bau-bau gini tapi kamu tetep sayang kan?' Rani hanya mengehela nafas dan pasrah, 'iya iya aku sayang kamu, tapi gak gitu juga, jorok banget ke sekolah gak mandi'
Agus malah cekikikan sambil membuat quote, 'karena berangkat ke sekolah harus mandi itu sudah terlalu mainstream jadi aku gak mandi agar beda dari yang lain' , Rani hanya terdiam.
Aktivitas seperti biasa di lakukan, belajar kemudian pacaran setelah bel pulang.


Malam sudah menunjukan pukul 12 namun Agus masih menikmati pertandingan sepakbola, Rani sudah mengingatkan supaya tidur jam 9 agar besok tidak kesiangan, namun karena Agus memang pecinta sepakbola ia tidak begitu memperdulikan nasihat pacarnya.

Pukul 06.30 Agus baru terbangun dari tidur, namun karena matanya masih kriyep-kriyep Agus melihat jam masih pukul 05.30, ia pun mandi, sarapan dan bergegas ke tempat biasa pacarnya menunggu, Agus sengaja tidak melihat pesan bbm dan tidak mengucapkan selamat pagi ke Rani, karena ingin membuat surprise sebelum jam 06.00 sudah sampai. sekitar 5 menit berlalu, Rani tak kunjung datang, karena ragu, Agus melihat arloji nya, ternyata pukul 07.05 , mengecek bbmnya, banyak sekali PING dan bbm dari Rani, setelah membaca semuanya, Agus terpaku pada kalimat 'Aku udah gak tahan sama sikap kamu, kamu janji-janji doang mau bangun pagi, janji gak telat lagi, tapi mana? aku dari tadi nungguin sampe 06.30 , aku di hukum sama pak guru, aku cuma nungguin kamu, tapi kamu dimana? bbm aku gak di bales, aku ngerasa gak di hargain, KITA PUTUS' tiba-tiba hati Agus remuk begitu saja, hancur berkeping-keping, tak ada semangat lagi untuk berangkat ke sekolah. Agus membalas bbm Rani, tapi tak ada respon, Agus akhirnya pergi ke taman untuk menenangkan diri, ia menyesal karena ingkar janji, setelah capek berpikir, bagaimana caranya memutar waktu lagi, namun tak akan bisa, karena waktu akan terus berjalan, ia hanya menangisi penyesalan nya, setelah pukul 3 sore ia memutuskan untuk menjemput Rani di depan gerbang, Agus kebingungan mencari gadis yang di cintainya, setelah sekolah hampir sepi, barulah Rani muncul, Agus memanggil Rani untuk mengobrol dan menjelaskan, tetapi Rani sudah tidak mau mendengar apa-apa lagi, Rani kecewa karena berharap Agus akan berubah dan bangun lebih awal, tapi kenyataan nya Agus semakin datang lebih siang bahkan tidak masuk sekolah, Agus juga kecewa karena Rani tidak bisa memaklumi kesalahan nya. Mungkin menurut Agus itu hanyalah kesalahan sepele, tetapi hal sepele yang di ulang-ulang itu termasuk kesalahan besar

Di kesunyian malam, Agus hanya termenung sambil memandangi foto Rani dan dirinya tersenyum bersama, ia tidak lagi menonton pertandingan sepakbola, ya karena hari itu jadwalnya tidak ada.. Agus berjanji kepada diri sendiri harus merubah dirinya menjadi lebih baik, harus bangun lebih awal dan datang tepat waktu.
Pada hari selanjutnya, jam 05.00 Agus sudah mandi dan sholat shubuh, ia mulai rajin lagi beribadah, mengawali pagi yang indah itu, mengucapkan selamat pagi kepada Rani, lalu mengendarai motornya menuju pohon toge dekat kuburan, Agus mengirim pesan bbm lagi bahwa sudah sampai di tempat itu, namun sampai pukul 06.15 tidak ada respon dari Rani, Agus baru ingat, kalau mereka kemarin putus.

Hari-hari tanpa kehadiran Rani, tanpa semangat dari Rani, Agus hanya sendiri, ia terus menyesal karena kesalahan sepelenya waktu itu, namun Agus pun bangkit dari kesedihan, ia mencoba tetap tersenyum, lebih tegar menjalani hidup walaupun harus jomblo. Karena sadar semua pesan bbmnya tidak ada yang di balas, ketika bertemu di sekolah Rani juga selalu menghindar, bahkan ketika main ke rumahnya Rani, orang tua Rani berkata Raninya sedang pergi ke luar, padahal Agus sadar, Rani hanya tidak ingin bertemu Agus lagi.

