Alasan dan Ajakan Untuk Kuliah

No Comments
Buat temen-temen, orang-orang atau siapapun yang baru saja menyelesaikan Ujian Nasional, yang sebentar lagi lulus, kemanakah tujuan anda selanjutnya? apa yang ada di pikiran kalian?

Sewaktu gue dinyatakan lulus pada tahun 2012, gue nanya ke temen-temen gue, apa aja sih yang bakal di rencanain mereka? dan gue sendiri merangkumnya di sini.


1.Kuliah
Orang yang lulus SMA/SMK biasanya akan melanjutkan studinya untuk kuliah (bagi yang mampu dan berusaha untuk kuliah) Apakah orang kuliah hanya orang yang tajir? enggak kok, ada jalur beasiswa, ada cara lain untuk tetap kuliah, gue sendiri bekerja sambil kuliah, gue ngambil kelas karyawan, kan capek Yog? ah enggak juga, emang sih capek, tapi tetep gue nikmatin aja tuh. Buat masa depan apa sih yang enggak?




2. Kerja
Banyak orang berpendapat setelah lulus sekolah waktunya cari duit, orang yang ingin kuliah kadang harus kerja supaya bisa cari uang yang nantinya untuk bayar kuliah, udah males belajar, mendingan kerja enak dapet duit, gak juga sih, kadang gue ngerasa kerja itu capek, emang dapet duit, tapi kalo perusahaan nya kurang enak, atau gak nyaman kan bikin kerja jadi gak sepenuh hati, kadang ada juga orang yang berpikiran, "dari jaman SD-SMP-SMA/SMK penuh dengan peraturan, capek rasanya di atur-atur, gantian ah gue yang ngatur"  untuk bisa ngatur-ngatur gitu kita butuh jadi bos, maka dari itu awalnya gapapalah kita kerja, nikmatin jadi buruh, jadi spg, jadi telemarketing, jadi cleaning service, atau apalah, nanti duitnya di tabung buat kuliah, atau buat ngebangun usaha, nanti kan dengan deposito yang cukup banyak, memiliki ilmu dan wawasan yang cukup, telah memakan asam garam yang banyak, ada saatnya kita yang bakalan jadi bos, jadi manager, jadi owner, pokoknya bisa ngatur-ngatur anak buah, hahay, dan lebih bagusnya jadi pengusaha. 

3. Nikah atau Married
Yang ini gue gak tau banyak, cuma kebanyakan para cewek-cewek yang udah gamau ribet, lebih milih married daripada kerja atau kuliah, cuma jadi ibu rumah tangga gampang, gak segampang yang di omongin, gue ngerasain apa yang di rasain sama nyokap gue, kayaknya ribet ngatur kehidupan rumah tangga yang penuh kepenatan, dari mulai momong bayi sampai merawat nya hingga tumbuh sampai dewasa, setiap hari masak, nyuci , nyetrika de el el,  maka dari itu nyokap gue milih sampingan sambil berjualan, bosen juga sih kalo cuma jadi ibu rumah tangga, gak ngapa-ngapain, gosip sana-sini, tapi ada sisi positifnya juga,
yakni : Menghindari zina hohoho

4. Gatau arah tujuan
Yang ini yang bahaya, seharusnya dari mulai kita lahir kita punya tujuan, pas TK lalu SD, di SD juga di tanya apa cita-cita kita, tamat SD lalu SMP, kemudian SMA/SMK lantas apakah kalian belum tau apa tujuan kalian?
Tujuan kalian ya seharusnya menjalani kehidupan ini dengan mengejar cita-cita, mimpi-mimpi kalian dong, jadi dari sekarang sudah seharusnya mempunyai tujuan, ke arah manakah kalian akan berjuang?
Ingat, tetap jadi diri sendiri, jangan terbawa arus, saran dan pendapat boleh di dengar, tapi balik lagi ke hati dan diri kalian masing-masing, hidup ini pilihan, kamu sendiri yang memilih dan memutuskan nya.
yeah life is choice


Berbagai alasan dan ajakan kuliah untuk kalian selain untuk mencari ilmu, yakni :

1. Membuat kehidupan menjadi lebih baik

Apakah hidup kalian sekarang ini sudah baik? Karena orang tua kaya 7 turunan jadi ngerasa udah ga butuh apa-apa? Jangan gitu..

jangan pernah puas dengan hal yang sudah ada jika itu sebuah kebaikan, buat gue menjadi lebih baik lagi adalah sebuah tantangan

Beda ya maksudnya dengan jangan pernah puas untuk soal uang, materi, pasangan, ataupun hal lain nya. dalam kasus ini kita harus bersyukur, uang dan materi itu memang tidak ada puasnya, untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi boleh saja, dengan bekerja yang halal, berdagang, berwirausaha, bukan dengan korupsi, menipu, mencopet, dan hal negatif lainnya. maka kita harus bersyukur untuk soal uang.
Untuk soal materi, harta benda kita yang sudah di miliki wajib di syukuri, jika sudah punya motor 1 cukuplah, jangan iri sama tetangga yang punya banyak motor, atau mobil, pentingkan dahulu kebutuhan, baru setelah itu keinginan, keinginan manusia tidak akan ada habisnya, tidak pernah puas.
Dan untuk pasangan, kita hanya akan memiliki satu orang pasangan yang akan menemani selama hidup yaitu setelah pernikahan yang sah, ya meskipun perceraian bisa saja terjadi, seperti selebriti-selebriti di televisi, satu cerai yang lain ikutan cerai, lagi ngetrend kah? haha..
Jadi pilih aja satu orang yang benar-benar terbaik menurut hati, yang mampu membuat nyaman, merasa tentram saat bersamanya, dan kalian sendiri lah yang tau gimana kriteria pasangan hidup kalian masing-masing. Ya emang sih boleh poligami, tapi apakah bisa adil? satu aja ribet, kenapa harus banyak-banyak?
Jadi puas lah cukup satu orang pasangan, dan setia.. jangan selingkuhan banyak dimana-mana

