Di jaman modern sekarang ini, banyak orang yang nongkrong-nongkrong gerombolan di jamban suatu tempat seperti 711, atau tempat sejenisnya. disini kalian mengobrolkan segala hal, kumpul-kumpul buat seru-seruan, tetapi biasanya ada juga kan yang lebih sibuk sama hape atau gadgetnya sendiri. orang-orang inilah yang punya tempat nongkrong tersendiri, dia adalah orang yang ngobrol-ngobrol di group chat.

sumber: Pixabay


Bagi yang masih suka smsan dan belom mengenal group chat,  maka arti grup chat itu adalah sebuah tempat ngobrol secara berkelompok. biasanya kalo smsan cuma bisa satu satu kan? kalo mau ngobrolin mesti ketemuan dulu, smsin satu-satu ngumpul di rumah siapa gitu, baru bisa ngobrol.

Tapi sekarang perkembangan jaman dan teknologi semakin canggih. kalian bisa ngobrol secara rame-rame di group chat.. Jadi gak perlu lagi ketemuan-ketemuan dan smsin satu-satu..

contoh group chat tersedia di BBM, Whatsapp, Line, Wechat dll

Tapi selain itu, group chat juga merupakan persoalan yang membuat kita resah.. Apa aja itu?

1. Berisik

Kalian yang ada group chat di smartphone nya pasti berisik. entah ngobrolin dan ngebahas apa, pasti bunyi mulu, notif mulu, geter terus-terusan. pokoknya bikin gondok aja kan misalnya lagi UAS tau-tau grup berisik. Atau lagi tengah malam waktunya tidur, tapi malah pada ngobrol.

2. Dicela, di ledek, dicengin sama temen

Pernah kan kalian waktu di grup di cengin temen? misalnya di grup temen-temen kampus, ada cewek cantik nanya sesuatu. lalu banyak cowok yang langsung jawab. nah yang jawaban nya di respon sama sih cewek ini karena ngejawab bener. enggak ada maksud modus atau cari muka, otomatis temen-temen yang lain suka ngecengin, ngeledekin, dan lain lain.

padahal mah mereka sirik aja haha, atau bisa juga karena emang kesehari-harian nya di cela, di tongkrongan nyata maupun di grup, selalu aja jadi bahan celaan, kan bikin males yang di cela buat ngobrol.
Read More
Perlahan aku tumbuh, dari bayi menjadi balita, berubah menjadi anak-anak, bermain, tertawa, berlari, terjatuh, menangis, hingga saat remaja menghampiri. aku mulai merasakan perbedaan, aku sudah tak lagi menjadi anak-anak. waktu begitu cepat berputar menjadikan aku seorang ABG seperti anak sepantaran lain nya, belajar, tetap bermain, merasakan jatuh cinta itulah yang terjadi.

awalnya aku heran, setiap melihat lawan jenis yang ku anggap menarik, selalu terjadi gejolak di dalam dada, terbayang wajahnya, gelisah ingin mengenalnya, jika rindu akan mudah mengingatnya, sampai kemudian aku tau, apa itu yang di sebut cinta.

Tetapi waktu itu aku hanyalah seorang pengecut, hanya berani mengagumi dari jauh, sangat jauh, terasa bodoh karena mengganggap wanita yang aku sukai tidak mungkin bisa kenal dekat denganku, hanya sebatas kenal nama dan wajahnya yang cantik jelita.

Tahun silih berganti, dimana seragam ku bukanlah biru tetapi sudah abu-abu, disitu aku menghadapi banyak masalah, masalah pelajaran yang lebih rumit di pahami, kesombongan seorang teman yang membuatku benci atas sikapnya, ingin menodai wajahnya dengan sebuah pukulan tetapi aku rasa itu tidak perlu, aku memilih diam, mendinginkan emosi, hanya berusaha lebih sabar adalah sebuah hal yang sulit di lakukan tetapi mudah di tuliskan maupun di katakan.

Menjadi penggemar rahasia saat itu sudah menjadi kebosanan, sampai kapan aku harus memendam ketulusan dan kejernihan hati yang belum pernah aku utarakan sejak lahir melalui lidahku, waktu yang di penuhi rasa sesal itu hanya bisa mengetik di sms, hanya untuk mengatakan sebuah rasa, sebuah rasa yang tidak biasa, kini ku putuskan, bila mana aku jatuh cinta, aku akan mengatakan nya dengan mulutku sendiri, menatap wajahnya dan melihat bola matanya penuh dengan kehangatan, dia berkata iya tanda bahwa aku di terima.

Itulah persoalan dimana masa-masa remaja yang penuh cerita, masa-masa yang indah untuk di kenang, yang menjadikan diriku sendiri seperti sekarang ini, namun kini masa remaja ku hampir menghilang, aku mulai menghadapi masalah dan persoalan kehidupan, tentang bagaimana menata masa depan, sukses dalam karir, dan menguatkan cinta yang telah di bina supaya tetap kokoh.

Sejenak aku termenung, melihat sunset di bangku panjang di pinggiran laut, ternyata hidup seperti ini, begitu indah jika kita mengerti bagaimana cara menjalani dan menikmatinya, ingin merasakan sebuah kebebasan, ingin terbang seperti elang menguasai wilayah udara, ingin melompat tanpa rasa takut, berteriak sambil berkata, AKU INGIN BEBAAASSSS!
Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home