Agus sadar karena perjuangan nya sia-sia, ia tidak ingin memaksa lagi agar Rani dapat memaafkan nya dan memberi kesempatan kepada Agus supaya hubungan itu bisa di perbaiki tapi biarpun begitu Rani masih tetap orang yang terindah di hatinya, Rani akan selalu menjadi orang yang di cintainya.

3 minggu telah berlalu dan mungkin mereka berdua sama-sama kehilangan, mereka berdua saling merindukan, mereka berdua teringat kenangan-kenangan selama 2 tahun mereka bersama, tapi kenapa bisa runtuh hanya karena hal sepele..

Pagi itu, Rani menghampiri Agus yang sedang duduk termenung sendirian di kantin, 'hey Agus bengong aja, mikirin gue ya' , Agus kaget, dan lamunan nya terbuyar, 'eh Ran, apa kabar? ngagetin gue aja'

dan terjadilah percakapan singkat antara mereka berdua, mereka berdua minta maaf karena sudah sama-sama egois, Rani akhirnya memaafkan Agus, Rani menilai Agus telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik, sampai akhirnya Rani yang menyatakan perasaan rindunya, 'gue kangen sama lo Gus, gue kangen nungguin orang yang suka ngaret, kadang gue ngerasa gak ada yang gue tungguin lagi, gue kangen karena gak ada yang ngucapin selamat pagi lagi, gue kangen berangkat bareng sama lu, gue kangen pulang sekolah makan baksonya pak Bejo, gue kangen hangout sama lu, gue kangen segala-galanya Gus, maafin gue ya, gue kurang sabar ngertiin lu'

Agus pun tersenyum dan berkata. 'maafin gue juga Ran, gue selalu ngaret, tapi sekarang gue belajar, gue gak boleh asal janji, gue gak mau ngaret lagi, gue selalu bangun lebih awal, dan gue banyak belajar dari kesalahan-kesalahan itu, dan gue harus memperbaikinya supaya menjadi orang yang lebih baik lagi, gue akan terus belajar supaya menjadi orang yang baik buat diri sendiri, keluarga, lu dan semua orang. doain gue yaa, ngomong-ngomong gue boleh perbaikin kesalahan gue? gue mau balikan lagi sama lu.'

Rani tersenyum dan mengangguk, karena terlalu senang Agus pun reflek memeluk Rani saking kangen nya, ya begitulah cerita indah masa sekolah Agus dan Rani, seiring bergantinya tahun, mereka sudah lulus SMA, mereka telah menjadi dewasa, sudah menjadi mahasiswa/i , cinta mereka pun mulai serius, tentunya tidak ada lagi kesalahan sepele yang terulang dan egois yang tinggi, mungkin sifat egois mereka sudah mulai berkurang, dan mereka lebih memahami satu sama lain, lebih menghargai, dan saling percaya, mereka berdua sudah berkomitmen untuk terus bersama. Entah bagaimana kelanjutan percintaan mereka, semoga mereka nantinya bisa menjadi sepasang kekasih yang sesungguhnya. TAMAT

Kalau kalian gak suka sama cerita diatas, boleh langsung skip ke sini aja.

Kita sebagai manusia tentunya tidak pernah luput dari kesalahan, entah kesalahan kecil, kesalahan besar, sengaja atau tidak di sengaja pasti pernah berbuat kesalahan.. Kalau kita tidak pernah salah, kita tidak akan tahu mana yang benar, maka beranilah mencoba sesuatu, meskipun harus salah terlebih dahulu.
Yang terpenting, jika kita berbuat salah, kita harus belajar dari kesalahan tersebut, kita tidak perlu berjanji kepada orang lain, karena takutnya orang lain itu akan kecewa, berjanjilah pada diri sendiri, niat dan perbaiki kesalahan tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama, cepatlah sadar dan perbaiki kesalahan tersebut..
Tetapi kita sebagai manusia juga harus memaafkan, hati yang ikhlas harus bisa meminta maaf dan menerima maaf, harus berani meminta maaf jika salah, pihak yang terkena dampaknya juga harus bisa memaafkan, kita harus saling memaklumi, harus menilai juga perubahan nya jika seseorang itu benar-benar menyesal dan sudah berubah maka segera maafkan orang itu.. mungkin memang sulit memaafkan orang yang sudah menyakiti dan mengecewakan, tetapi biar bagaimanapun hidup memang seperti itu, lebih baik kita maafkan kesalahan orang itu, jangan membalas dendam, kita sudah merasakan kecewa, merasakan tersakiti, maka jangan sampai kita yang menyakiti dan mengecewakan orang lain..



segini aja mungkin tulisan gue, selamat malam para pembaca, lama juga ya gue gak ngeblog, maklum efek jomblo hahaha.. Tenang aja, biar bagaimanapun status dan kondisi gue, gue akan selalu tetap menulis, keep posting :D
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.