Dan yang gue maksud adalah terus belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Tidak pernah puas untuk belajar ini sangat baik, ilmu dan wawasan yang kita miliki sekarang ini belum cukup, kita jangan pernah puas dengan status pendidikan SMA/SMK, harus bisa ngelanjutin kuliah supaya dapet ilmu lagi, kan pepatah bilang, mencari ilmu sampai ke negeri Cina, dan jangan pernah berhenti belajar sebelum masuk ke liang lahat. baru bisa berbahasa inggris lancar udah merasa jago, jangan gitu, kalo bisa pelajari bahasa-bahasa lain nya, jangan puas hanya di satu bagian, kadang gue kesel kalo denger kata temen gue yang enggak kuliah, dia bilang "kuliah cuma buang-buang duit, stres pas skripsinya, dan gak jaminan kalo bisa sukses, tetangga gue lulusan Sarjana Ekonomi, kenapa malah jadi tukang ojek?"

Gue males jawabnya, lagian itu tergantung pribadi masing-masing kok.. dan gue juga mikir, gue cuma jawab dalam hati..
"ilmu itu sesuatu hal yang mahal harganya, selagi kita mampu buat kuliah, kenapa enggak? , ada juga temen gue yang hidup pas-pasan tapi dia semangat nyari duit buat kuliah, dengan alasan merubah kehidupan supaya jadi lebih baik."


2. Untuk membangun relasi atau hubungan

Kadang kalo mau cari pasangan hidup juga bakalan di tanya tentang bibit, bebet, dan bobot. Gak lucu kan misalnya di tanya sama calon mertua, lulusan sarjana jurusan apa nak? terus bingung mau jawab jujur tapi malu, boong juga nanti dosa.
Buat cewek-cewek sih enak, gak begitu di pertanyakan, nah kalo cowok? penting kan?
Tapi cewek juga butuh kuliah, anak-anak kalian kan lahir dari rahim kalian? maka dari itu supaya punya anak yang cerdas kan berasal dari rahim ibu yang cerdas.
Maka kuliah itu penting, selain mencari ilmu, dan merubah kehidupan supaya menjadi lebih baik saat lulus nanti, kuliah juga merupakan sebuah relasi, sebuah hubungan, teman kita bertambah, bisa cari gebetan, nanti dapet pacar, gue juga gak nyangka bisa ketemu sama pacar gue karena kuliah, hidup itu pilihan bro, sist , bray, coy, atau apalah, maka dari itu kita harus kuliah, tapi memilih dengan jurusan yang sesuai dengan pribadi masing-masing. Kita menjalin pertemanan, suatu saat jika butuh bantuan, bisa saja mengontak teman, teman sekelas gue sendiri kalo ada yang sedang kesulitan langsung saling bantu, ada yang nganggur, saling bantu cari lowongan, pokoknya ciptakan relasi.. Tapi pinter-pinterlah memilih teman.




3. Membuat orang tua bangga

Orang tua akan merasa bangga pada anaknya yang sudah sarjana, mereka tersenyum bangga, tidak ada kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan saat terdengar kata, "mama bangga sama kamu nak, ini baru anak papa"  ya begitulah kira-kira.
Kita seharusnya menjadi lebih baik dari orang tua, karena dengan begitu, usaha orang tua kalian selama ini tidaklah sia-sia, sang ayah mencari nafkah, sang ibu memberikan asi, membuat masakan yang bergizi, orang tua rela bekerja dengan penuh pengorbanan untuk biaya sekolah anaknya, akan terbayar jika anaknya sukses, ya paling tidak berhasil menjadi seorang Sarjana.
Orang tua gue sendiri cuma lulusan SMP, gue udah lulus SMK, gue udah sukses dong? Belom, buat gue ini belom sukses, baru jalan menuju sukses, maka dari itu gue kuliah.
Tapi bagaimana dengan orang tua yang S1 ? setara dong? ya kalian harus S2 dong?
Terus kalo yang bokapnya seorang S3, Profesor, ya kalian harus S4 lah, ini samsung apa sarjana? haha
Ya intinya dengan kuliah, dan menjadi sarjana akan membuat orang tua bangga, mempunyai gelar, dan lain lain.

Mungkin segitu aja alasan dan ajakan dari gue yang merubah pola pikir kalian, tentang males kuliah supaya kuliah.
Inget, apapun yang terjadi jangan nyerah, jangan main-main juga sama kuliah. Kuliah yang sembarangan itu terasa percuma, emang sih skripsi itu susah.. katanya sih, gue juga gak tau, tapi untuk apa skripsi di adain? Tentunya kalian bisa ngejalanin dan ngerjain skripsi itu, dan lulus menjadi sarjana.

Sekian dari gue, tunggu posting-posting selanjutnya. hehe
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca.

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu dilarang, mumpung gratis kan....

Karena sebuah komentar itu memotivasi seorang blogger untuk lebih giat lagi menulis. Jadi, jangan ragu meninggalkan komentar saat membaca tulisan ini.